Kebahagiaanku Adalah Kamu

Kebahagiaanku Adalah Kamu
Sebuah Harapan (02)


__ADS_3

Aurora


"ini bener kan yah lokasinya. Kok timmy nggak keliatan? Langsung aku telepon aja deh"


Timmy


"hallo?"


Aurora


"aku kira kamu belum datang"


Timmy


"baru aja sampai"


Aurora


"ya udah yuk. habis ini kita lewat mana?"


Timmy


"langsung belok kanan aja biar lebih dekat"


Aurora


"oh oke"


Timmy


"disini tempatnya"


"Hallo selamat datang di tempat kami?"


Timmy


"perkenalkan kak ini namanya aurora"


Aurora


"Aurora"


"Oh begitu, saya selalu pemilik mengucapkan selamat datang kepada kak aurora"


Aurora


"Terima kasih"


Timmy


"kalau begitu mohon bantuannya nya yah kak"


"mari kak saya ajarkan terlebih dahulu"


Aurora


"baik"


Saat itu ansel langsung membangunkan laviona.......


Ansel


"Vi jangan lupa pagi ini kita ada janji" (mengetuk pintu)


Laviona


"Iya aku tahu. Aku masih sia-siap dulu"


Ansel


"Ya udah aku tunggu di mobil. Semua nya udah aku siapin untuk keperluan nanti"


Laviona


"oke-oke"


Ansel


"Baju,light, botol minum semuanya udah selesai tinggal nunggu laviona"


Laviona


"Alat make-up yang ada di mobil nggak di pindah-pindah kan?"


Ansel


"Nggak kok, tadi pas masukan barang di bagasi ada kok"


Laviona


"Oh okey"


Ansel


"sudah kan semua nya? Langsung berangkat aja yah"


Laviona


"keluarin mobil nya dulu nanti pagar nya aku kunci"


Ansel


"oke"


Setelah laviona mengunci pagar langsung saja mereka berdua segera berjalan supaya datang tepat waktu....


Fay


"Pagi pak"


Patrick


"yah pagi. Gimana sudah di siapkan dengan baik hari ini?"


Fay


"Sudah pak"


Patrick


"Kalau begitu pastikan semua aman saya harap kamu beserta tim kamu bisa mengerjakan dengan baik"


Fay


"Baik pak saya akan memberikan terbaik untuk perusahaan ini"


Patrick


"Bagus. Saya tinggal dulu"


Fay


"Baik. Hati-hati pak"


Saat itu timmy sedang duduk dan minum air putih...


Aurora


"Timmy?"


Timmy


"ya ada apa?"


Aurora


"kita foto yuk kebetulan cuacanya lagi cerah dan bagus banget"


Timmy


"yah boleh"


Aurora


"bentar aku minta tolong dulu untuk foto kita berdua"


Mereka berdua pun berfoto bersama, aurora menambahkan penyebutan nama timmy di fotonya....


Aurora


"Aku udah tag nama kamu ya"


Timmy


"Iya makasih"


Aurora


"Nggak kamu posting balik?"


Timmy


"Oh iya"


Aurora


"Ya udah aku mau balik duluan yah makasih udah ajak main aku hari ini"


Timmy


"Sama-sama"


Aurora


"oke dah"


Aurora langsung meninggalkan timmy...


Timmy


*semoga laviona nggak lihat soalnya kan dia sibuk hari ini*


(kata hati)


"Mau pulang?"


Timmy


"iya kak"


"tadi itu pacarnya?" (tersenyum)


Timmy


"Bukan hanya teman aja kak"


"Ohh begitu"


Sesudah promosi produk laviona pun duduk di ruangan rias model bersama model produk lainnya....


Laviona


*gugup banget duduk sama orang yang lebih hebat dari aku*


(kata hati)


Grizelle


"Haiii kamu laviona yah? Yang kemarin live tentang produk jam itu kalau nggak salah"


Laviona


"Eh yah benar saya laviona kak"


Grizelle


"salam kenal yah nama ku grizelle" (mengulurkan tangan)


Laviona


"oh iya salam kenal balik kak" (mengulurkan tangannya juga)


Grizelle


"nggak perlu panggil kak nama langsung aja yah"


Laviona


"Tapi kan kurang sopan"


Grizelle


"kita kan cuman beda 1 tahun aja. Kalau panggil nama kan kayak lebih akrab aja sih" (tersenyum)


Laviona


"iya baik grizelle"


Grizelle


"oh ya boleh aku minta nomor kamu?"


