
Sebelumnya......
Patrick
"Kamu nanti bakal kerja atau kuliah?"
"uhmm.... Aku bakal kuliah sih. Kalau kamu by?"
Patrick
"Aku sepertinya langsung kerja"
"Kenapa kamu nggak kuliah?"
Patrick
"pikiranku tak secerdas kamu by! Pokoknya nanti kalau kita udah nikah kayaknya otak anak ku harus contoh kamu aja lah. Kamu kan pintar" (menggenggam tangannya)
"mana mungkin semuanya seperti aku. Kalau anak kita cewek itu kan pasti kayak kamu. Lagian yah by kamu itu nggak boleh merendahkan diri terus. Kamu juga berbakat dalam seni" (tersenyum)
Patrick
"Yah kalau anak kita perempuan aku maunya wajahnya yang cantik seperti kamu by"
"By-by kamu itu ada-ada aja" (Tersenyum)
Tiba-tiba handphone patrick berbunyi.....
Patrick
"Hallo?"
Fay
"Selamat pagi boss...."
Patrick
"Ha?"
Lalu patrick pun terbangun dari tidurnya,dan langsung melihat ke arah ponsel,dia juga baru sadar kalau tadi hanya mimpi.
Patrick
*Fay? Tadi berarti mimpi?*
(kata hati)
Fay
"Bos?"
Patrick
"iya-ya ada apa?"
Fay
"Ini bos saya cuman mau mengingatkan kalau jam 9 akan ada pertemuan"
Lalu patrick melihat jam dan ternyata jam menujukan pukul 8 pagi....
Patrick
"Baik. Terima kasih,Kemungkinan saya akan terlambat. Kamu bisa tolong arahkan dia untuk menuggu di ruangan pribadi saya"
Fay
"Baik pak bos"
Patrick pun mengakhiri panggilan dengan Fay,lalu ia langsung secepatnya bersiap-siap untuk pergi ke kantornya......
Patrick
"Ternyata itu tadi mimpi tapi kenapa seperti kenyataan" (tersenyum)
Saat itu timmy sedang berkumpul bersama teman-temannya....
Timmy
"Pantes aja nggak ada notifikasi handphone nya mati. Mungkin habis baterainya"
Jaime
"Why bro?"
(Mengapa bro?)
Timmy
"No, my phone is out of battery"
(Tidak, ponselku kehabisan baterai)
Prince
"You don't have a cell phone charger or power bank with you?"
(anda tidak membawa charger ponsel atau power bank?)
Timmy
"maybe left in the hotel room"
(mungkin tertinggal di kamar hotel)
Jaime
"Do you want to contact your girlfriend?"
(Apakah Anda ingin menghubungi pacar Anda?)
Timmy
" Of course. I don't want to make my girlfriend worry" (smile)
(Tentu saja. Aku tidak ingin membuat pacarku khawatir) (tersenyum)
Prince
"Our friends have become slaves to love"
(Teman kita telah menjadi budak cinta)
Timmy
"You need to try to have a partner. Then you will know how it feels to fall in love!" (smile)
(kamu perlu mencoba untuk memiliki pasangan. Maka kamu akan tahu bagaimana rasanya jatuh cinta!" (tersenyum)
Jaime dan prince pun langsung tertawa.....
Laviona
"Kenapa nggak ada kabar sih!..... Apa Kak Timmy sengaja?" (memegang handphonenya)
Saat itu ansel mengetuk pintu kamar laviona,laviona pun langsung membuka kan pintu kamarnya,ansel pun menyuruh laviona untuk bersiap-siap.
Ansel
"Lah aku kira belum bangun. Gimana udah ada jawaban dari Timmy"
Laviona
"Nggak tahu. Belum di jawab sampai sekarang" (kesal)
Ansel
"Yah mungkin aja dia sibuk"
Laviona
"sesibuk-sibuknya itu aku aja nggak pernah nggak balas chat dia"
Ansel
"udah-udah ini masih pagi. Jangan marah-marah mending kamu siap-siap hari ini kan mau hadiri event kan"
Laviona
"Lah bukannya ini masih pagi"
Ansel
"Yah tetap aja kamu harus siap-siap lah"
Laviona
"Yah udah deh"
Ansel
"Aku tunggu di bawah"
Laviona
"Yah oke"
Lalu laviona menutup pintu kamarnya lagi dan segera ia bersiap-siap....
Grizzly
"Hati-hati kak"
Grizelle
"iya kamu juga. Jangan lupa kunci pintu rumah"
Grizzly
"Siap kak"
Grizelle pun pergi dengan sopir pribadinya....
