
Grizzly
"Akhirnya ujian nya selesai juga"
Ansel
"Sudah keluar belum hasilnya?"
Grizzly
"Masih belum keluar hasilnya"
Ansel
"Yah udah nih makan nanti keburu dingin nih roti bakarnya"
Grizzly
*Kebetulan juga sih aku lapar*
(kata hati)
Ansel
"Oh yah nih rumah kok berasa sepih gitu?"
Grizzly
"Yah Karena kakak aku lagi ada kerjaan. Btw roti nya enak. Makasih"
Ansel
"iya enak kan di buatnya dengan penuh cinta" (tersenyum)
Grizzly
"idihhh..... Kamu tuh suka sama aku?"
Ansel
"aku nya sih udah suka sama kamu tapi kamu nya belum suka sama aku" (mendekatinya)
Grizzly
"yah nggak mungkin juga sih aku bisa suka sama kamu. Orang kriteria ku bukan kamu"
(tersenyum)
Ansel
"Yah mungkin saat ini kriteria kamu bukan aku tapi nanti kriteria mu akan menjadi seperti aku."
Grizzly
"Oh yah?"
Ansel
"Yah... Udah habiskan dulu roti bakar nya"
Grizzly
"Kamu nggak mau makan juga?"
Ansel
*Lihat dan perhatikan saja dengan berjalan nya waktu aku pasti bisa membuat mu jatuh hati kepadaku*
(kata hati)
Saat itu ansel berjalan sambil melihat-lihat di raung tamu,Ansel melihat foto grizzly dan grizelle waktu mereka masih kecil bersama mama dan papa mereka,lalu ansel melihat dengan dekat foto tersebut
Ansel
"Nggak. Eh btw ini mama dan papa mu?"
Grizzly
"yah"
Ansel
"ternyata waktu kamu dan grizelle kecil itu kalian mirip"
Grizzly
"nama nya juga saudara kandung"
Ansel
"Tapi kok besar nya kalian beda?"
Grizzly
"Yah takdirnya kita pas kecil aja yang mirip. Pas udah besar beda banget" (Tersenyum)
Ansel
"Maksudnya?" (mendekati)
Grizzly
"Nggak papa"
Tiba-tiba saja grizzly teringat akan sesuatu dan membuatnya menjadi menangis....
Timmy
"cuacanya kurang bagus hari ini"
Laviona
"kurang bagus gimana kak? Ini kan mendung. Justru kalau mendung kan lebih kerasa vibes angin pantainya"
Timmy
"Kalau mendung nanti sore kita nggak bisa liat sunset lah viona"
Laviona
"Oh jadi kita kesini cuman mau liat sunset aja gitu?"
Timmy
"Yah nggak lah"
Laviona
"Terus ngapain kalau gitu sekarang?"
Timmy langsung menggandeng tangan laviona dan mengajak nya bermain scuba diving.....
Timmy
"Kamu berani kan main ini"
Laviona
"Yah berani. Tapi kalau misal jatuh giman?"
Timmy
"Yah kamu pegang aku yang erat aja. Lagian kita juga pakai pelampung nantinya"
Laviona
"yah udah deh boleh"
"Untuk satu orang atau 2 orang kak?"
Timmy
"2 orang kak"
"Berdua atau individu"
Timmy
"scuba diving itu kita menyewa 1 untuk di pakai 2 orang"
"Baik. Silahkan pakai pelampung dulu untuk keamanan yah kak"
__ADS_1
Timmy
"Bisa nggak. Sini biar aku bantu pakai kan"
"Romantis sekali yah kakak nya ini"
Laviona
"bukan romantis sih dia ini lebih mementingkan keselamatan saya sebagai pacarnya kak"
"oh pacarnya pantesan.... Langgeng yah kak"
Laviona
"Terima kasih"
Timmy mencolek hidung laviona sambil tersenyum dan laviona pun tersenyum lalu menatap matanya nya
Timmy
"siap?"
Laviona
"Siap kapan pun asal bersama kamu" (tersenyum lebar)
Mereka berdua pun akhirnya bermain bersama-sama tampak begitu pasangan yang sedang bahagia,tapi di sisi lain laviona dan Timmy tidak tahu jika mereka sedang di pantau oleh seseorang, seseorang itu mengambil foto di setiap kebersamaan mereka berdua.
