
dan ternyata viola mendapatkan kabar bahwa dia akan di tunangkan oleh seorang tuan muda pengusaha sukses yang bernama carlot, ferdinand merasa tak mampu untuk menyuruh viola menolak ataupun melawan tuan muda tersebut.
Ferdinand : apa kamu menerima itu viola ?
Viola : ya, ini adalah perintah dan ini adalah janji orang tua ku untuk melunasi semua hutang pada keluarga carlot, maafkan aku ferdinand mungkin sekarang kita masih bisa bersama, tapi kita akan berpisah untuk selamanya (menangis)
ferdinand pun tidak kuat untuk mengucapkan satu kata, tapi dia hanya yakin dengan takdir
Ferdinand : jika aku bisa melunasi semua hutang hutang keluarga mu, apakah aku bisa menikahimu?
Viola : ... (tak bisa berucap satu katapun)
Ferdinand : jawab aku viola (menangis)
Ferdinand : oke, jika kamu tidak mau menjawab pertanyaan ku, aku akan berusaha untuk melunasi hutang hutang mu, jangan kau terima lamaran siapapun selain aku
Viola : hmm iya (tersenyum)
__ADS_1
Ferdinand : sekarang kita pulang karena sudah larut, jaga hatimu untukku, dan ingatlah aku karena aku akan selalu mencintaimu
Viola : hmm iya, aku akan selalu menjagamu dan menunggu lamaranmu (tersenyum)
ferdinand dan viola pulang ke rumahnya masing-masing, ketika sampai rumah ferdinand masih bingung, dia belum lulus sekolah tapi harus bisa menghasilkan uang untuk melunasi hutang-hutang keluarga viola dan dia sekarang hanya hidup sendiri karena dia bukan orang sekitar kota tapi dia hanya pindah agar mempermudahnya dalam berangkat sekolah
ferdinand mendapatkan sebuah ide, dia ingin membuka sebuah kedai kopi, dan mungkin menurutnya ini bisa sukses, tetapi dia masih butuh modal untuk membukanya, tiba tiba teman nya dari sekolah memberitahunya kalau di tempatnya membutuhkan pelayan restoran, ferdinand pun langsung menerimanya dan sangat berterima kasih kepada temannya
ferdinand akhirnya membuat berkas berkas untuk melamar kerja meski ia belum sekolah smk tetapi dia bisa menggunakan ijazah smpnya, tiba tiba ferdinand tidak menyangka ketika ia memeriksa lemarinya
lalu ferdinand bilang kepada temannya bahwa ijazahnya telah rusak di makan tikus, untungnya temannya ada pemilik restoran itu, dan ferdinand pun kesal kepada temannya
Ferdinand : kenapa ngga bilang sih!!?, udah susah susah payah buat berkas berkas ini ternyata kamu yang punya
Alexander : iya iya maaf, biar aku bisa formal sedikit denganmu, apakah tidak boleh sedikit teman? haha
Ferdinand : intinya kamu harus menerimaku, soal gaji kau yang atur intinya ya jangan di bawah 3.5 juta haha
__ADS_1
Alexander : iya iya, aku akan mengatur semua fer
Ferdinand : oke, terima kasih bro haha, ngga bakal lupa apa yang kau kasih hari ini
Alexander : tenang saja teman, aku tahu kamu memiliki potensi sukses jadinya aku hanya membantumu ya meski jadi pelayan dulu haha
Ferdinand : haha iya iya ngga apa-apa bro, pada intinya bisa mengisi dompet yang kanker haha
Alexander : haha
Ferdinand : ya udah bro, sampai ketemu di sekolah ya
Alexander : ahsiappp, haha
Ferdinand : haha oke oke
NEXT DI EPISODE KE 3...
__ADS_1