
Kini Pernikahan Aiden Dan Elmeira Akan dilaksanakan Beberapa Jam lagi, Aiden mengundang seluruh temannya mengapa agar mereka mengetahui Siapa Elmeira dan Begitupula Elmeira dia mengundang seluruh temannya juga.
Kedua keluarga juga mengundang Rekan Bisnis, Pernikahan Ini dilaksanakan pada Hari ini dikarena Mumpung Feli ada di luar negeri, Dirinya tak akan tau bahwa Pernikahan Mewah ini adalah pernikahan kekasihnya dengan perempuan lain.
Akad Nikah Akan Segera Dilaksanakan, Aiden tentunya Ia sangat gugup, Walaupun Ia tau menikahi Elmeira hanya untuk menolong Wanita itu, Tapi baginya Pernikahan ini akan menjadi Satu Untuk Selamanya.
Jika bisa memilih ia akan menikah dengan Feli, Walaupun Sekarang Adalah Elmeira, Tapi Ia harus Bahagia Dengan Pernikahan Ini karena bagaimanapun harus meyakinkan kedua keluarga.
Mama Tari menghampiri Putranya yang sebentar lagi akan menikahi perempuan yang ia cintai.
"Aiden" Panggil Mama Tari
"Iya ma" Kata Aiden
"statusmu sebentar lagi berubah nak, kamu bukan sendiri lagi tapi kamu mempunyai istri, jadi mama mohon jaga istri kamu, sayangi kamu seperti kamu menyayangi mama dan Keluarga Kita ya nak, Jangan sampai kamu bertindak kasar ataupun hingga main tangan, jangan sayang, mama gak mau putra mama seperti itu, dan kamu jikalau istri kamu salah kamu ingatkan, jangan kamu marahin dia apalagi kamu marahin dia di depan orang banyak jangan nak, Kamu wajib selalu ada untuk dia nak, terima dia apa adanya, bagaimanapun sifatnya nanti tetaplah dia istri kamu nak, dan semarah apapun kamu sama dia jangan sampai kamu melampiaskan ke dia, Mama ingin putra mama juga menyayangi Istrinya seperti dia menyayangi mamanya dan Keluarganya, Dia sekarang hidupmu sekarang,tugas papanya selesai ketika kamu mengucapkan ijab Kabul nantinya nak, Mama banyak pesan sama kamu, kamu menyakiti hati istri kamu sama aja kamu menyakiti hati mama nak, Bagaimanapun Kita sebentar Lagi akan Jadi keluarga Mama menganggapnya bukan menantu tapi Anak perempuan mama nak" Kata Mama Tari
Aiden Terharu mendengarnya, Ia tau Elmeira sebentar lagi menjadi tanggungjawab, bagaimana jika ia menyakitinya apakah mama akan kecewa dengannya.
"Baik ma, Aiden Akan berusaha membuat Istri Aiden bahagia, Makasih ya ma, Terus bimbing Aiden agar menjadi Anak yang baik sekaligus Suami yang baik ma " Kata Aiden
"Pasti nak, Mama akan selalu ingatkan kamu" Kata Mama Tari
Semakin mendekati Akad Nikah membuat Aiden dan Elmeira menjadi Deg-degan, Kini Elmeira Berada di Ruangan Yang Khusus untuk tempat dimana ia di make up, Ya tempat itu Adalah Aiden yang minta, sekaligus Tanpa sepengetahuan Aiden Mama dan Papa Aiden telah Menyiapkan satu kamar untuk mereka.
Elmeira Haruskah ia bahagia? Atau Haruskah ia menyesal? Jika Bahagia Apakah selamanya bukan sesaat, Pria yang menikahinya bukan pria yang ia cintai, Lalu bagaimana dengan kekasih yang dimiliki Aiden, Apakah Jika nantinya Aiden memilih kekasihnya Elmeira akan Berpisah.
Papa Tara memasuki Ruang Rias Putrinya, Sungguh Cantik Sekali putrinya Mengenakan Kebaya, Papa Tara menghampirinya, Elmeira menatap Papanya Kini Berbeda Elmeira akan bersama suaminya.
"kamu putri Papa satu-satunya, Sebentar lagi status kamu menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu Nantinya Nak, artinya tanggungjawab kamu itu lebih besar nak, dan ingat nak jangan sampai kamu membantah omongan suami kamu, hormati dia, sayangi dia nak Seperti Kamu menyayangi Papa Dan Abangmu, dan jangan kamu menolak perintah suami kamu nak, kamu harus selalu menemani Suami kamu dalam keadaan apapun,mau susah mau senang, kamu harus selalu ada untuk dirinya, Dan dimana suamimu mengajak kamu tinggal kamu harus selalu ikut nak, Doa Papa selalu menyertai Kamu semoga kamu bahagia dengan Aiden Selamanya nak, jangan membantah, dan sekarang tugas mama dan papa akan selesai, sampai nantinya suami kamu mengucapkan ijab Kabul nak, tugas papa berpindah kepada suami kamu, setelah itu suami kamu lah yang berhak atas kamu nak, Papa akan selalu ada kalau kamu nantinya mau curhat sama Papa, walaupun kamu sudah menjadi istri orang,tapi tetaplah kamu putri kecil Papa, Papa akan selalu ada apabila kamu membutuhkan Papa nak, oh ya nak hormati juga Mertuamu karena mereka juga orang tuamu sayang" Kata Papa Tara
Terharu ? Sungguh Iya terharu, Elmeira Memeluk Papanya, Tidak bisa ia bendung kesedihannya, Apalagi Kini Papa yang selalu support dirinya, Beruntung dia memiliki Dua laki-laki yang selalu menjaga dirinya.
