
Ferdinand : iya iya, keajaiban cinta itu adalah apapun halangan, apapun rintangan, apapun permasalahannya, jika takdir menentukan untuk bersama maka tidak akan ada yang dapat memisahkannya, karena pada dasarnya ia telah di beri keajaiban dalam mencintai seseorang
Suci : seperti apa rasanya?
Ferdinand : rasanya? hmn mungkin bisa di sebut kebahagiaan yang abadi, jika sudah mendapatkannya ya haha, jadi kalo belum mendapatkannya pasti rasanya pahit
Suci : apa itu benar?
Ferdinand : coba saja kamu rasakan sendiri
Suci : oke oke, akan ku coba, tapi dengan siapa? aku jomblo fer, hmm(sedih)
Ferdinand : kamu jomblo? ya maaf namanya juga hidup haha, ada yang punya hubungan ada yang jomblo haha
Suci : cih, kamu menghinaku ya!!?
Ferdinand : siapa yang menghinamu, aku hanya berkata sesuai fakta haha
Suci : sudah cukup, aku mau pulang saja(kesal)
Ferdinand : haha, iya iya hati hati suci
Suci : ngga usah di ingat olehmu, hmph!!
Ferdinand : hadeuh, ternyata memang benar, mood perempuan mudah berubah ubah, dasar wanita
sesaat suci telah kembali kerumahnya dan ferdinand masih di tempat kerjanya, ia harus segera rapih rapih untuk bertemu dengan viola dan menyiapkan makanan untuk pertemuan nya sekaligus dia izin ke temannya untuk memakai resto nya untuk pertemuan dengan viola, dan untungnya temannya baik kepadanya, ia pun di izinkan untuk memakai nya dengan satu syarat, ia harus memasak makanan untuk dia juga karena katanya" ya sudah pakai saja restoku, tapi syarat nya kau masak untukku juga, aku mau lobster pedas, kau tahu? aku merasa lapar menjadi nyamuk sementara untukmu" kata alexander, "iya iya, maafkan aku, untuk hari ini saja, permintaan mu akan segara datang ya, tunggu saja" kata ferdinand
ketika ferdinand sedang mau masak, ia kelupaan sesuatu
Ferdinand : owalah, gasnya abis bambang, *** beli gas dimana ya ? yang dekat aja
Alexander : kau keluar aja ambil kanan lurus deket jembatan nah kamu ambil kiri dah disitu, pake motorku biar keliatan macho bro haha
Ferdinand : emang kau pake motor apa?
Alexander : lihat saja sana, hihi(tertawa)
Ferdinand : iya iya, aku kesana
ferdinand kaget saat melihat motornya
Ferdinand : astaga, woy bambang, ini motor ninja gimana naruh gasnya? di ******? ngga ada cantelan ini, hadeuh
Alexander : haha aku bercanda, kamu pakai motor aku yang satunya lagi di belakang, hmm mungkin cocok untuk kamu, apa kamu mau motornya itu? lihat saja sana
Ferdinand : oke boss hehe, tumben kamu baik haha
ferdinand akhirnya ke ruang belakang untuk melihat motornya, dan ternyata motor yang di ruang belakang
Ferdinand : wah, motor dilan
__ADS_1
Alexander : itu bukan motor dilan namanya, dasar udik haha
Ferdinand : lah emangnya? ini kan yang dipakai ama dilan pas boncengan ama milea, pantas saja kau bilang cocok haha, ternyata kamu pengertian haha
Alexander : astaga, punya teman kayanya udik banget ya, ini namanya HONDA CB100, kamu ingat tuh, jangan sampai lupa haha
Ferdinand : oh, HONDA CB100, iya iya ingat, jadinya ini milikku sekarang?
Alexander : iya, aku karang pakai motor yang di depan jadi motor ini mau aku jual tapinya seperti nya ada yang membutuhkan haha, dan juga kan aku berjanji sama kamu untuk memberikan mu kendaraan, mau ngga yang ini? tenang motor ini masih bagus kualitasnya, tunggu sebentar aku ambilkan surat suratnya dulu, kan ngga lucu kalau lagi enak enak ngebucin ketilang haha
beberapa menit kemudian...
