Kejelasan

Kejelasan
Sindiran


__ADS_3

Elmeira memasukkan rumah tepat di pukul 21.30 Wib, Tentunya Pasti banyak pertanyaan yang akan Elmeira dapat, Elmeira pulang malam karena habis rapat, Ada Event yang Akan Kampus adakan jadi otomatis Elmeira turut serta.


Ratu menatap Tajam Ke Arahnya, Elmeira yang ditatap seperti itu pun sangat tidak suka dengannya, Ada apa sebenarnya, Apakah akan melakukan hal bodoh.


"Bagus Ya, Cewek pulang malem kelayapan" Sindir Ratu


Elmeira pun berhenti dan membalikkan badannya menatap Ratu, Untungnya Dia lebih tinggi dari Ratu, Sumpah Elmeira sangat kesal, Bagaimana bisa Ratu menuduhnya.


"Lo Nuduh Gue, Hello kak Ratu gue gak seperti yang Lo kira, Gue habis rapat akan ada Event di kampus, eh Lo Nuduh gak jelas" Kata Elmeira


"Halah Lo banyak alasan, Lo itu gak akan pernah bisa meira, Jangan berharap " Kata Ratu


"Jadi Lo mau bersaing, Hei seharusnya Lo sebagai Seorang Kakak ipar mengayomi adik iparnya juga dong, Jangan malah menuduh kayak gini, Mau sama Abang Gue aja Gamau sama gue" Kata Elmeira


Elmeira pergi meninggalkan Ratu yang masih berdiam diri ditempat,kenapa mau Drama, Dasar Gak jelas juga, Elmeira sudah capek ditambah Drama Ratu.


Keesokan harinya, Elmeira Bangun terlebih dahulu, Ia ingin bicara kepada Papanya, Soal Event yang kampus adakan.


"Papa Maaf Meira bakal telat pulang, karena Elmeira disibukkan oleh Akan adanya Event di kampus" Kata Elmeira


"Oh ya, Bagus dong, Papa yakin kamu bisa butuh batuan apa nak" Tanya Papa Tara


"Kalau sekarang belum pa, Tapi kalau Meira butuh bantuan papa siap kan" Kata Elmeira


"Papa siap buat Putri papa" Kata Papa Tara


Hanya Papa Tara dan Bang Andra yang selalu mendukung, Mama entahlah dia kenapa selalu percaya dengan apa yang dikatakan oleh ratu.


Elmeira bersiap-siap segera turun kebawah,tak lupa dengan Jas Almamater yang ia kenakan,ia sarapan bersama keluarganya, setelah selesai ia membereskan piringnya lalu ia pamit dan segera ke kampus, Lama-lama dirumah membuatnya tidak betah.


Dikampus Ia segera menemui Aby, menurutnya Aby bisa membantu apa yang harapkan.


"By bisa bantuin aku" tanya Elmeira

__ADS_1


"Apa yang bisa aku bantuin buat kamu" Tanya Abyan


"By bantu aku bagaimana caranya aku pergi dari rumah" Kata Elmeira


"Maksud kamu gimana Meira " Tanya Abyan


"Nikahi aku by, dengan cara itu aku bisa keluar dari rumah, Aku dirumah bosen by, Dirumah bukan membuatku tenang semakin membuatku resah, Terutama Mama dan Kak Ratu, By aku mohon" Kata Elmeira


"Meira kita masih kuliah, apakah orang tuamu akan mempercayai aku untuk menjaga kamu, Mana mungkin mereka percaya Meira, aku juga belum mempunyai apa-apa bagaimana aku menghidupi kamu nantinya" Tanya Abyan


"Aku mohon, Soal Makan jangan khawatir by aku udah kerja, Aku mohon by aku cuma butuh keluar dari rumah itu, Aku gak masalah by kita bisa berjuang bareng by dari 0, Aku temani kamu by asal kamu bisa membawaku keluar dari rumahku" kata Elmeira matanya pun sudah berkaca-kaca ketika mengatakannya


Abyan melihat dirinya mengatakannya dengan tulus, Tapi Abyan bisa apa, dirinya belum mempunyai apa-apa bagaimana mau menikahi anak orang, Jika dia sudah sukses tanpa Elmeira minta dia akan menikahi Elmeira secepatnya.