"Kerjaan ku hari ini cukup akan memuaskan hati sih bos"
Timmy
"Gimana seru nggak?"
Laviona
"Seru banget.... Cukup jantungan juga kalau naik ini"
Mereka berdua pun tertawa bersama..
Anggelina
"Nah kan daripada kamu bosan di rumah mending kita jalan-jalan di mall"
Aurora
"Sebenernya nggak berpengaruh sama keadaan apa pun itu."
Tiba-tiba seseorang berdatangan mengerumuni aurora karena mereka ingin berfoto,sejak itu aurora pun menjadi viral anggelina yang berada di samping nya pun menjadi jauh dari aurora, karena para fans nya mendekati aurora untuk meminta foto dan tanda tangannya.
Anggelina
"Pelan-pelan kenapa sih"
"Minggir aku mau foto sama kak aurora ku"
Aurora
"Sabar yah sebentar yah"
Anggelina
*Mungkin karena video viral itu aurora juga ikutan terseret terkenal. Mending aku tarik dan ajak dia kabur*
(kata hati)
Aurora
"Sebentar yah satu per satu jangan dorong-dorong"
"Kakak yang sabar yah kak. Pasti ada cowok yang lebih baik dari pria yang kakak nyatakan cinta nya itu"
"Iya betul aurora"
Aurora
"Eh iya-iya"
Anggelina pun menerobos di sekitar orang-orang di sana untuk menarik tangan Aurora,akhirnya anggelina berhasil menarik tangan aurora mereka pun berlarian,sampai pada akhirnya karena banyak orang di luar mall membuat mereka terpisah satu sama lain.
Anggelina
"Gawat bisa-bisanya aku terpisah sama aurora"
Aurora
"Anggelina dimana? Nanti aja aku cari dia mending aku sembunyi dulu"
Aurora pun bersembunyi di sebuah kotak yang besar,lalu tiba-tiba seseorang muncul di belakang aurora,dan memegang pundaknya aurora pun melihat langsung ke arah belakang.
Aurora
"Kamu!"
Aurora pun langsung berdiri...
Erland
"Apa kabar? (tersenyum)
Aurora
*Kenapa bisa dia ada disini? Mimpi itu? Apakah itu sebuah pertanda?*
(kata hati)
Erland
"Kamu nggak mau peluk aku? Kita kan udah terpisah sekitar 5 Tahun" (mendekatinya)
Aurora
"Berhenti. Jangan mendekati aku!"
Erland
"Kenapa?"
Aurora
*Aku harus segera pergi dari tempat ini*
(kata hati)
Saat itu aurora ingin pergi dari tempat itu karena ia merasa tidak nyaman, erland pun segera mengetahui dan langsung saja ia mengunci badan aurora,untuk mendekatkan badan nya di dinding dan aurora mencoba untuk mencari cara agar bisa lepas dari Erland.
Aurora
"Aku mohon lepasin aku. Biarkan kita hidup masing-masing"
Erland
"Kenapa? Apa yang salah dari aku? Apa pertemuan kita selama ini salah?" (bertanya-tanya)
Aurora
"Yah Pertemuan kita ini salah. Dan aku sangat membenci kamu. Aku bertemu dengan orang yang sangat salah seperti kamu"
Erland pun memukul dinding tepat berada di samping muka aurora......
Erland
"Apa kamu mau perjuangkan orang itu! Apa kamu yakin dia mencintai kamu? Bukan nya kamu di tolak dengannya karena dia sudah memiliki kekasih?"
Lalu erland memperlihatkan foto-foto kebersamaan Timmy dan laviona kepada aurora,aurora melihat semua foto-foto yang di berikan erland terdapat foto laviona memeluk timmy dan juga timmy mencium laviona serta foto lain, aurora begitu kecewa setelah melihat foto itu namun ia juga sadar bahwa timmy mencintai laviona.
Erland
"Kembali lah bersama ku"
Aurora
"Mencintainya itu keputusan ku dan bila dia tidak mencintaiku itu keputusannya"
Di saat erland melemah aurora pun segera berlari sekencang mungkin untuk menjauh dari erland....
