Kebahagiaanku Adalah Kamu

Kebahagiaanku Adalah Kamu
Masa Lalu Yang Menghampiri Aurora (08)


__ADS_3

"Jadi kamu mau putusin aku dan memilih memperjuangkan orang itu?" (Kata pria tersebut)


Aurora


"Perpisahan kita itu nggak ada hubungannya ya sama orang itu"


"Lalu apa alasan putus mu kalau begitu?" (kata pria tersebut)


Aurora


"Aku bilang kita itu udah nggak cocok. Kamu paham nggak sih!"


"Kamu bilang kita sudah tidak cocok setalah kita melakukan hal berdua itu bersama?" (Kata pria tersebut lalu tersenyum)


Aurora


"Aku tahu mungkin itu adalah kesalahan besar untuk ku. Karena telah melakukan hal itu kepada pria sepertimu!"


"Bukankah kau juga menikmati semuanya yang ku perlakukan padamu? Bahkan kamu selalu meminta berulang kali" (kata pria tersebut)


Aurora


"Cukup aku tidak mau mendengarkannya"


"Mengapa apa kamu malu sekarang?" (Kata pria tersebut lalu mendekatinya)


Aurora


"Jangan pernah menemui aku lagi"


"Mengapa secepat itu?" (Kata pria tersebut lalu memegang kuat tubuhnya)


Aurora


"Lepaskan tanganmu dari tubuhku sekarang juga!" (menghentak nya)


Seseorang itu pun semakin mendekat dan membuat hal yang tidak senonoh kepada aurora,lalu ia pun langsung berteriak untuk meminta tolong dan memintanya melepaskan,lalu anggelina yang mendengar teriakan aurora pun terbangun dengan terkejut ia pun segera membangunkan aurora yang sedang bermimpi.


Anggelina


"Ra? Minum dulu nih" (Memberikan air minum)


Aurora


*Kenapa dia datang di mimpiku? Aku sudah melupakan dia selama ini. Aku takut kalau dia memang benar-benar datang di dunia nyata* (meminumnya)


(kata hati)


Anggelina


"kamu kenapa? Apa yang kamu mimpikan?"


Aurora


"Aku nggak papa. Aku hanya takut kalau perempuan itu membalas dendam kepadaku karena kekacauan tadi siang"


Anggelina


"Maksud mu pacar timmy itu?"


Aurora


*Aku nggak mungkin kasih tahu kamu yang sebenarnya. Karena ini menyangkut harga diriku. Lagi pula dia sudah berlalu dan nggak mungkin akan mendatangiku*


(kata hati)


Anggelina


"emang di mimpinya dia ngapain kamu?"


Aurora


"Aku takut saja karir ku di hancurkan oleh video viral itu"


Anggelina


"Pokoknya kita besok harus cari tahu siapa yang viral kan video itu. Yah udah mending kamu lanjut tidur ini masih malam jam "


Aurora pun mencoba untuk menenangkan dirinya sendiri....


Aurora


*Aku yakin dia sudah memiliki kekasih lain. Dan tidak akan pernah menemui aku lagi*


(memejamkan matanya)


(kata hati)


Saat itu waktu pun mulai berlalu menunjukkan pukul 6 pagi.....


Ansel


"Widih..... Mau kemana kamu pagi-pagi gini?"


Laviona


"Mau olahraga lah"


Ansel


"Tumben biasanya juga olahraga hari minggu aja"


Laviona


"Iya nggak papa lah. Eh btw hari ini ada jadwal apa aja aku?"


Ansel


"Kamu ada jadwal untuk buat konten aja sih,sama nanti live sore"


Laviona


"Kalau gitu jadwal hari ini undur ke hari selasa aja yah dulu"


Ansel


"Lah kenapa?"


Laviona


"Hari ini aku sama kak timmy mau habiskan waktu 24 jam bersama"


Ansel


"Kok nggak profesional banget sih vi"


Laviona


"Iya maaf. Soalnya aku sama kak timmy mau LDR an"


Ansel


"Maksudnya? Timmy mau ninggalin kamu lagi?"


Laviona


"Iyaa.... Bukan ninggalin sih kan dia kerja juga di sana nanti"


Ansel


"yah sama aja. Sampai kapan emang?"


Laviona


"Bilang nya 2/3 bulan sih"


Ansel


"Lama amat bukan nya kamu sama dia aru aja LDR kok LDR lagi?"


Laviona


"Yah kan dia juga punya kerjaan sebagai cewek aku harus mengerti posisi nya"


Ansel


"Hmm.... Yah deh laviona sih cewek idaman"


Laviona


"Jadi gimana di ijin kan nggak nih?"


