
Hai Kenalin Nama Aku Adalah, Elmeira Arihanna Jennaira Brisha Azzahra Lainufar, Biasa di panggil Meira Atau Naira, Brisha, Bisa juga Hanna, Sering Meira ya banyak yang memanggilku dengan nama itu, Aku adalah putri bungsu Keluarga Lainufar, Kini aku yang masih Menempuh studi di universitas di kota ini,Meira terkenal Cuek, Dingin, Pendiam, Tegas, Usil, Cerewet dan masih banyak lagi, Tapi aslinya dia sangat baik, Ya aku mahasiswi semester 5, Berapa usiaku? ya usiaku masih 20 tahun, Tapi jangan salah usiaku segitu,Aku sudah mempunyai Bisnis loh, bukan bisnis keluarga melainkan bisnis sendiri, Aku adalah CEO muda, PT. EA Groups dan EA COMPANY, Siapa yang tidak mengenalnya, Tapi sayangnya Banyak yang tidak tau siapa CEO nya karena aku jarang sekali ke kantor, Menjadi Anak bungsu? Dimanja? tentunya sangat dimanja, Bahkan apapun selalu aku dianggap sebagai anak kecil, tapi aku tidak patah semangat,aku selalu mencoba untuk mandiri, Namun Kenyataannya Salah Aku yang tak pernah dianggap oleh keluarga, yang penghargaan ku tak pernah mereka hargai, Mereka menganggap aku terlalu lemah hanya bisa bersembunyi di balik mereka, hanya bisa mengandalkan saja, Prestasi ku yang kuraih nyatanya tidak pernah membanggakan, Hingga aku bisa sekarang,Lalu bagaimana aku harus hidup dirumah ini jika keluargaku sendiri selalu menyalahkan aku, Apa-apa yang aku lakukan salah, Mereka seolah-olah sangat benar, Oke kita lanjutkan di Abang aku yuk.
Guys disini aku mempunyai satu Abang aja ya, Kalau dua Abang mungkin akan seru ya kan.
Andra Bagus Yuda Lainufar, Ya dia adalah Abang dari Elmeira, Putra sulung Tara Lainufar dan Vio Ariska, Andra sendiri berusia 28 tahun, beda 8 tahun dengan adiknya, Andra sangat menyayangi Adiknya, Memang betul ia bahkan menjadi pelindungnya, Menyayangi adiknya setulusnya, Andra ini sudah menikah ya dengan Ratu Alfianita, Mereka sudah memiliki 1 putri bernama Elok Putri Andra Bagus,Dia berusia 3 tahun, Andra dan Ratu memang menikah sudah 3 tahun, Lalu sebulan pernikahan mereka dikaruniai seorang putri.
Di Rumah Lainufar..
"Meira, Bangun nak Kamu itu perempuan kok bangun Siang sekali..!" Kata Mama Vio
Elmeira pun terkejut karena mamanya tiba-tiba memasuki kamarnya,lalu menyibakkan Gordennya, Sinar matahari pun memasuki kamarnya membuat Elmeira silau.
Elmeira segera bangun, Pasti salah lagi yang ia lakukan padahal ini masih pukul 06.30 kenapa mamanya terus saja membangunkan dirinya, Padahal kuliahnya saja pukul 10.30.
"Ma Meira ngantuk, Lagian masih lama kuliahnya" Kata Elmeira
"Mau jadi apa kamu nak, Kamu kalau udah nikah bangun siang dimarahin mertua kamu nak, ayo bantu mama, sekarang!!" Kata Mama Vio
"Tapi kak ada kak Ratu ma, Boleh Meira istirahat aja" Kata Elmeira
"Kalau dibilangin mama gak pernah dengerin ya!" Kata Mama Vio
Mama Vio pun meninggalkan Elmeira yang masih menatap kepergiannya, Elmeira segera beranjak bangun,ia segera mencuci muka dan gosok gigi lalu turun kebawah.
__ADS_1
Elmeira turun, sedangkan di dapur sudah ada kak Ratu, untuk apa dirinya,Jika bertiga kumpul Elmeira lah yang tak dianggap padahal Elmira adalah putri kandungnya.
"Ada yang Bisa Elmeira bantu" Tanya Elmeira
Kak ratu tersenyum sinis kearahnya, Apa inikah yang dinamakan persaingan antar ipar, Apa salahnya dia bertanya, dia tahu dia tidak bisa apa-apa.