"Tugas seorang Suami menafkahi istrinya bukan sebaliknya,kamu datang ke orang yang salah Elmeira, Kenapa harus aku Meira, Disana banyak laki-laki yang segalanya yang lebih mapan dan tepat dibanding aku" Kata Abyan


Raut wajah Elmeira langsung berubah, Ia Cemberut kini kepada siapa ia harus meminta bantuan, Jika Abyan tidak mau membantunya lalu, Apakah Dengan Randy.


"Hei jangan sedih, Aku pasti membantumu tapi bukan denganku dengan Abangku " Kata Abyan


"Kamu serius Aby, Abang siapa Aby " Tanya Elmeira


"Serius, setelah Rapat ikutlah pulang denganku, Akan aku Perkenalkan kamu dengannya " Kata Abyan


Elmeira Memeluknya, Bukan Abyan menolaknya tapi Abyan belum siap, apakah nantinya Orang Tua Elmeira akan mempercayakan putrinya kepada Abyan, Mereka masih menempuh pendidikan,jika Elmeira bersama Abangnya itu hal yang bagus.


"Meira Mama sudah menanyakan Calon istri Abang aku, tapi Ya tau sendiri Abang aku cuek aja tidak menjawabnya,Jadi ini kesempatan" Kata Abyan


"Apa kamu yakin,Abang kamu mau membantuku " Hanya Elmeira


"Kemungkinan iya, Jika kamu bisa menghadapi sifatnya sih" Kata Abyan


"OMG seperti apa abangmu itu Aby, Aby besok saja aku kerumahmu masak tanpa dandan aku kesana gimana sih kamu" Kata Elmeira

__ADS_1


"Oke beb, silahkan dandan yang cantik agar Abang aku terpesona ya" kata Abyan


Sedangkan Di Cafe mawara coffe


Duduklah seorang Laki-laki yang sedang bersama Kekasihnya, Mereka sudah berpacaran lama ya ada kalau 5 tahunan,Ini kesannya Elmeira yang akan merebutnya atau bagaimana ya.


"Kamu kapan sih mau ngenalin aku ke orang tuamu" Kata Feli


Tiada jawaban laki-laki itu hanya menatap tajam Kearah Feli, kenapa harus pertanyaan ini lagi, sedangkan Dirumah mamanya juga menginginkan dia untuk menikah dan segera membawa calonnya.


"Kenapa diam kamu gak pernah serius, kamu cuma main-main apa arti hubungan kita yang sudah 5 tahun" Kata Feli


"Jika kamu ingin menjadi istriku, bersabarlah,aku menunggu waktu yang tepat" Kata Pria tersebut


"Sampai kapan, berikan aku kepastian setidaknya" Kata Feli


Kini Elmeira juga berada di Mawara Coffe, setelah Rapat dia kemari, ingin membeli beberapa Snack, ya Snack disini enak, Tanpa disangka dia mendengarkan telfon seseorang, Pria yang waktu lalu memakai jas dan kacamata hitam kan, dia pria itu OMG, Ketika Elmeira terus menatapnya ternyata dia bersama seorang wanita, lalu mereka berantem dan wanita itu meninggalkan mereka.


"Hai kak, Boleh duduk" Kata Elmeira


Oke tatapan matanya Membuat Elmeira terpana, Pria itu hanya mengangguk namun fokus dengan handphone miliknya.


"Kak tadi saya mendengar pembicaraan kakak Ditelfon, maaf ya kak Saya lancang bagaimana jika saya menawarkan menjadi istri kakak, kebetulan saya butuh bantuan kak" Kata Elmeira


"Bantuan apa yang kamu maksud" Tanya Pria itu


"Bantuan untuk menikahi ku kak, Jika kakak berkenan " Kata Elmeira


"Kau wanita gila, Apa kau tidak malu seperti ini" Kata Pria itu


"Jika bukan karena sebuah alasan kak, Saya tidak akan seperti ini" Kata Elmeira


Elmeira menundukkan kepalanya, Jujur saja ia bingung Abyan tidak mau, pria di depannya juga tidak mau, bagaimana selanjutnya apakah dia bisa secepatnya keluar dari rumah ini, Jika iya tolonglah siapapun dia segera lamar Elmeira agar orang tuanya percaya.

__ADS_1


__ADS_2