Laviona


"Boleh kok"


Grizelle


"nomor pribadi kamu yah bukan nomor asisten kamu" (tersenyum)


Laviona


"iya-iya ini nomor nya"

__ADS_1


Grizelle


"bener yah soalnya nanti kalau misal mau ngobrol sama kamu nanti takutnya yang balas asisten kamu"


Grizelle dan laviona pun semakin nyambung dengan obrolan tersebut....


Ansel


"maaf ganggu, vi setengah jam lagi udah di mulai ya"


Laviona


"Oh oke"


Grizelle


*dia ini siapa? Apakah dia pacarnya laviona?*


(kata hati)


Ansel


"oke ku tinggal dulu" (keluar)


Laviona


"oke"


Grizelle


"maaf boleh tanya?"


Laviona


"tanya apa?"


Grizelle


"itu tadi siapa?"


Laviona


"Itu ansel temen ku sekaligus yang mengatur semua kegiatanku yah seperti asisten pribadi begitu"


Grizelle


"ohh"


Laviona


"memangnya kenapa?"


Grizelle


"Ah nggak papa kok. ku kira dia pacar kamu" (tersenyum)


Laviona


"oh bukan kok. Kami itu sudah berteman lama mana mungkin juga aku pacaran sama dia"


Grizelle


"Ohh begitu yah"


Laviona


"kalau begitu aku keluar dulu yah"


Grizelle


"Oke"


Laviona pun meninggalkan grizelle sendirian, sementara itu ia melanjutkan make-up nya sendiri.....


Grizelle


*tahu gitu pakai nomor nya aja juga nggak papa kali ya!*


(kata hati)


"mohon maaf kak grizelle waktunya untuk ganti pakaiannya yah kak"


Grizelle


"oke" (keluar ruangan)


Beberapa jam kemudian acara pun selesai....


Ansel


"Waktunya pulang"


Laviona


"ansel kamu bawa mobil dan pulang sendiri aja ya"


Ansel


"oke. Hati-hati vi"


Laviona pun pergi menaiki taksi meninggalkan ansel sendirian....


Grizelle


"haii kalau nggak salah kamu itu teman nya laviona kan?" (mendekatinya)


Ansel


"iya"


Grizelle


"laviona nya dimana?"


Ansel


"barusan pergi ada urusan soalnya. Kenapa?"


Grizelle


"Ganteng sih tapi cuek banget sama orang yang baru kenal*


(kata hati)


Ansel


"kalau gitu aku juga mau sekalian pulang"


Grizelle


"eh-eh tungguin"


Ansel


Grizelle


"Nggak apa-apa cuman mau bilang hati-hati di jalan"


Ansel


"Oh oke. Makasih"


Ansel pun langsung menyalakan mesin mobil dan langsung pergi meninggalkan tempat itu....


Laviona


"Hai kak. Udah lama yah nunggu nya?"


Timmy


"Hai... Yah nggak papa kok. Aku tahu kamu pasti sibuk"


Laviona


"Makasih yah kakak udah mengerti aku"


Timmy


"Iya sama-sama. Hari ini mau makan apa?"


Laviona


"Terserah deh"


Timmy


"Kalau gitu kita makan di restoran deket sini aja"


Laviona


"iya boleh juga"


Timmy


"okey ayok" (Mengandeng tangannya)


Laviona


*jika tanpa adanya kerja keras sebuah impian seseorang  tidak akan pernah tercapai*


(kata hati)


Tiba-tiba timmy berhenti....


Laviona


"Kenapa kok berhenti?"


Timmy


"Capek ya?"


Laviona


"Nggak kok"


Timmy


"Kalau misal kamu capek bilang ya"


Laviona


"ada-ada aja deh kakak ini tempatnya kan deket masa iya capek" (sambil tersenyum)


Timmy


"kalau kamu capek naik aja" (sambil menepuk pundaknya sendiri)


Laviona


"Kak timmy!" (tersenyum manis)


Timmy


*laviona memang wanita yang sederhana tapi aku kagum padanya karena dia bisa mandiri dari kecil dan juga sampai saat ini pun juga begitu*


(kata hati)


Mereka pun sampai dan langsung saja masuk ke dalam restauran  tersebut....


Fay


"Terima kasih atas kerja sama yang baik aurora"


Aurora


"Sama-sama"


Fay


"Kalau begitu saya tinggal dulu"


Aurora


"Baik"


Aurora pun langsung menaiki taksi pesanannya..........


Timmy


"ini es cream buat kamu"


Laviona


"makasih"


Timmy


"sama-sama"


Laviona


"Oh yah keseharian ini kak timmy ngapain aja?"


Timmy


"Yah biasa sih melakukan kegiatan seperti biasanya"


Laviona


"ohh"


Timmy

__ADS_1


"Hmmm... Foto yuk?"


