
Sesampainya Dirumah Elmeira Segera mengajak Aiden untuk memasuki Rumahnya, Kenapa tiba-tiba mereka ada di ruang tamu, Elmeira melirik Aiden yang biasa aja dan sangat dingin Sepertinya.
"Assalamualaikum, Meira pulang" Kata Elmeira
"Assalamualaikum Om Tante" Kata Aiden
Ratu dan Mama yang langsung terpusat kepada mereka berdua, sedangkan Papa dan Abang mereka bertanya siapa Laki-laki yang dengan dirinya.
"Oh ya Pa ma, kenalin ini Kak Aiden Pacarnya Meira" Kata Elmeira
"Selamat Sore Om Tante, saya Aiden pacar Elmeira salam kenal om Tante" Kata Aiden
Ratu sungguh tidak percaya dengan adik iparnya mana mungkin dia mempunyai pacar, mungkinkah hanya sandiwara semata.
"Sudah berapa lama pacaran" Tanya Papa Tara
"Sudah Ada 6 bulan om, kedatangan saya kemari seminggu lagi saya akan membawa keluarga saya untuk melamar Elmeira menjadi istri saya" Kata Aiden
"Apa yang kamu maksud, Kamu yakin dengan putri saya yang tidak bisa apa-apa ini" Kata Mama Vio
"Bentar, Lo seorang Vokalis kan, Lo artis yakin mau sama Elmeira " Kata Ratu
"Mau makan apa kamu jika nikah sama Meira, dia tidak bisa masak, mending cari aja ya se frekuensi, Tinggalin Elmira, Emang kamu bisa menghidupi anak saya" Tanya Mama Vio
"Mama Cukup, Jangan katakan apapun dia tamu seharusnya mama sopan" Kata Andra
"Sebelumnya Maaf Tante jika itu saya bisa menjaminnya, saya bisa menafkahi putri Tante dengan layak" Kata Aiden
"Mama gak setuju " Kata Mama Vio
"Mama diam jangan bicara, Oke nak Om setuju om tunggu kedatangan orang tuamu " Kata Papa Tara
"Baik om, cukup saya izin pulang, Ra aku pulang " Kata Aiden
Aiden Berpamitan Elmira langsung menyusulnya masuk ke dalam mobil, keterlaluan sekali Mama dan Ratu gila ya bisa-bisanya bicara seperti itu.
"Kak Maafkan perkataan mama" Kata Elmeira
"Sudah biasa" Kata Aiden
"Kak Jika kakak tidak mau melanjutkannya gpp kok, Biar aku pikirkan bagaimana caranya bisa keluar dari rumah itu tanpa harus menikah dengan kakak,maaf kak gak seharusnya aku melibatkan kakak dalam hal ini" Kata Elmeira
"Apa maksud kamu saya akan mundur begitu saja, Tidak akan kita akan hadapi bersama, Genggam tanganku untuk kita melangkah bersama Ra" Kata Aiden
" Tapi kak, Aku gak mau terlalu jauh kak" Kata Elmeira
Elmeira menundukkan kepalanya sudah berkaca-kaca ketika mengatakannya, bagaimana lagi Mama keterlaluan.
__ADS_1
"Angkat kepalamu Ra, jangan menundukkan kepala saat di depanku, saya gak suka, Dimana Elmira si ketua BEM yang terkenal Galak dan Tegas, Dimana saat dia memarahi Anggotanya saat ada kekeliruan sedikit, Ra jangan cengeng ada saya, saya akan bertanggungjawab sepenuhnya atas kamu, tunggu waktu yang tepat" Kata Aiden
"Kak, Aku juga perempuan aku bisa aja cengeng kapanpun, Aku tidak sekuat yang kak Aiden lihat, aku rapuh kak, dirumah kehadiranku tidak selalu dianggap " Kata Elmeira
"Semangat ya, butuh apa-apa hubungi saya, Nomer saya sudah di hp kamu" Kata Aiden
"Hah, Jadi kakak beri aku nomor" kata Elmeira
"Iya hubungi saya kapanpun,saya pamit ya, Istirahatlah " Kata Aiden
"Hati-hati Kak, Maaf ya kak" Kata Elmeira
Setelah kepergian Aiden Elmira tetap berdiri disana, ternyata Aiden tidak se menakutkan itu, Dia bisa sabar juga ternyata,kenapa ? seharusnya dia marah karena perkataan mama seperti itu.
Elmeira Memasuki Rumahnya, Jujur saja kesal saat ini, Ratu masih tersenyum sinis kearahnya.
