
Saat pagi laviona pun bangun dan langsung mengecek ponselnya,laviona mengira apakah ada pesan dari Timmy untuknya,tapi ternyata bukan nya dapat pesan justru malah banyak foto-foto nya bersama Timmy.
Laviona
"Siapa yang kirim foto ini?"
Lalu laviona segera menghampiri ansel dan mengetuk pintu kamar ansel......
Laviona
"Sel?"
Ansel pun tidak menjawab panggilan dari laviona karena ansel saat itu berada di dapur....
Ansel
"Ada apa? Aku disini viona"
Laviona
"Kenapa nggak bilang dari tadi! Tahu gitu aku nggak perlu ketok-ketok pintu kamar mu"
Ansel
"Yah maaf. Emang ada apa sih?"
Saat itu ansel sedang membuat sarapan untuk dirinya dan laviona,lalu laviona segera berlari dan menujukan berita foto di handphonenya itu kepada Ansel, ekspresi wajahnya pun begitu biasa saja setelah melihat berita foto itu.
Laviona
"Kamu nggak kaget atau bingung gitu? Atau kamu udah tahu?"
Ansel
"Udah tahu"
Laviona
"Tahu dari tadi pagi barusan kamu buka handphone gitu maksudnya?"
Ansel
"Yah nggak justru aku tahu dari orang yang kemarin minta endorse itu"
Laviona
"Ha? Maksudnya gimana? Emang apa hubungannya?"
Ansel
"Kamu kan kemarin nggak jadi syuting iklan endorse dan dia mengira aku bohong soal kamu yang sedang sakit itu. Dengan bukti foto kamu sama timmy"
Laviona
"Ohh terus gimana? Apa dia meminta ganti rugi atau gimana gitu?"
Ansel
"Yah sebagai permintaan maaf kita kasih dia harga potongan 20% karena kan itu juga kesalahan dari kamu sendiri"
Laviona
"Maaf deh kalau gitu. Gara-gara aku kamu di tuduh bohong padahal itu semua bermula dari aku"
Ansel
"Yah udah lah lagi pula udah terjadi juga. Udah sarapan dulu aja"
Laviona
"Makasih Ansel"
Ansel
"Setelah sarapan kami siap-siap buat syuting iklan"
Mereka berdua pun akhirnya sarapan pagi bersama-sama,setelah itu laviona pun bersiap-siap untuk bekerja,sedangkan Ansel menyiapkan persiapan untuk laviona bekerja.
Fay
"selamat pagi pak patrick"
Patrick
"pagi. Kenapa pagi-pagi sekali kamu masuk di ruangan saya?"
Fay
"Mohon maaf sebelumnya pak,tapi saya pagi-pagi disini ada pemberitahuan tentang model produk yang kemarin launching pak"
Patrick
"Ada apa dengan model kita?
Fay
"Untuk model yang kita pilih ini ternyata bermasalah kembali. Sehingga para konsumen komplain kepada distributor untuk produk yang di bintangi model aurora lebih baik di hentikan saja"
Patrick
"Bukannya kemarin baik-baik saja? Apa masalahnya karena video viral itu!"
Fay
"Benar sekali pak. Awalnya mereka mengasihani model yang bernama Aurora tapi ternyata terdapat info baru mengenai berita itu lagi. Ini pak patrick bisa lihat berita di foto tersebut"
Patrick pun langsung melihat dan membaca isi berita tersebut....
Fay
"Jadi dari berita itu ternyata banyak yang menuliskan kisah aurora,Timmy dan laviona. Bahkan para penggemar mereka juga memberikan asumsinya masing-masing"
Patrick
"Jadi Aurora pernah memiliki kekasih dan dia memutuskan kekasih nya hanya untuk ingin mengejar mimpi nya bersama Timmy. Dan ternyata timmy ini juga bukan pria sembarangan dia adalah seorang aktris juga. Bahkan pacar Timmy adalah seorang konten kreator"
Fay
"Benar sekali pak"
Patrick
"kalau begitu model aurora harus di ganti dengan seseorang karena saya juga tidak mau produk kita akan terkena imbasnya. Kalau begitu segera kamu cari model lain"
Fay
"Baik pak. Kalau begitu saya permisi dulu"
Patrick
"Yah silahkan. Kabari saya kembali jika kamu sudah menemukan model baru itu"
Fay
"Baik pak"
Saat itu laviona sedang siarang langsung untuk menyapa para penggemar nya......