Laviona


"Oh iya boleh"


Merekah berdua pun foto bersama.....


Timmy


"Foto ini nanti aku bakal cetak"


Laviona


"Bukannya selama ini setiap kali kita foto berdua kakak selalu cetak yah?" (tersenyum)


Timmy


"iya juga sih" (tersenyum)


Laviona


"kakak mau coba cake nya?"


Timmy


"Boleh"


Laviona


"Oke bentar aku potong cake nya dulu"


Timmy


"Aku nggak mau yang itu"


Laviona


"Terus bagian yang mana?"


Timmy


"yang ada di piring kamu boleh aku makan kan?"


Laviona


"Bukannya cake yang aku makan ini sama aja ya?"


Timmy


"Beda"


Laviona


"Bedanya darimana? Orang sama aja kok"


Timmy


"yah pasti beda aja rasanya"


Laviona


"tapi ini sudah aku makan setengahnya"


Timmy


"Nggak apa-apa kok" (mengambil cake)


Laviona


"Kak timmy ini ada-ada aja" (tersenyum)


Timmy


"Nggak papa kan?"


Laviona


"Iya nggak papa lah"


Timmy


"setelah ini kita mau kemana?"


Laviona


"Kita pergi ibadah aja"


Timmy


"Ibadah?"


Laviona


"iya di sana ada gereja"


Timmy


"Sebenarnya aku malas ke gereja"


Laviona


"Kenapa? Kakak ini kristen kan?"


Timmy


"iyaa memang aku kristen tapi aku karang ibadah apalagi pergi  ke gereja"


Laviona


"Yah nggak papa. Kalau begitu kakak bisa memulainya dari awal lagi"


Timmy


"Baiklah"


Sesudah mereka makan mereka pun pergi beribadah bersama-sama.....


Laviona


*Tuhan saya tahu engkau yang telah pertemukan kami berdua maka ijinkan kami juga untuk hidup bersama selamanya ,dalam nama Tuhan Yesus Amin*


(Doa permohonannya dalam hati)


Timmy


*Tuhan saya tahu saya salah dan tidak pernah ke gereja sama sekali,tapi atas seijin Tuhan saya di pertemukan dengan laviona. Dan saya yakin wanita ini adalah pilihan Tuhan untuk menemani hidup saya. Amin*


(Doa permohonannya dalam hati)


Saat itu mereka saling berpegang tangan satu sama lain....


Fay


"Bagaimana pak? Apa hasilnya bagus pak?"


Patrick


"yah-yah bagus-bagus saya suka"


Fay


"Baik pak,berarti saya berhasil kan pak" (tersenyum)


Patrick


"Yah benar berhasil"


Fay


"Berarti nanti saya dapat komisi ya kan pak?" (tersenyum)


Patrick


"yah selama produk ini laku keras semua para pekerja akan mendapat kan bonus"


Fay


"oh oke pak"


Patrick


"Ya sudah kamu bisa pergi sekarang"


Fay


"Baik pak, Terima kasih kalau begitu saya permisif dulu"


Patrick


"Yah oke"


Fay pun keluar dari ruangan kantor patrick....


Laviona


"Aku seneng banget hari ini"


Timmy


"Senang kenapa?"


Laviona


"yah karena pada akhirnya keinginanku selama ini tercapai"


Timmy


"keinginan apa?"


Laviona


"Jadi dulu aku pengen banget punya pasangan seiman supaya kita bisa berdoa bersama"


Timmy


"Oh yah" (berhenti)


Laviona


"Uhm" (mengangguk)


Timmy


"aku juga punya suatu harapan sih"


Laviona


"harapan apa?"


Timmy


"Menikah sama kamu" (mencolek hidung nya)


Laviona


"Amin" (memeluknya)


Timmy


"Aku harap tidak ada satu orang pun yang dapat memisahkan kita kecuali kematian"


(mengusap rambutnya)


Laviona


"amin"


Timmy


"Ya udah yuk lanjut jalan"


Laviona


"Tunggu jangan bergerak"


Timmy


"Kenapa?"


Laviona


"aku pengen peluk kamu lebih lama"


(memeluk)


Timmy


"Ha?"


Laviona


"nggak tahu kenapa aku kalau meluk kamu merasakan kebahagiaan aja"


Timmy


"baiklah peluk lah aku selama kamu mau" (memeluk nya juga)


Saat itu aurora yang sedang berjalan pulang melawati jalan yang sama juga....


Aurora


*itu bukannya timmy tapi dia sama siapa? Wanita itu? Apa mereka pacaran? Tapi sejak kapan?*

__ADS_1


(kata hati)


__ADS_2