Grizzly
"Tumben udah jam segini! Dia nggak datang biasanya juga datang. Tapi yah sudahlah ngapain juga aku mengharapkannya lebih bagus dia tidak datang"
Sesudah grizzly mengunci pagar ia segera masuk ke dalam rumahnya,beberapa menit kemudian ada yang menekan tombol bell pagarnya,lalu grizzly pun segera membuka pintu rumah untuk membuka pagar depan rumah.
"Permisi benar atas nama grizzly?"
Grizzly
"iya kenapa?"
__ADS_1
"Ini ada paket makanan untuk atas nama grizzly"
Grizzly
"Dari siapa yah pak?"
"disini tertulis atas nama grizzly"
Grizzly
"Yah memang benar nama saya grizzly,tapi makanan itu bukan saya yang pesan pak"
Tiba-tiba ponsel grizzly berbunyi....
Grizzly
"Bentar pak"
"Iya-iya"
Grizzly
"Hallo... Iya kak ada apa?"
Grizelle
"Hallo, grizzly tadi kakak lupa bilang ke kamu kalau nanti itu akan ada paket makanan itu kakak pesan buat kamu makan yah"
Grizzly
"Oh jadi yang mesan itu kakak"
Grizelle
"iya grizzly. Orang nya sudah sampai apa belum?"
Grizzly
"Oh iya udah nih barusan. Yah udah makasih yah kak"
Grizelle
"Sama-sama. Jangan telat makan yah!"
Grizzly
"Ya. Kakak juga"
Grizelle
"iya"
Lalu grizelle pun mengakhiri panggilan dengan grizzly.....
Grizzly
"Yah pak itu pesanan kakak saya. Ya udah makasih yah pak"
"Iya sama-sama kak"
Grizzly
"Ini yah pak" (memberikan uang tips)
"Terima kasih kak"
Grizzly
*aku kira dia yang datang ternyata kurir yang datang*
(kata hati)
Lalu grizzly pun masuk ke dalam rumah....
Grizelle
"Kenapa berhenti pak. Apa udah sampai pak?"
Supir
"Iya non grizelle sudah sampai"
Grizelle
"Saya keluar dulu. bapak bisa cari parkiran nanti kalau saya sudah mau pulang saya akan hubungi bapak lagi"
Supir
"Siap non"
Lalu grizelle pun segera turun dari mobilnya dan segera ia masuk,lalu bertemu 2 orang satpam yang sedang menjaga di depan, grizelle pun langsung bertanya kepada salah satu satpam tersebut.
Satpam
"Ada yang bisa di bantu mbak?"
Grizelle
"Saya disini sudah atur janji dan saya mau bertemu dengan yang bernama Bu Fay"
Satpam
"Iya baik. kalau begitu mari saya antar kan untuk menemui Bu fay. Atas nama grizelle kan?"
Grizelle
Satpam
"Baiklah mari ikut dengan saya"
Lalu satpam pun mengantarkan grizelle kepada Fay di lobby lantai ke 4.....
Satpam
"Permisi Bu Fay, beliau ini yang katanya sudah ada janji dengan anda bu"
Fay
"yah makasih pak"
Satpam
"kalau begitu saya permisi dulu"
Fay
"yah silahkan"
Grizelle
"terima kasih pak"
Satpam
"sama-sama mbak"
Satpam pun pergi meninggalkan mereka berdua saja....
Fay
"Silahkan duduk"
Grizelle
"Baik. Terima kasih"
Fay
"Untuk interview mbak grizelle akan berhadapan langsung dengan pemimpin perusahaan. Jadi nanti saya akan antar kan and untuk menemui beliau"
Grizelle
"Oh baik Bu"
Fay
"Apakah anda sudah siap untuk di interview?
Grizelle
"Yah saya siap"
Lalu saat itu fay langsung mengantarkan grizelle ke ruangan pimpinan di lantai 10.....
Ansel
"Udah galau terus dari tadi. Mending kamu ikut aku"
Laviona
"lagi malas keluar..... Kamu keluar aja sendiri"
Ansel
"Beneran? Padahal aku mau ajak kamu keluar untuk seru-seruan bareng"
Laviona
"Seru-seru kemana emang?"