Erland
"ra"
(Berteriak)
__ADS_1
Aurora
*Aku nggak mungkin kembali dengan masa lalu yang akan sama aku jalani di masa depanku nanti*
(kata hati)
Saat itu timmy dan laviona berjalan tiba-tiba seseorang datang untuk mengundang mereka bermain voli,timmy dan laviona pun mengikuti permainan tersebut mereka bermain dengan orang-orang di sana,semua orang yang bermain voli tampak begitu bahagia dan mereka juga membagi sebuah tim agar permainan pun seimbang.
Terima kasih kak sudah bergabung di permainan klub voli kami....
Laviona
"sama-sama"
Timmy
"Yah sama-sama"
Laviona
"Capek banget kak"
Timmy
"Tunggu bentar ya"
Laviona
"Kakak mau kemana?"
Timmy pun segera pergi meninggalkan laviona di sana bersama teman dari klub voli tersebut.....
"Kakak tadi Itu pacarnya?"
Laviona
"Iya dia pacar saya"
"Pacar kakak tampan sekali"
Laviona
"Aku tahu kalau soal itu. Bahkan banyak orang yang memujiku kalau aku adalah wanita yang paling beruntung"
"Memang benar apa yang dikatakan kebanyak orang itu kak" (tersenyum)
Laviona
"Apa kamu sudah mempunyai pasangan?"
"Belum pria mana yang ingin memiliki pasangan sepertiku"
Laviona
"Tidak perlu berputus asa suatu saat nanti kamu pasti akan mendapatkannya."
"Kalau bisa pria itu tampan seperti pacar kakak itu" (tersenyum)
Laviona pun juga ikut tersenyum lebar....
Timmy
"Ini air kelapa buat kamu. Kamu pasti haus"
Laviona
"Makasih kak"
Timmy
"Sama-sama"
"Oh yah kita tadi bermain belum foto bersama. Mari berfoto bersama-sama"
Laviona dan timmy menaruh es kelapa tersebut untuk berfoto bersama-sama dengan klub pemain voli tersebut,sesudah foto Timmy dan laviona pun berpamitan lalu mengambil es kelapa yang mereka taruh tadi,dan mereka langsung meninggalkan tempat itu sambil membawa es kelapa tersebut.
Timmy
"Kita duduk sini saja" (sambil minum)
Tanpa sadar mereka membawa es kelapa yang tertukar,lalu laviona dan Timmy langsung meminum es kelapa itu secara bersama'an,lalu laviona tersadar kalau sedotannya yang ia pakai tadi warna kuning kenapa jadi warna biru.
Laviona
"kak itu bukannya punya ku?"
Timmy
"Apa?"
Laviona
"es kelapa itu karena tadi aku minum pakai sedotan kuning"
Timmy
"Oh iya... Ya udah lah nggak papa. Kan sama aja rasanya" (tersenyum)
Laviona
*Waktu itu kita ciuman tanpa sebab dan sekarang kita ciuman secara tidak langsung*
(kata hati)
Laviona pun tersenyum dan sedikit merasa aneh...
Timmy
"Oh yah kita foto yuk?"
Laviona
"Iya"
Timmy pun berfoto bersama laviona dan laviona juga diam-diam memfoto tangan timmy dan tangannya untuk di upload story media sosialnya....
Laviona
"kakak mau upload foto itu dimana?"
Timmy
"Siapa yang mau upload. Foto ini akan aku kirim ke keluarga ku. Sebagai bukti kalau kita akan selalu bahagia bersama-sama"
Laviona
"seriusan kakak mau kirim foto itu di keluarga kakak? Aku kan tadi fotonya jelek "
Timmy
"kamu cantik kok vi. Kamu tenang aja"
Laviona
"Kalau gitu aku minta foto tadi biar aku kirim ke keluarga ku.Biar mereka juga bisa lihat kalau kita sudah bersama"
Timmy
"Yah udah nih aku kirim"
Laviona
"Seriusan kakak?"
Timmy
"iya kenapa nggak serius?"
Laviona
"pantes aja serius orang di foto kakak fotonya bagus. Emang yah kalau orang cakep itu selalu aja hasil nya bagus mau foto nggak fokus kamera atau nggak bergaya hasilnya tetap aja bagus"
Timmy
"kamu juga cantik kok di foto ini"
Laviona
"kakak ngomong gitu biar aku nggak marah kan" (cemberut)
Timmy
__ADS_1
"aku serius. Udah dari pada marah-marah mending kita menikmati suasana di pantai ini"
Lalu tangan timmy mengelus kepala laviona dan menyederkan kepalanya ke pundak timmy......