Kehidupan Keduaku

Kehidupan Keduaku
Bab 35


__ADS_3

Dan acara pelelanganpun berjalan dengan sangat lancar meski terjadi sedikit kegaduhan karena memperebutkan pil penyembuh,tapi acara kembali kondusif karena pemilik pelelangan menjanjikan akan ada pil penyembuh lagi jika mereka mengadakan pelelangan lagi.


Sasa,Erik,Miko,dan JOko akhirnya pergi keruangan milik erik.


" Nona ini barang anda yang sudah anda beli tadi dan saya minta no rekening anda karena saya akan mentransfer uang hasil penjualan pil serta barang barang yang lainnya tadi nona dan juga sudah kami potong dari pembelian barang anda "ucap erik.Tanpa menunggu lama sasa segera memberikan ponselnya .


" Oh ya Tuan erik bagaimana dengan orang orang yang saya inginkan apa tuan bisa membantu saya mencariakan orang orang yang saya butuhkan ?"tanya Sasa mengingatkan lagi akan ucapannya tadi.


" Ah maaf nona,sebetulnya saya punya teman mereka sedang mencari pekerjaan dan mereka semua mantan anggota militer jadi mereka saat ini sedang bingung mencari pekerjaan karena nama mereka sudah di blacklist jadi susah untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan mereka"jelas Erik.


" Apakah paman bisa menghubungi salah satu dari mereka besok saya akan menemuinya dan berbincang dengannya Tuan karena kalau sekarang sepertinya tidak mungkin karena sudah larut malam "ucap Sasa.


" hmm...baiklah nona,tapi maaf nona sebelumnya jika ucapan saya menyinggung anda nanti....." ucapan Erik belum juga selesai tapi sasa sudah membuka topeng yang dari tadi dia kenakan.Ketiga laki laki yang ada di ruangan itu hanya bisa bengong dan tidak menyadari jika hidung mereka saat ini sudah mimisan ,karena melihat kecantikan Sasa yang di atas rata rata.


" hmm....apakah kian baik baik saja ?"tanya sasa memecahkan lamunan mereka saat ini sehingga menarik mereka ke dunia nyata .


" ah....kami baik baik saja nona " balas Erik tapi masih belum sadar jika hidungnya sudah berdarah.


" Jika kalian baik baik saja kenapa sekarang ada darah di hidung kalian dan dari tadi tidak berhenti keluar ,tautnya kalin akan kehabisan darah "ucap Sasa membuat mereka reflek memegang hidung mereka masing masing dan benar saja hidung mereka mengeluarkan darah dan tdiak mau berhenti.


" Apakah kalian yakin baik baik saja " tanya sasa sekali lagi karena khawatir.Dia sudah menduga akan hal ini jika membuka topengnya tapi yang dia tidak mengerti kenapa darah mereka keluar tidak mau berhenti setelah mereka sadar dari lamunannya karena biasanya orang orang yang melihat wajahnya dan abang abangnya akan berhenti jika sudah sadar dari shok mereka.


" i...iya no..nona ..ka..kami b..baik baik saja " balas joko.


" Kalian jaga rahasia ini yaa,hanya kaliaan yang taahu siapa saya di balik topeng ini " jelas sasa enuh dengan tekanan.


" baik nona kami mengerti "balas mereka serentak karena mereka merasakan aura gadis di depannya tidak biasa.


" ah ya satu lagi sebelum saya pulang ,saya mau tanya apakah tuan erik punya kenalan yang menjual hunian yang jauh dari pemukimna warga dan mungkin villa ,saya butuh hunian yang sangat besar yang jauh dari pemukiman warga ataubisa saja yang dekat dengan hutan juga boleh tuan erik " tanya sasa panjang lebar.


" Akan saya carikan nona dan apakah saya boleh minta nomer ponsel anda nona ?"tanya Erik.

__ADS_1


" ah ini tuan erik" ucap sasa sambil memberikan nomer ponselnya .dan sasa segera mendekat kearah Joko.


" Paman jo boleh inta no rekeningnya paman "ucaap sasa .


" Ma...maaf nona buat apa ya ?"tanya JO bingung dan gugup karena melihat kecantikan gadis di depannya saat ini.


" Tidak ada ,buruan paman ,aku mau pulang" balas sasa.


Dan Joko segera memberikan no rekening yang di minta oleh Sasa.