Akad Nikah Akan segera dimulai, Aiden ia duduk berhadapan dengan Calon Mertuanya, sungguh ia merasa grogi dan gugup, bagaimana jikalau ia nantinya salah menyebutkan nama, Ini Elmeira Bukan Feli Aiden.
__ADS_1
"Bisa dimulai" Tanya Penghulu
"bisa pak" Kata Papa Tara dan Papa Doddy
Aiden lalu menjabat Tangan Calon mertuanya.
" Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Aiden Alvarendra Cakra Daffarel bin Doddy Jaya dengan anak saya yang bernama Elmeira Arihanna Jennaira Brisha Azzahra Lainufar dengan maskawinnya berupa Uang Tunai Senilai 272 Juta Dan Sebuah Mobil Beserta Rumah Seisinya Dibayar, Tunai.” Kata Tara Lainufar
Aiden Dengan sigap Menjabat Tangan Calon mertuanya lalu mengatakan.
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Elmeira Arihanna Jennaira Brisha Azzahra Lainufar binti Tara Lainufar dengan maskawin tersebut, tunai.” Kata Aiden Daffarel
Aiden mengucapkan Ijab kabul dengan lancar
"Sah" kata Pak Penghulu Beserta Keluarga Dan Tamu undangan.
"Alhamdulillah" Kata Aiden
Elmeira tidak percaya jika kini statusnya sudah berubah menjadi seorang istri,istri dari pria yang baru ia kenal 1 bulan dan langsung menjadi suaminya, Cepat bukan? iya memang cepat karena tidak mau memperlama waktu untuk mencari yang baru.
Ketika Elmeira Datang, Tatapan Mata Aiden tidak lepas darinya, Bahkan Abyan juga menatapnya mereka berdua menatap Elmeira tatapan yang sulung di artikan,banyak pasang mata yang menatap Kehadiran Elmeira.
Elmeira duduk disampingnya, Jika kini statusnya berubah, Wanita yang duduk di disampingnya adalah seorang istrinya yang beberapa menit yang lalu ia nikahi.
"Silahkan Dicium tangan Suaminya mbak, Dan tanda tangan surat-suratnya" Kata Pak Penghulu
Elmeira meraih tangan Aiden, mengapa ada getaran ketika tangannya dan tangan Aiden bersentuhan,ia pun menciumnya, lalu dibalas dengan Kecupan di keningnya.
Setelah selesai mendatangani surat-surat, Aiden segera memasangkan cincin di jari Elmeira, Kini tatapan mereka bertemu pertama kali setelah menjadi suami istri, Dan kalian tau Abyan dia patah hati ketika Akad nikah berlangsung.
"Kenapa gue sakit, kenapa ? seharusnya gue bahagia,Abang gue dan sahabat gue menikah, salah Lo sendiri yang mengenalkan mereka Aby, akhirnya mereka menikah, kenapa Lo waktu itu menolak Elmeira sekarang Lo nyesel, Gue harus apa gue gak sanggup,gue cinta sama Elmeira,tapi kini Elmeira adalah Kakak ipar gue" Kata Abyan
Setelah Acara dan sesi foto berdua maupun foto bersama keluarga telah selesai, Elmeira memasuki Kamar,wow tenyata Kamarnya banyak hiasannya, Memang Kamar ini Khusus untuk Para keluarga Pemilik atau pemiliknya, Aiden pun memasuki kamar yang sama ia menatap Elmeira yang masih duduk di pinggir ranjang.
__ADS_1
"Gak mau Ganti Pakaian,Sana ganti dulu nanti kan kita gantian" Kata Aiden
Kenapa canggung sekarang, Elmeira bingung dengan pria yang baru saja menjadi suaminya ini.
"Iya kak, sebentar lagi aku Ganti kok kak, Hmm Kak Apa Koperku belum datang" Kata Elmeira
Tiba-tiba Handphone Aiden berbunyi, Feli menelfon dirinya Apalagi dengan Video Call, Aiden mengabaikannya, bagaimanapun ini adalah hari pernikahan mereka Aiden tidak mau terlalu mengabaikan istrinya.
"Angkat saja kak, pacar kakak kan nelfon" Kata Elmeira
"Biarlah,saya capek" Kata Aiden
"Kakak mau istirahat" Tanya Elmeira
"Nunggu Koper juga, belum datang" Kata Aiden
Tiba-tiba ketukan kamar, membuat Aiden harus keluar, ternyata Petugas Hotelnya.
"Selamat Malam Pak, Mohon Maaf mengganggu Waktunya,saya hanya ingin mengantarkan koper bapak beserta koper istri bapak, terimakasih" Kata Yuda
"Terimakasih, silahkan kembali, Oh ya tolong antarkan Makanan kemari ya, Jika ada Pizza 1 loyang, Nasi Goreng 2 lengkap dengan toppingnya, Sama Minumnya dan Camilan saya tunggu" Kata Aiden
"Baik pak, dimohon ditunggu ya pak" Kata Yuda
Aiden memasuki kamarnya lagi, ia membawa dua koper, ingin sekali ganti ternyata koper masih berkeliling, Elmeira lapar tapi malu untuk bilang kepada suaminya.
"Sudah saya pesenin makanan, tunggu ya" Kata Aiden
"Makasih kak" Kata Elmeira
20 menit Makanan pun sampai, Elmeira menatap banyaknya Makanan yang banyak, Wajahnya langsung berbinar setelah capek acara seharian.
"Ayo dimakan, mau dilihatin aja" Tanya Aiden
__ADS_1
"Hehehehe nunggu kamu sih kak, boleh aku makan ya" Kata Elmeira
Mereka menikmati makanan yang ada memang enak masakannya