__ADS_1
Laviona
"Hallo semuanya. Maafkan aku yah karena kemarin aku nggak bisa siaran untuk menyapa kalian semua."
"kamu benar berada di keadaan baik-baik saja?" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
"Yah aku baik"
"Apa kakak vio udah ada pacar?" (ucap salah satu penontonnya)
"Pagi ini banyak bertiga kalau kak viona memiliki pacar" (ucap salah satu penontonnya)
"Apa kami selama ini di tipu oleh sikap polos mu itu" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
*Apa aku lebih baik jujur aja yah lagi pula apa yang harus di tutup-tutupi?*
(kata hati)
"Apa tidak ada yang di ucapkan? Kami keluar saja kalau begitu" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
"Oke guys maaf sebelumnya Tapi disini perlu kalian ketahui juga aku bukannya membohongi siapa pun juga. Kalau kalian mau aku jujur oke aku akan jujur"
"Yah jelaskan kepada kami" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
"Aku memang benar memiliki pacar bahkan kami sudah pacaran selama 3 tahun dan mengapa kami menutupi hubungan kami. Itu karena kami belum yakin jelas dengan hubungan kami awal nya. dan perlahan-lahan kami yakin bahwa hubungan kami bisa di bawa ke dalam hubungan yang serius"
"Jadi benar udah punya pacar?" (ucap salah satu penontonnya)
"Apakah pacarmu berada di dekatmu?" (ucap salah satu penontonnya)
"Aku ingin tahu lebih jelas wajah pacar mu" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
"Aku dan pacarku sekarang menjalani masa LDR yaitu hubungan jarak jauh"
"kami senang kamu bersikap jujur kepada para penggemar mu" (ucap salah satu penontonnya)
"Kami akan mendukung apa pun keadaanmu" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
"Terima kasih semua. Aku janji kalau nanti pacarku sudah kembali kami akan melakukan siaran langsung atau mungkin foto bersama dan menguploadnya" (tersenyum)
"kami mencintaimu laviona" (ucap salah satu penontonnya)
Laviona
"Aku juga mencintai kalian semua. Kalau begitu sampai jumpa lagi di lain waktu"
(Mengakhiri siaran langsung tersebut)
Ansel
"Apa kamu benar-benar yakin dengan membicarakan itu semua orang akan tahu hubungan mu dengan Timmy"
Laviona
"Yah aku yakin. Lagi pula semua orang sudah tahu, Jadi untuk apa di tutup-tupi lagi"
Ansel
Laviona
"Hari ini ada jadwal apa lagi yang harus ku kerjakan?"
Ansel
"Hari ini sudah cukup kamu selesaikan semua. Jadi tidak perlu ada yang di kerjakan lagi"
Laviona
"Baiklah kalau begitu aku mau ke kamar dulu"
Ansel
"Kamu tidak mau makan siang dulu"
Laviona
"Makan apa? Kamu kan belum beli makanannya"
Ansel
"Justru itu mari kita makan siang bersama-sama"
Laviona
"Jangan sekarang. Aku lagi malas untuk keluar"
Ansel
"Ya sudah kalau begitu aku keluar nanti pulang aku bawakan kamu makanan"
Laviona
"Terima kasih"
Ansel pun segera keluar dari rumah dan laviona segera ke kamar untuk menyalah kan laptop nya,laviona mencoba menonton sesuatu film yang membuatnya tidak berpikir pada Timmy,laviona pun mengirim pesan suara kepada timmy tapi sampai detik ini belum di jawab.
Laviona
"Tuhan kenapa kak timmy lama sekali menjawabnya. Aku yakin dia dalam perlindunganmu"
Saat itu anggelina menemukan tiket pesawat di ruang tamu.....
Anggelina
"Tiket pesawat? Apa ini punya aurora!"
Aurora yang selesai mandi pun keluar dari kamar mandi sambil rambutnya di tutupi oleh handuk....