Ting


Terdengar suara notifikasi dari pnsel Joko dan segera melihat pesan yang dia terima ,Joko terkejut elihat notifikasi dari bank jika dia menerima transferan sejumlah uanga yang sangat banyak menurut joko.


" No..nona..ini..banyak sekali nona "ucap Joko terdengar bergetar karena melihat jumlah uang yang di kirim oleh sasa.


" Tidak paman itu sebagai ucapan terimakasih ku kepada paman yang tadi sudah mau membantuku selama acara lelang " jelas sasa .


" Ya sudah saya undur diri dulu dan tuan erik saya tunggu kabar dari anda besok " lanjut sasa dan segera memakai topengnya lagi dan segera berlalu dari ruangan itu.


Tak butuh waktu lama sasa sudah sampai tak jauh dari mansion Starlite dia segera memasukkan lagi motornya dan segera berlari menuju rumahnya dan segera melompat di dinding pagar yang sangat tinggi dan melompat lagi ke arah balkon kamarnya karena di saat dia keluar tidak ada ynag tahu jika dia sedang bersenang senang tadi dan menghasilkan banyak uang.


" Ah...lelahnya hari ini,aku harus segera melaknsakansemua rencana yang sudah aku susun dengan sangta rapi jangan samapi terlewatkaan sedikitpun dan terjadi kesalahan " gumam sasa.


" Mending aku tidur saja sudah ngantuk sekali dan ini mata tadi di sana baik baik saja kenapa ketika masuk kamar ini mata tinggal 5 watt saja tidak bisa di ajak kompromi nih mata kenapa berat banget ya ,padah aku ingin melihat liontin itu apakah masih sama seperti dulu " batin sasa ,dan segera dia berbesih dan ganti pakaian yang lebih nyaman untuk dia pakai .


Sasa segera menuju ranjangnya dan pergi ke alam mimpi karena sudah merasa sangat ngantuk tidak menunggu lama ,sasa sudah tidur dengan sangat halus .


Waktu berjalan dengan sangat cepat dan sang mentari sayup sayup menyapa semua ciptaan Tuhan untuk memulai kegiatan mereka masing masing di pagi hari ini,tapi tidak dengan satu orang yang masih betah dengan dunia mimpinya dan masih nyaman di daalam selimut tebalnya .


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


Suara pintu di ketuk begituk nyaring tapi masih saja tidak membuat sang penghuni kamar untuk bangun .


Tok


Tok


Tok


LAgi lagi suara pintu di ketuk taapi masih tidak ada sahutan dari dalam kamar.Sedangkan di luar kamar Sasa saat ini.


" Aish...ini anak kemana sih....dari tadi di bangunin gak bangun bangun,tumben tumbennya dia gak bangun dengar suara berisik " ucap Jojo.


" Ada apa jo ?'tanya Hardi.


" eh,,,pagi yah,,ini adek di bangunin gak bangun bangun yah sudah jo ketuk dari tadi gak bangun ,tapi kok tumben ya yah adek gak bisa di bangunin apa dia sedang sakit yah ?'tnaya Jojo.


" hmmm...mungkin adek kamu capek kali jo,biarkan saja adek kamu istirahat tidak usah khawatir ,adek kamu baik baik saja " balas Hardi.


" Ya sudah yah kalau begitu kita sarapan saja dulu kalau adek gak bnagun "ajak Jojo.


Sedangkan Hardi hanya melirik pintu kamar sang putri,HArdi tidak khawatir kepada putrinya karena ketika sasa baru pulang Hardi juga belum tidur dan dia melihat jika putrinya melompat lompat sampai ke balkon kamarnya ,Hardi terkejut melihat keahlian putrinya sejak kapan putrinya bisa melakukan hal seperti itu,tapi dia tidak ingin menanyaka akan hal itu ,dia hanya menunggu putrinya bercerita dengna sendirinya jadi dia hanya bisa menunggu kterbkaan sang putri saat ini.


Mereka segera menuju ke ruang makan saat ini sudah ada semua penghuni mansion kecuali Marsha.


" pagi yah " sapa mereka yang sudah berada di meja makan.


" PAgi nak "

__ADS_1


" Yuk kita langsung sarapan saja ,sepertinya adek kalian masih istirahat jadi kita sarapan terlebih dahulu " lanjut Hardi.


" Baik yah " jawab mereka tanpa bertanya banyak lagi kenapa sang adek tidak bisa ikut sarapan bersama .


__ADS_2