"Baiklah Jika tidak ada, Meira menyapu aja" Kata Elmeira
"Nyapu aja kamu gak bersih" Kata Mama Vio
"Lalu Meira harus apa ma, Disini sudah kak ratu yang membantu mama" kata Elmeira
Gini selalu disalahkan, dianggap yang tidak bisa melakukan apapun, Jujur saja Elmeira Tidak betah dirumahnya sendiri, Ingin sekali pergi dari rumah ini.
"Ya Allah, Jika kau pertemukan hamba dengan jodoh hamba, maka hamba siap untuk dinikahinya, walaupun kami tidak saling cinta" Kata Elmeira Dalam Hati
Setelah selesai Elmeira berpamitan ke Atas, Untuk mandi dan datang lebih awal ke kampus, Untuk sarapan dia bisa sarapan bersama sahabatnya, Alika dan Farah, mereka Sahabatan mulai Dari SMP hingga sekarang Semester 5 Mereka selalu bersama.
"Mama Meira berangkat, Assalamualaikum " Kata Elmeira
Tak lupa ia membawa mobil yang ia beli dengan uangnya sendiri, Mama sedang asik dengan kak ratu hingga mengabaikannya,oke sudah biasa mungkin lebih baik pergi saja.
Diperjalanan Elmeira Melihat seorang Pria berkacamata hitam dan mengenakan Jas, Tentunya ia bergumam bahwa pria itu sangat kerena, Hingga membuatnya tidak fokus menyetir mobil, Sesampainya di kampus ia langsung masuk ke kelas, ternyata dua sahabatnya sudah stay, mereka memang berjanji untuk selalu bersama.
__ADS_1
"Aku capek dirumah selalu dianggap salah" Kata Elmeira
"Sabar dong, Masak kamu gak semangat,yakin semua bisa" Kata Alika
Elmeira Adalah Ketua BEM di kampusnya, Hingga waktunya untuk rapat dan terus rapat, ia sibuk berorganisasi hingga lupa mencari pacar, memang itu pilihan Elmeira,ia ingin di sibukkan daripada dirumah ia selalu tidak dianggap.
Datanglah Si Abyan Kiano Praditia, Dia adalah Wakil Ketua BEM, Si Aby memang yang selalu mendukung Elmeira agar tetap semangat dan Maju, Bahkan dia yakin bahwa Elmeira bisa.
"Cewek-cewek pada ngerumpi" kata Abyan
"Si Aby selalu Semangat ya, Kalian gak mau bolos" Tanya Alika
"Maksudnya bolos apa ya Alika" Kata Farah
"Jangan sesat, Kita semester 5 habis ini Kita Magang" Kata Elmeira
"Kalau Magang kita sekelompok aja, Sama Si Fano" Kata Abyan
"Boleh By, kalau 5 orang ya" Kata Elmeira
Abyan apakah dia menyukai Elmeira, Tidak tau bagaimana apakah ada perasaan atau tidak, Tapi Abyan selalu ada jika Elmeira bersedih, Dia penyemangat, Jika memang ada perasaan mungkinkah sahabatnya Elmeira akan mendukungnya.
Abyan ya dia menyukai Sosok Elmira, Elmeira yang cuek galak dan tegas pemberani, Baginya itu menarik perhatiannya, Dulu Mungkin Elmeira tidak sekuat sekarang,jIka bukan karena Support dari Kami.
__ADS_1
Memang Semua Perlu bangkit, Perlu membuktikan bahwa kita bisa, ya sekarang yang sudah Elmeira buktikan, Tiada Elmeira Dulu yang cengeng dan takut, sekarang Elmeira Kuat dan tidak takut oleh siapapun,dia membela kebenaran, mengutamakan kepentingan bersama, Banyak yang sangat kagum dengan Sosok Elmeira di kampus ini, Bahkan sering menjadi Narasumber di Seminar.
Itu memang yang Elmeira harapkan, Walaupun dia tergolong kalangan yang sangat berada, Dia tidak malu untuk bergaul dengan tidak golongannya, Elmeira menerima siapapun yang mau jadi temannya,tak pernah memandang dari golongan manapun,bagi Elmeira itu sama, Besok Elmeira di undang Ke SMA elit dikota ini, Ya SMA Elmeira dulu untuk menjadi Memotivasi Adik-adiknya,dan Menjadi Narasumber, Ketika dia mendapatkan Undangan ia selalu sempatkan untuk bisa hadir, Karena ia ingin membagi Ilmunya, walaupun dirumah ia terlihat Rapuh,tapi diluar rumah ia harus tegas, semangat,dan percaya diri.