Kejelasan

Kejelasan
Cantik


__ADS_3

Setelah Kejadian Di Mall, Aiden Masih saja terus mendiamkannya, hingga kini UTS nya selesai, Tapi Apakah Tau walaupun Aiden mendiamkannya Jatahnya tetap berjalan Lancar, Semangat bukan soal jatah.


"Sampai Kapan Kak, Ini udah 7 Hari" kata Elmeira


"Salah sendiri kenapa kamu terlalu ikut campur" Kata Aiden


"Jika posisiku salah, Aku minta maaf kak, gak seharusnya ganggu kalian" Kata Elmeira


"Kalau kamu sadar, kenapa masih aja" Kata Aiden


"Kak aku istrimu, istri mana yang sanggup melihat suaminya berduaan dengan perempuan lain, walaupun di kata kita menikah bukan karena cinta, Tapi tolonglah hargai aku kak" Kata Elmeira


"Kalau kamu tau gini, kenapa masih menyuruh saya Menikahi kamu" Kata Aiden


"Aku udah nyuruh kak Aiden buat berhenti, kenapa kak Aiden Melanjutkannya, Kak aku gak minta apapun dari kak Aiden, aku cuma minta hargai aku sebagai istri kak " Kata Elmeira


Elmeira mulai saat itu dia juga perang dingin dengan Aiden, Mereka sekamar namun saling diam saja, Tidak ada percakapan, Sunyi kamar ini ketika dua pemiliknya menjadi diam seperti ini.


"Saya minta maaf, Saya salah tapi saya berterimakasih" kata Aiden


"Aku tau cintanya kakak buat Feli, bukan buat aku, Aku sadar kak, Feli dia segalanya Good looking, cantik juga idaman lah" Kata Elmeira


"El Jangan seperti itu, lupakan semua kita mulai dari awal" Kata Aiden


"Apa kak Aiden bisa, Jika Aiden mengulanginya bagaimana " Kata Elmeira


"Kita menikah bukan, untuk harmonis di depan orang tua, Saya berharap segera hadirnya anak di pernikahan kita" Kata Aiden


"Apa gak kasihan kak, Jika anak hadir kita masih belum saling mencintai " Kata Elmeira


"Berusahalah untuk saling mencintai " Kata Aiden


Kini Mereka balikan, Tidak perang dingin lagi, Tapi Feli tidak tinggal diam, ia mengirim seorang perempuan kerumah Aiden untuk mengaku bahwa dirinya hamil, Elmeira yang mendengar ketukan pintu pun bingung, ia segera membukanya betapa kagetnya Elmeira menatap Perempuan Yang perutnya membuncit sepertinya hamil 4 bulan.


"Maaf anda mencari siapa" Tanya Elmeira


"Apakah Aiden ada" Tanya Lusi


"Ada urusan apa Mencari suami saya" Kata Elmeira


"Apa kamu tidak melihatnya,ini anak kami" Kata Lusi


Elmeira sungguh tidak bisa berkata-kata lagi, kecewa pastinya mengapa Aiden seperti ini, lalu apa gunanya mereka menikah jika Aiden sudah mempunyai anak dari wanita lain.


"El siapa yang datang" Kata Aiden


"Dia siapa mas" Tanya Elmeira


"Hai sayang, Kenapa gak pernah mengunjungi aku sih, lihatlah kehamilanku sudah memasuki 4 bulan" Kata Lusi


"Apa? Kau gila heh saya tidak menyentuh perempuan manapun kecuali istri saya" Kata Aiden


Elmeira mundur satu langkah, Matanya sudah berkaca-kaca, Apa artinya apakah ia harus berpisah dengan Suaminya, Mama tari yang melihatnya pun geram.


"Laki-laki gak punya malu, Bisa-bisanya seperti itu hah" Kata Mama Tari


"Mama salah Paham ma, Aku gak kenal sama dia" Kata Aiden


"Gak kenal tapi bisa hamil, kamu kira kami bodoh Aiden" Kata Mama Tari


"Tante bagaimana nasib anak aku, dia butuh ayahnya tapi ayahnya mementingkan perempuan lain" Kata Lusi


Elmeira yang mendengar perempuan lain emosinya pun memuncak, Apa itu sindiran untuknya, Gak salah? jika salah mending gak kenal dengan Aiden.