Ansel
"Yah karena kamu nggak ikut yah ngapain kamu nanya"
Laviona
"Aku ikut aja deh. Aku juga bosen di rumah lagian tugas-tugas tadi udah beres"
Ansel
*Nah kan ke bujuk juga tuh*
(kata hati)
Laviona
"Yah udah bentar aku siap-siap dulu"
Ansel
"Yah"
Laviona
*Tapi nanti kalau ada orang aneh kayak kemarin gimana? Mending aku pakai kaca mata hitam aja sama topi biar orang-orang nggak tahu*
__ADS_1
(kata hati)
Lalu laviona segera pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap,sedangkan ansel diam-diam menghubungi grizzly,ansel menghubungi nomor telepon rumah grizzly.
Ansel
*Untung aja waktu itu pas aku lihat ngeliat ada nomor rumahnya. Dan semoga yang jawab bukan grizelle tapi grizzly*
(kata hati)
Grizzly
"Hallo. Yah siapa disini?"
Ansel
"Hai? Untung aja kamu yang menjawab"
Grizzly
"Ansel?"
Ansel
"Iya ini aku. Maaf yah hari ini aku nggak bisa datang menemui kamu, Aku sedang ada beberapa urusan yang harus aku kerjakan. Jadi kamu jangan menunggu kehadiranku di rumah mu"
Grizzly
"Apa an sih! Nggak jelas banget siapa juga yang mencari mu dan apa? Menunggu! Yah nggaklah ngapain aku menunggu mu!"
Ansel
"Kamu yakin nggak kangen sama aku?"
Grizzly
"Nggak. Lagian kok bisa kamu tahu nomor rumah?"
Ansel
"Yah karena kalau aku minta nomor kamu. Kamu pasti nggak bakal kasih"
Grizzly
"Yah karena obrolan kamu nggak penting"
Lalu saat itu terdengar laviona sedang menutup pintu kamarnya....
Ansel
"Ya udah nanti aku kabari lagi kalau udah nggak sibuk" (mengakhiri panggilan)
Grizzly
"Lah di matikan sekarang"
(Langsung menaruh telepon rumahnya)
Laviona pun langsung turun menemui Ansel....
Laviona
"Telepon sama siapa kamu?"
Ansel
"Nggak ini temen ku"
Laviona
"Ohh. Yah udah yok!"
Ansel
"kamu yakin pergi dengan seperti ini?"
Laviona
"Iya bener. lagian hari ini kan panas,aku mau pakai kaca mata sama topi biar nggak kepanasan"
Ansel
"Tapi kan kamu udah pakai Hoodie yang udah ada penutup kepalanya"
Laviona
"Ya udah deh. nggak jadi pergi aku" (kesal)
Ansel
"Iya-iya nggak papa. Udah ayo pergi" (merayu)
Ansel dan laviona pun langsung menaiki mobil......
Fay
"Ini adalah ruangan atasan nama panggilannya adalah pak patrick"
Grizelle
"pak Patrick?"
Fay
"iya benar"
Grizelle
*Namanya seperti tidak asing*
(kata hati)
Fay
"Permisi pak" (mengetuk pintu)
Patrick
"silahkan masuk"
Saat itu patrick sedang mencari-cari file yang ada di rak buku belakang tempat duduknya.....
Fay
"Pak ini ada model terbaru kita"
Patrick
"Baik. Kamu bisa langsung meninggalkan ruangan ini"
Fay
"Kalau begitu saya permisi dulu pak"
Patrick
"Yah"
Grizelle
"Terima kasih bu "
Fay
"Sama-sama" (tersenyum)
Patrick
*Suara itu?*
(kata hati)
Lalu fay pun meninggalkan grizelle dengan patrick.....
Patrick
"Silahkan duduk" (berbalik
Grizelle
"Terima kasih" (menunduk)
Patrick
"kamu bisa memulai memperkenalkan diri?
Lalu grizelle melihat ke arah patrick.....
Grizelle
"Yah.... Jadi"
Patrick
"Kamu benar-benar tidak berubah yah!"
Grizelle pun bingung dengan ucapan patrick....
Grizelle
"maksudnya gimana yah pak??"
Patrick
"Kamu lupa denganku? Setelah perpisahan 3 tahun kita?"
Grizelle
*Apa itu dia tapi kenapa berbeda wajahnya?*
(Kata hati)
Patrick
"Wah.... sungguh tidak menyangka kita akan bertemu disini"
Grizzly
"Patrick.... Aku juga tidak menyangka kita akan menjalin hubungan untuk sebuah kerjaan"
Patrick
"Aku tidak menyangka kamu telah berhasil mendapatkan apa yang kamu mau, menjadi model itu adalah impian mu sejak dulu kan"
(tersenyum)
__ADS_1