Ansel


"Gimana yah...." (berpikir)


Laviona


"Boleh yah" (memohon sambil mengedipkan matanya)


Ansel


"Ya udah deh nanti aku yang akan bilang ke orang nya untuk di undur dulu 1 hari"


Laviona


"Makasih yah..... Kamu memang teman terbaik aku" (tersenyum)


Ansel


"Yah udah sana pergi"


Laviona


"Aku tunggu kak timmy. Soalnya dia mau jemput aku"


Ansel


"Yah udah"


Saat itu ansel sedang membuat roti bakar"


Laviona


"Kamu buat apa sih?"


Ansel


"Roti bakar"


Laviona


"Bukan nya kamu nggak suka roti bakar?"


Ansel

__ADS_1


"Kata siapa? Orang aku suka kok"


Laviona


"bohong yah!"


Ansel


"Apa an sih laviona. Bener aku tuh suka sama roti bakar"


Laviona


"Coba aku pengen liat kamu makan"


Ansel


"Orang roti nya masih panas"


Laviona


"alasan banget"


Ansel


"eh vi kamu tahu? Sih grizelle itu ternyata punya saudara nama nya grizzly"


Laviona


"Aku tahu lah. Cuman aku kurang tahu wajah saudara nya itu"


Ansel


"jadi kamu udah tahu?"


Laviona


"Iya soalnya waktu itu pas dia ngobrol sama aku di ruang make-up itu. Aku nggak sengaja sepintas asisten nya bahas seseorang itu dan grizelle menyebut nama adiknya itu"


Ansel


*Lah jadi ternyata cuman aku yang baru tahu*


(kata hati)


Laviona


"Btw gimana adiknya apa kakak nya nih yang kamu incar?"


Ansel


"Ha? Ada-ada aja"


Laviona


"Atau jangan-jangan kamu buat roti bakar ini buat salah satu dari mereka yah! Ciee-ciee" (menggodanya)


Tiba-tiba seseorang dari luar mengetuk pintu....


Ansel


"Udah-udah tuh buka in pacar mu datang tuh"


Laviona


"Yah udah deh aku pergi dulu" (tersenyum)


Ansel


"Yah hati-hati" (tersenyum)


Laviona


"Btw good luck yah" (tertawa)


Ansel


"Udah sana di tunggu tuh sama timmy" (tersipu malu)


Saat itu laviona pun keluar untuk menemui timmy....


Timmy


"Apa aku telat?"


Laviona


"Nggak. Ini masih pagi banget malahan"


Timmy


"Kamu kenapa senyum-senyum?"


Laviona


"Nggak papa. Aku senang aja"


Timmy


"Ya udah yuk"


Laviona


"Yah yuk"


Laviona


"Kak?"


Timmy


"Yah?"


Laviona


"aku boleh bertanya?"


Timmy


"Yah tentu"


Laviona


"Apa alasan kakak bertahan denganku sampai sejauh ini?"


Timmy


"Hmmm.... Menurut kamu?"


Laviona


"Yah aku nggak tahu. Kan aku tanya kakak"


Timmy


"Yah sebenarnya aku juga kurang tahu sih"


Laviona


"Kenapa gitu? Bukan nya kalau kita bertahan kepada seseorang itu pasti karena sesuatu atau semacam hal apa gitu"


Timmy


"dengar yah laviona sayang jika seseorang menemukan alasan bertahan itu artinya dia hanya mau mempertahankan itu saja tapi kalau dia tidak menemukan jawab nya itu artinya dia tulus dalam lubuk hatinya"


(mengusap kepalanya)


Laviona


"Apa iya?"


Timmy


"iya"


Laviona


"btw kita mau kemana lagi kak?"


Timmy


"bagaimana kalau kita di rumah binatang"


Laviona


"Ha Maksudnya?"


Timmy


"eh aneh yah? Atau kita ke pantai?"


Laviona


"Ke pantai? Ide bagus. Tapi kita belum bawa baju ganti"


Timmy


"Aku ada bawa di mobil. Nanti kamu bisa pakai salah satu baju ku aja"


Laviona


"Yah udah deh boleh"


Setelah lari pagi mereka pun segera berjalan menuju pantai,saat itu mereka sedang berjalan dan ada seseorang yang diam-diam mengambil gambar mereka berdua,dan segera saja orang yang mengambil gambar diam-diam itu mengikuti laviona dan Timmy.


"hallo bos. Target sudah ada di depan dan seperti mereka ingin pergi ke pantai"


"Baik. Perhatikan saja jangan sampai terlewatkan jadwal mereka,dan jangan lupa kirim laporan hari ini juga"


"Siap bos"


Mengakhiri panggilannya.....


"Sebentar lagi akan ada update an video viral itu. Dengan berjalan nya waktu semua akan berjalan sesuai rencana" (tersenyum licik)


Saat itu ansel pun sudah membuat roti bakar itu dan di masukan ke dalam kotak makanan,lalu roti pun di hiasi menjadi lebih menarik dan tidak kosongan,tidak lupa ansel memasukan sebuah surat kecil di tas yang akan diberikan kepada grizzly.