"Kalau Lo merusak pernikahan gue, jangan harap Hidup Lo tenang" Kata Aiden

__ADS_1


Aiden menghubungi Sekretarisnya Alias Sahabatnya,ia meminta agar Menyelidiki tentang Lusi.


"Siapa namamu" Kata Mama Tari


"Lusiana Alhana" Kata Lusiana


"Cari Tau tentang orang yang bernama LUSIANA ALHANA, SE detailnya karena dia berani merusak pernikahan gue, gue tunggu kabarnya " Kata Aiden


Lusi semakin takut mendengarnya, bagaimana jika benar, Aiden memang terlihat sangat kejam, jika iya habis lah hidupnya.


"Sayang aku pamit ya" Kata Lusi


Setelah kepergian Lusi, Aiden menatap Istrinya yang sudah menangis begitu saja, ia tau perasaan istrinya, Ia pun mendekatinya dan memeluknya,Tapi Elmeira menolaknya.


"Jangan sentuh aku kak" Kata Elmeira


"Percayalah denganku,tiada perempuan lain selain kamu yang aku sentuh El, aku bukan laki-laki seperti itu" Kata Aiden


Elmeira Senang panggilan Saya digantikan dengan Aku, Tapi soal barusan membuatnya semakin tidak mood lagi.


"El Aku akan membuktikannya, Jangan Nangis jangan takut, Aku tetap milikmu dan percayalah tiada perempuan lain selain kamu" Kata Aiden


Aiden menghapus air mata istrinya,jujur saja Hati Aiden sakit melihat istrinya menangis, kenapa ia tidak menyukainya.


"Mama gak pernah ngajarin kamu seperti ini Aiden,dimana tanggungjawab mu" Kata Mama Tari


"Besok mama Lihat Buktinya, bahwa Aiden bersalah atau tidak" Kata Aiden


Elmeira langsung pergi ke kamarnya, Aiden langsung menyusulnya, Elmeira menatap Langit di balkon, Aiden langsung memeluknya dari belakang, membuat Elmeira terkejut dengan pelukan tiba-tiba.


"Lepas kak, Jangan menyentuhku aku gak mau" Kata Elmeira


"Bibirmu menolaknya tapi badanmu menginginkannya setuhanku" Kata Aiden


"Kak lepasin, dilihat orang lewat tuh" Kata Elmeira


Aiden semakin mengeratkan pelukannya,ia menenggelamkan wajahnya di bahu Istrinya,Tentu saj Elmeira merasa geli karena hembusan nafas Aiden.


"El Aku menginginkan ayo agar cepat jadi" Kata Aiden


Pada Akhirnya Elmeira memberikan Hak Aiden, Belum satu bulan pernikahannya Tapi Jatah Aiden lancar sekali, Mungkin secepatnya Aiden junior akan hadir.


Elmeira kelelahan, Aiden mencium keningnya lalu memeluknya lagi, Berapa kali Aiden memeluknya ia memang jika tidur memeluk Elmeira, sudah menjadi kebiasaan bagi Aiden memeluk istrinya.


"Kak Aiden, Jangan terlalu erat sulit nafasnya" Kata Elmeira


Aiden mengecup bibir Elmeira,Bukan Hanya kecupan namun ciuman lagi dan lagi, membuat Elmeira semakin tertantang untuk membalas ciuman suaminya.


Sering kali seperti ini, Aiden tiba-tiba mengecupnya, memeluknya, menggendongnya, Mengajaknya mandi bersama,tentu saja bukan hanya mandi saja, namu banyak hal yang dilakukannya.


Pagi Harinya mereka bangun,Sampai lupa bahwa mereka semalam belum makan, Elmeira segera melepaskan pelukannya,tapi Aiden malah memeluknya lebih erat, padahal sekarang hari Senin,ia harus kuliah dan aiden harus kerja bukan.


"Mandi yuk mas bersama" Kata Elmeira


Dan benar saja Aiden langsung bangun, lagi-lagi kecupan manis di bibir yang berikan, Mencium keningnya, Memang Aiden ya menyebalkan.


