Kehidupan Keduaku

Kehidupan Keduaku
Bab 24


__ADS_3

" Bukankah itu nama kalian dari kecil kenapa harus di ganti nak " tutur Hardi dengan lembut supaya tidak menyinggung hati anaknya.


" Tidak ,aku mau nama Kohar di ganti yang lebih keren lagi "balas Kohar.


"Baiklah siapa lagi yang namanya di ganti sebelum ayah urus KK untuk keluarga kita ?"tanya Hardi,dan Jali serta Burhan angkat tangan mereka juga mau namanya juga di ganti,mereka berfikir jika mereka tampan ,namanya juga harus terlihat keren masak namanya gak masuk sama sekali dengan wajah mereka yang sangat tampan rupawan iut.


Sedangkan Sasa yang mendnegar fikiran abang abangnya itu hanya tertawa dari tadi tanpa berhenti sampia dia mengeluarkan air matanya.


" Nak kenapa kamu tertawa sampai seperti itu hmm...tidak baik loh menertawai abang abangmu hanya karena nama nak,nama pemberian orang tua itu adalah doa karena orang tua berharap suapaya anaknya mendapatkan kebahagaiaan serta bisa berbuat baik kepada semua orang "jelas Hardi kepada Sasa.


" Maaf maafkan sasa yah ,habisnya bang kohar itu low yah bisa bisanya bilang namanya tidak pas dengan mukanya ha...ha...ha...."ucap sasa dan langsung di barengi dengan tawa yang lebih keras lagi.


" aduh...duh...maaf ...sakit perut ku "


" Nak"


" iya iya yah maaf "


" Baiklah jadi kalian bertiga namanya akan ayah rubah ,Kohar kamu akan ayah ganti nama Rian joyodiningrat,dan Jali akan ayah ganti Dion Joyodiningrat,dan untuk Burhan ayah ganti jadi Adrian joyodiningrat ,bagaiman apakah aklaian suka dengan nama baru yang ayah berikan kepda kalian " tanya Hardi.


" Wow yah ,nmaa nama mereka sangat bagus dan keren pas dengan wajah mereka saat ini hahaha... " goda johan.


Pluk


Sebuah bantal sofa melayang mengenai muka Johan dan sang pelaku melotot ke arah Johan.


" kenapa kau melempar bantal ke arah wajahku yang tampan rupawan ini " gerutu Johan.


" ck...pedemu terlalu tinggi bro" ujar Rian,dan mulai sekarang merek akan di panggil Rian,Dion dan Adrian.


" Sudah sudah jangat berdebat lagi kalian ini seperti anak kecil saja " ucap Riko.Sedangkan Jojo dia sudah berselfi ria dengan hpnya karena mukanya yang sangat tampan itu.


" oh ya yah ,apakah perut ayah juga kotak kotak seperti punya Jojo"celetuk Jojo tiba tiba setelaah melihat roti sobeknya sendiri.


Plak


" auch....bang sakit tau" gerutu Jojo sambil mengelus kepalanya yang habis di jitak oleh Johan.


" ohan jangan pukul kepala adek kamu " peringat Hardi.


" Maaf yah,habisnya tuh mulut gak sopan sekali yah " ucap Johan.

__ADS_1


" Tidak apa apa nak,dan sepertinya iya dech ayah punya " jawan Hardi.


" waaaah...pasti di sana banyak wanita cantik yang akan tergila gila dengan ayah kita nanti " celetuk Dion.


" jika ayah mau menikah lagi nanti itu harus memenuhi seleksi dari adek,adek gak mau ya jika nanti punya ibu sambung cuma sayang sama ayah dan abang saja sedangkan dengan adek tidak " ucap Sasa tiba tiba.


" Nak ,kamu tenang saja sayang ayah tidak akan menikah lagi,cinta ayah sama bundamu masih ada di dalam hati ayah nak "balas Hardi.


" yah ,Sasa gak mau jadi anak yang durhaka dan egois yah,ayah berhak bahagia ,sasa tahu ayah pasti kesepian jika di dalam kamar sendiri dan ayah pasti butuh teman curhat untuk saling berbagi karena ayah tidak akan mungkin cerita masalah pribadi dengan anak anak ayah,ayah juga butuh bilogis ayah tersalurkan ,sasa tahu sebagian laki laki akan jajan di luaran sana tapi selama ini ayah tidak pernah melakukan itu,ayah hanya memikirkan kebahgiaan sasa aja,dan mulai saat ini jika ayah suka dengan wanita ,ayah harus kasih tahu dulu dengan sasa ,sasa aan memastikan jika wanita yang ayah suka benar benar cantik luar dalam dan hatinya bersih dan bisa enerima anak anak ayah yang banyak ini " Ucap sasa.