Ansel


"Apa aku yang mengantarkan nya? Atau aku menyuruh kurir saja? Aku antar kan saja lebih baik"


Ansel pun segera berangkat menaiki sepeda....


Grizelle


"Kalau gitu kakak berangkat dulu yah grizzly"

__ADS_1


Grizzly


"Iya kak hati-hati"


Grizelle


"Kamu beneran nggak mau ikut sama kakak aja?"


Grizzly


"nggak kak. Kan hari ini aku mau ujian online


Grizelle


"Ya udah belajar yang benar yah"


Grizzly


"Iya kak. Udah kasihan nih pak supir nya nunggu in"


Grizelle


"Yah udah. (mencium pipih adiknya)


Supir


"Silahkan non" (membuka pintu mobil)


Grizelle


"Makasih pak" (tersenyum)


Supir


"Duluan yah non grizzly" (berpamitan)


Grizzly


"Oke hati-hati pak bawa mobilnya"


(menutup pagarnya)


Grizzly pun segera mengganti pakaian untuk mengikuti ujian online,tiba-tiba bel pintu depan rumahnya berbunyi, grizzly melihat ke jendela kamarnya.


Grizzly


"Siapa itu? Jangan-jangan orang jahat lagi!"


Ansel


*Kira-kira grizzly di rumah nggak yah? Nanti yang malah datang grizelle*


(kata hati)


Grizzly pun keluar dari rumah dan melihat ke halamannya ....


Ansel


"Hai grizzly?"


Grizzly


"Ngapain kesini?"


Ansel


"Aku bawa ini untuk kamu"


Grizzly


"Ha? Apa an nih?"


Ansel


"Buka dulu pagarnya. biar aku kasih liat ke kamu"


Grizzly


*Kalau aku buka pagar nanti dia tiba-tiba masuk gimana? Di rumah lagi nggak ada orang lagi*


(kata hati)


Ansel


"Gimana?"


Grizzly


"Kasih itu ke aku aja biar aku lihat sendiri"


Ansel


"Mana bisa. Pagar kamu kan lubangnya kecil"


Grizzly


*Iya juga sih*


(kata hati)


Ansel


"Oh atau kamu jangan-jangan takut kalau aku apa-apa in kamu karena di rumah kamu sepih?"


Grizzly


"Di rumah ku emang sepih. Tapi aku nggak pernah tuh mikirin kalau kamu macam-macam sama aku"


Ansel


"Yah udah buka in kalau gitu"


Saat itu nada dering jam di handphone nya berbunyi......


Grizzly


"Wah gawat... Udah mau di mulai lagi" (berlari)


Ansel


"Grizzly kamu mau kemana?"


Grizzly pun segera masuk ke dalam rumah dan meninggalkan ansel yang sedang berdiri di depan pagar rumahnya.....


Ansel


"Lah gimana konsep nya?"


Ansel mencoba meraba gembok pagar milik grizzly,dan ia menemukan nya bahkan Ansel baru sadar kalau saja gembok tersebut tidak mengunci,lalu ia membuka pintu itu dengan sendirinya.


Ansel


"Mungkin grizzly lupa menguncinya"


Ansel pun memarkirkan sepedanya....


Ansel


"Maaf bukan nya nggak sopan ini. Tapi niat ku kan cuman mau kasih roti ini buat kamu grizzly. Aku permisi masuk yah" (berbicara diam-diam)


Saat itu grizzly sedang mengerjakan ulangan online nya,namun ada salah satu pertanyaan yang sangat sulit grizzly temukan jawabannya, grizzly mencoba bertanya pada google namun tak ditemukan jawaban.


Grizzly


"Haduh... gimana yah!"


Saat itu ansel melihat grizzly dan mendekatinya untuk memberikan sebuah jawaban untuk pertanyaan tersebut.....


Ansel


"Jawab nya yang b itu"


Grizzly


"Emang iya?"


Grizzly pun belum sadar itu ansel.......


Ansel


"Iya bener kok"


Grizzly pun menekan huruf B dan ternyata benar mendapatkan nilai 10 poin....


Grizzly


"Yes bener"


Ansel


"Yah kan"


Grizzly


"Loh-loh tunggu-tunggu kamu kok bisa disini?"


Ansel


"Pagar kamu kan belum ke kunci. Jadi aku bisa masuk"


Grizzly


"Seriusan?"


Ansel


"Iya tapi ijinkan aku disini yah. Aku janji nggak bakal ganggu kamu. Justru aku bakal bantu kamu"


Grizzly


*Yah udah lah dari pada berdebat buang-buang waktu"


(kata hati)


Ansel


"Itu lanjut ujian nya"


Grizzly pun hanya terdiam karena ia mau fokus pada ujian online nya


Ansel


*Untung aja masih ingat soal-soal beginian*


(kata hati)

__ADS_1


__ADS_2