"Cantik banget ya, walaupun tanpa make up" Kata Aiden


"Jangan memujiku terus-menerus" Kata Elmeira


"Masuk jam berapa" tanya Aiden


"Jam 8 sampai jam 10 aja kak" kata Elmeira


Karena hari ini Aiden akan mengajar di kelas Elmeira,ya ia adalah dosen baru, bagaimana nantinya jika istrinya terkejut, apakah akan menyangka bahwa suaminya akan mengawasinya terus-menerus, Tenang saja pasti Elmeira akan berwaspada agar Penikahannya tidak diketahui teman kampusnya.

__ADS_1


Kini ketika mereka sudah selesai bersiap-siap,mereka berangkat bersama, Untuk pertama kalinya mereka berangkat bareng, Sampai di kampus Aiden segera memakirkan mobilnya, Elmeira bingung kenapa Aiden ikut turun.


"Kenapa turun kak" Tanya Elmeira


"Ada urusan sebentar, masuklah kedalam kelas" Kata Aiden


Tak lupa ia menyalimi tangan suaminya,lalu ia pamit masuk ke kelas, Aiden langsung menuju Fakultas, ini hari pertamanya sebagai dosen dan berangkat bersama sang istri tercintanya.


Setelah di Kelas Mereka semua menunggu dosen yang datang, Betapa Terkejut Ketika menatap Wajah Tampan suaminya, Elmeira bingung kenapa Aiden memasuki kelasnya, begitupun Dengan Abyan yang turut bingung akan kehadiran Abangnya.


"Selamat Pagi semuanya" kata Aiden


"Abang Lo ngapain disini" Kata Elmeira


"Abang gue suami Lo kan" Kata Abyan


"Ya tapi ngapain disini" Kata Elmeira


Elmeira tetap fokus pada Aiden, walaupun mereka disini Statusnya adalah Suami-istri,tapi Bagaimanapun dosen dan Mahasiswi.


"Kalian sudah pada tau saya kan" Tanya Aiden


"Ya tau lah Lo kan suami gue" Kata Elmeira


Dan itupun di dengar Oleh Farah dan Alika, ya Farah dan Alika mengetahui bahwa yang di depannya ini adalah suami sahabatnya,siapa yang tidak mengenal Aiden, pria tampan yang gagah itu.


"Bapak Vokalisnya Band Kiel" Tanya Anggita


"Jadi bapak disini dosen" Tanya Ratna


"Demi apa dosen kita anak band" Kata Fira


"Duh mimpi gak sih ketemu cowok cakep" Kata Lia


Begitupun Kata Para mahasiswi yang kagum atas ketampanan Aiden, sedangkan Abyan dan Elmeira hanya saling menatap satu sama lain, Mana bisa berkutik jika Aiden menjadi dosen disini, Aiden menatap keduanya yang terlihat Bingung atas kedatangannya.


"Oke, Memang saya Anak band, pada tau kan, Nama saya Aiden Daffarel, Saya disini sebagai Dosen Birokrasi Dan Governansi Publik" Kata Aiden


"Seriusan, Pak Yono kemana pak" Tanya Gio


"Pak Yono Pensiun, Jadi digantikan saya" Kata Aiden


"Kalau dosennya Pak Aiden ya saya semangat" Kata Elisa


"Iya ya Vitamin C banget " Kata Hera


"Btw bapak udah nikah" Tanya Diana


Aiden menatap Istrinya,dan Kini tatapan mereka bertemu, Elmeira yang ditatap seperti itu pun langsung mengalihkan pandangannya.


"Sudah saya sudah menikah, Seminggu yang lalu" Kata Aiden


"Wow pengantin baru, beruntung istrinya ya pak" Kata Tio


"Mungkin Memang beruntung tapi doakan ya agar saya dan istri langgeng terus" Kata Aiden


"Btw istri bapak pasti wanita karir " Tanya Sinta


"Yang saya Tau istri saya Masih kuliah, sama Semester 5 seperti kalian, tapi Dia seorang CEO, Dia menurut saya adalah istri yang hebat, yang selalu sabar menghadapi saya walaupun dia ada masalah tersendiri yang tidak pernah dia ceritakan " Kata Aiden


Apa kata-kata Aiden menyindirnya,Apa masalah yang tidak ia ketahui,OMG sangat begitu ya Aiden.


"Istri bapak wanita hebat ya" Kata Zia


"Luar biasa hebat seperti mama saya" Kata Aiden

__ADS_1


Elmeira tentunya salah tingkah karena dipuji mendadak oleh Aiden, bisa saja ya seperti itu.


__ADS_2