Anggelina
"Kamu mau pergi?"
Aurora
"Maksudnya?"
Anggelina
"ini milik mu kan?" (memperlihatkan tiket)
Aurora
"Yah mungkin dengan aku pergi untuk pulang ke asal ku itu jauh lebih baik"
Anggelina
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan pekerjaanmu disini?"
Aurora
"Ntah lah.... Mungkin aku akan menolak semua tawaran kerja disini"
Anggelina
"Dan apakah kamu mau meninggalkan aku sendirian disini?"
Aurora
"Kamu tidak sendiri. Bahkan ini tempat tinggal dan juga kota kelahiran mu"
Anggelina
"Aku tahu. Tapi tetap saja aku tidak mau jika berpisah dengan mu"
Aurora pun mendekati anggelina dan langsung memeluknya.....
Aurora
"Terima kasih kamu adalah sahabat terbaik dalam hidupku. Kita bisa melakukan video call dan sebagai nya bahkan kamu bisa menemui di tempat tinggal ku"
Anggelina
"Apa ini semua karena pria itu? Yang membuat kamu tidak nyaman disini"
Aurora
"Yah hanya saja aku ingin lebih tenang dengan semua kejadian yang baru-baru saja aku terima" (tersenyum)
Anggelina
"Aku akan merindukanmu aurora
Aurora
"aku pun juga akan merindukanmu"
Anggelina
"Kapan kamu akan bersiap-siap untuk pergi?"
Aurora
"Aku akan bersiap-siap malam ini. Karena pemberangkatan sekitar jam 2 jadi aku mau di bandara sekitar jam 12 malam"
Anggelina
"Kalau begitu aku akan membantu kamu untuk menyiapkan barang-barang yang akan kamu bawa"
Aurora
"Terima kasih" (tersenyum)
Anggelina langsung memeluk Aurora dengan penuh kesedihan.....
Fay
"Permisi" (mengetuk pintu)
Patrick
"Yah masuk"
Fay
"Pak patrick ini saya sudah temukan seseorang untuk pengganti model dari aurora,namanya grizelle dia berumur 22 tahun tingginya 168 cm dan mempunyai wajah yang sangat cantik sangat cocok untuk bergabung di perusahaan kita bos"
Patrick
"Yah kalau di dengar untuk kriteria nya sangat sesuai. Apa kamu ada foto model itu?"
Fay
"Yah ada bos. Bahkan saya temukan akun media sosialnya"
Patrick
"Mana coba saya lihat"
Fay pun memberikan tablet tersebut kepada pak patrick akan tetapi tiba-tiba ponsel nya berdering,pak patrick pun langsung menjawab panggilan tersebut dan fay pun memegang kembali tablet tersebut,pak Patrick menyuruh Fay untuk menemuinya lagi ketika sudah berbicara dengan seseorang yang menelponnya.
Patrick
"Nanti saya akan panggil kamu ketika saya sudah selesai berbicara"
Fay
"Baik pak. saya permisi kalau begitu"
Lalu fay meninggalkan ruangan tersebut...
Fay
*Bagaimana sih pak patrick ini. Yah sudah lah lebih baik aku coba mencari-cari lagi siapa tahu ada lagi*
(kata hati)
Saat itu Grizzly sedang mengerjakan ulangan online,sedangkan grizelle sedang melakukan olahraga santai di rumah,tiba-tiba seseorang membunyikan bell rumah yang berada di pagar.
Grizzly
"Haduh siapa sih berisik banget!"
Grizelle
"Bentar biar kakak lihat dulu itu siapa"
Grizzly
*Jangan-jangan itu sih Ansel lagi*
(kata hati)
Grizelle pun segera mengambil kunci untuk membukakan pagarnya,sedangkan grizzly segera saja ia membawa laptop serta buku nya ke dalam kamar,karena grizzly mau membiarkan kakaknya berduaan dengan ansel.
Grizelle
"Ansel?"
Ansel
*Kenapa malah grizelle yang buka kan? Kenapa bukan grizzly*
(kata hati)
Grizelle
"Kamu tahu rumah ku? dari mana!"
Ansel
*gawat nih!... Gimana nih?*
(kata hati)
__ADS_1