Alexander : nih surat suratnya, sekarang kamu buru buru beli gasnya, aku sudah menunggu cukup lama untuk merasakan makanan buatanmu
Ferdinand : iya, terima kasih banyak teman, aku tidak bisa apa apa selain bekerja keras untuk mengembangkan restomu ini (terharu)
Alexander : haha, anak baik anak baik, ya sudah sana buru beli gasnya, viola menunggu mu loh haha
Ferdinand : oke boss, tunggu aku keluarkan kemampuanku sebenarnya sebagai koki ya walaupun sementara sih haha
Alexander : iya iya aku tunggu
beberapa menit sudah menunggu ferdinand membeli gas, viola tiba di resto dan bertanya pada alex
Viola : ah, permisi ada kamu kenal dengan orang bernama ferdinand?
Alexander : oh ferdinand, iya kenapa? saya temannya sekaligus bossnya(sombong sedikit)
Alexander : bisa, tunggu sebentar, dia sedang masak di dapur resto, akan ku panggil dia
viola tidak mengetahui yang dia ajak bicara adalah tuan muda alexander yang termasuk pengusaha kaya tapi tidak sesombong carlot yang merupakan sama sama pengusaha namun beda bisnis
Alexander : ah, viola?
Viola : iya kenapa?
Alexander : ferdinand bilang "tunggu sebentar, dia sedang masak kesukaanmu"
Viola : apa dia tahu masakkan kesukaanku? bagaimana dia tahu? (bicara dalam hati)
Viola : ah iya, saya akan menunggu di meja ini
Alexander : oke tunggu sebentar ya
Alexander : viola, nih si ferdinand
Ferdinand : kamu sudah sampai viola?
Viola : iya, ah iya kamu masak kesukaan aku? tahu darimana?
Ferdinand : ah, itu kamu tidak perlu tahu anggap saja aku hanya menebak haha
__ADS_1
Alexander : ekhm(batuk di sengaja), ferdinand? mana untukku? (dengan senyum palsu)
Ferdinand : ah iya tunggu sebentar, karena kamu bossku jadinya harus lebih istimewa, tunggu-tunggu
Alexander : oke aku tunggu
beberapa saat kemudian...
Ferdinand : nih kawan masakkannya karena ini racikanku aku beri nama"lobster pedas khas padang"
Alexander : berarti ini makanan dengan rempah rempah orang padang ya, yang ngomong nya"sattee sattee"
Ferdinand : itu orang madura anak haram haha
Alexander : sialan kau!!
secara tidak sadar mereka membuat viola ketawa dan juga menangis, merekapun bertanya dengan viola
Ferdinand & Alexander : ehh!!?
Ferdinand : kamu kenapa? apa masakkanku kurang enak, ada apa? bicara saja? (khawatir)
Viola : hmm ngga kok
Ferdinand : terus kamu kenapa nangis? (khawatir)
Viola : kamu tahu? aku rindu dengan masa masa seperti ini, melihat kamu tertawa ceria seperti dulu, dan aku? merasa bahagia melihat mu bahagia, tapi sayangnya, kita tidak seperti dulu lagi karena keluargaku yang memiliki masalahnya dan aku terkena imbasnya, sebagai anak paling tertua di keluarga ku, aku harus rela berkorban untuk membantu keluargaku dalam permasalahan keluargaku(menangis)
Ferdinand : tenang saja viola, kami akan membantu mu untuk masalah keluargamu, bukan begitu alex?
Alexander : ... (sedang menikmati makanan)
Ferdinand : alex!!!, kamu dengar ngga!?
Alexander : ha?, aku sedang makan, tidak dengar tadi kamu ngomong apa
Ferdinand : KITA BANTU SI VIOLA KAMU IKUT NGGA ?(ngomong di telinganya alex)
Alexander : aduh, ngga usah ngomong di deket kupingku juga kali, emang di kira tuli apa, hadeuh, ya ya kita bantu dia sama sama, tapi dengan satu syarat, mau tidak?
Ferdinand : kenapa harus syarat syaratan sih, kau niat bantu ngga
Alexander : hett, jangan ngomong dulu soal lain, jawab ini dulu mau apa tidak?
Ferdinand : ya sudah bilang syaratnya apa?
Alexander : hihi, gitu dong, syaratnya adalah
NEXT EPISODE KE 6 YA...
DOAIN AUTHOR BIAR CEPAT CEPAT BISA GAMBAR ANIME UNTUK BUAT KOMIK INI
__ADS_1