Hardi terharu mendengarkan ucapan putrinya ,putrinya sudah dewasa dan faham dengan urusan orang dewasa,sedangkan abang abang asas hanya menjadi pendengar saja ,dan membenarkan ucapan dari adeknya itu.


" Baiklah sayang ayah akan mengikuti apa yang anak ayah ucapkan barusna "balas Hardi.


Dan tak berselang lama bel rumah terdengar nyaring di pendengaran mereka .


" Sepertinya Bram sudah datang dengan orang orang abang minta dek " ucap Riko.


" suruh mereka masuk bang ,kita semua akan melihat orang orang yang di bawa oleh paman Bram, mereka tulus ingin bekerja pa hanya main main saja ,nanti Sasa yang akan cek dan ayah yang akan memberi keputusan perwakilan sebagai tuan besar keluarga Joyodiningrat yah "


" baiklah nak .


Mereka semua masih berada di ruang keluarga hanya Riko saja yang membuka pintu mansion.


Pintu mansion terbuka dan terlihat banyak orang di depan pintu dan semua orang terkejut melihat pria di depan mereka sungguh sangat tampan dan para wanita yang ada di sana sudah di buat mimisan dan sebagian alaki laki juga ikut mimisan karena melihat kadar ketampanan yang sangat luar biasa,sedangkan Bram hanya bengong saja melihat wajah laki laki di depannya saat ini.


" astaga apakah itu benar benar manusia kenapa wajahnya sangat tampan sekali seperti dewa"


" OMG tampannya "


" mak anakmu melihat dewa mak"


" Sungguh ciptaan Tuhan yaang sempurna "


" NIkmat mana yang kau dustakan bisa melihat wajah tampan begini"


" Aku semalam mimpi apa ya bisa melihat wajah tampannya gak ketulungan"


" ehem......" deheman Riko memebuat mereka langsung tersadar dari lamunan mereka semua .


" Silahkan masuk Pak Bram" ucap Riko mempersilahkan Bram dengan orang orang dia bawa masuk ke mansion.

__ADS_1


" Maaf tuan ,kalau boleh tahu ,nama anda siapa ya ,soalnya tuan muda di rumah ini sangat banyak saya lupa nama mereka satu persatu serta muka kalian semua " ucap Bram


" Pak Bram apa kau tidak mengenaliku ,aku Riko "balas Riko.


" Tu...tuan Riko...kok wajah anda "


" Iya wajah saya sebetulnya memang seperti ini karena selama ini kami menyembunyikan wajah asli kami semua "


" kami semua " gumam Bram.Sambil melangkah mengikuti langkah akaki Riko dan Riko tiba tebia berhenti.


" Tolong bersihkan darah kalian yang keluar dari hidung kalian itu,kalian hanya melihat wajahku belum lagi melihat wajah saudara saudaraku dan juga ayahku dan ingat jangan sampai kalian pingsan " ucap Riko dingin dan segera melanjutkan langkah nya.


Mereka semua yang di belakang Riko termasuk Bram segera mengusap darah yang keluar dari hidung mereka ,mereka sungguh sangat malu,tapi itulah kenytaannya mereka tidak tahan melihat ketampanan yang ada di depan mereka sekarang.


Setelah sampai di ruang tamu Riko menyuruh Bram untuk duduk terlebih dahulu.


" Silahkan duduk Pak Bram ,saya akan memanggil ayah serta saudara saudar saya,karena mereka juga akan iktu andil dalam memilih pekerja dalam rumah kami ini " ucap Riko.


" silahkan Tuan "balas Bram.


" hmmm....maaf Tuan Bram ,apakah kami memang akan bekerja di kediaman ini tuan " tanya salah satu orang yang di bawa oleh Bram.


" Iya,tapi kalian tidak bisa langsung bekerja di sini karena mereka yang akan memilih di antara kalian siapa saja yang akan bisa bekerja di mansion ini dan kalian harus tidak bisa tetpa meminta bekerja di sini jika kalian tida terpilih ,apa kalian mengerti " ucap Bram


" Mengerti tuan " jawab mereka serempak.


tak


Tak


Tak


Terdengar suara langkah kaki yang begitu banyak mendekat ke arah ruang tamu.Oraang orang yang ada di ruang tamu segera melihat ke arah suara langkah kaki yang datang,setelah mereka melihat orang orang yang mendekat ke arah mereka.


Brug


Brug


Brug


Brug

__ADS_1


Brug


__ADS_2