"Mama Lain kali jika Kak Aiden kemari jangan seperti itu Ma, jangan mengatakan perkataan yang seolah-olah mama menghina kak Aiden, Ma Meira telah memilih Kak Aiden untuk Elmeira jadikan pendamping hidup ma, Meira menerima semua kekurangan Kak Aiden, Mira bisa hidup berdua dengannya walaupun harus tinggal dirumah yang kecil Meira terima ma, Kenapa mama sekarang sok mengurusi Meira, Mama terpengaruh oleh dia, Untuk Lo Puas menghina gue di depan calon gue, Lo jangan sok berkuasa ratu, Ma anak Mama Aku atau Ratu" Kata Elmeira
"Kurang ajar kamu berkata seperti ini Meira" Kata Mama Vio
"Cukup, Ma jangan sakiti Meira" Kata Papa Tara
Kini papa Tara menghadang Mama yang ingin menampar Elmeira dan Andra kini memeluknya.
"Dan kau Ratu berani-beraninya kau berbicara seperti itu, Yang kau menjelek-jelekan itu adalah Adik Aku Ratu, Kau memang ya, apa mau mu hah" Kata Andra
"Salah paham, yang kulihat nyata di depan mata" Kata Andra
"Aku sangat menyayangi Meira mas" Kata Ratu
"Bohong, Bermuka dua ya kamu" Kata Elmeira
"Kalian berdua jika berulah, Kalian akan berhadapan dengan papa" Kata Papa Tara
Kenapa Mama Vio sangat membenci Elmeira,Karena Kehadiran Elmeira tidak Mama Vio inginkan, Iya keinginan suaminya yang menginginkan seorang anak perempuan, Lahirlah Elmeira, waktu itu Mama vio sudah mencoba mengugurkan kandungannya namun Ternyata Dia sudah kuat saat di dalam kandungannya.
Hingga Lahirlah Putri Tara Lainufar, Yang ia berinama Elmeira Lainufar, Sejak saat itu Mama sangat membenci Kehadirannya, Walaupun Papa sudah berusaha menasehatinya.
Sedangkan Di Rumah, Aiden tidak bisa fokus ia terus memikirkan Bagaimana Elmeira, sedangkan dia juga mempunyai kekasih hati.
"Kenapa gue memikirkan dia,kenapa sekarang sulit sedangkan gue udah punya Feli mana mungkin gue jatuh cinta sama bocah seperti itu" Tanya Aiden
"Bang, Gue titipin Elmeira ke Lo, Jaga dia jangan sakiti dia, dia udah rapuh bang, jika Lo sakitin dia jadi apa Elmeira " Kata Abyan
"Secara kenapa gak Lo aja by, kenapa gak Lo yang akan nikahin dia, gue tau Lo cinta sama dia tapi kenapa " Tanya Aiden
"Bang Cinta itu tidak harus memiliki bukan, Cinta juga harus mengikhlaskan bang, seperti ikhlas Atas Elmeira bang " Kata Abyan
__ADS_1
"Gue gatau gue bisa apa nggak,gue udah punya cewek by, gue takut gak bisa membahagiakan Elmeira " Kata Aiden
"Jika kalian cinta pasti saling bahagia kan bang, mulailah berbagi cinta bang" Kata Abyan
Sedang Asik berbicara dengan Abyan, Telfon Aiden berbunyi, yang tertera memang Elmeira ada apa dia menelfon dirinya.
"Assalamualaikum Ra"
"Waalaikumsalam kak, Udah sampai"
"Udah Ra, ini ngobrol sama Aby"
"Oh aku ganggu kak, yaudah aku matiin"
"Nggak kok, ada apa"
"Soal lamaran bagaimana mengenakan Kebaya dan Batik yang senada kak"
"Bisa besok kita lihat ya, Jangan Lupa Makan Ra"
Abyan tau itu pasti dari Elmeira, Mereka sudah saling bertukar nomor, OMG apakah benar wanita yang ia cintai akan dinikahi oleh Aiden.
"Besok saya jemput kamu di kampus ya Ra"
"Oke kak, besok saya juga gak bawa mobil "
Setelah telfon dimatikan, Aby masih asik mendengarkannya, Pasti dikira kita sudah sangat dekat nyatanya belum.
Kini gantian Handphone Aby berbunyi, Elmeira ada apa dengannya.
"By lagi ngapain "
"By kok gak ada suaranya, yaudah tak matiin "
Aiden hanya menatap Handphone Adiknya itu, apakah ini mereka sangat dekat.
"Wah kalian dekat ya" Kata Aiden
"Bagiamana tidak bang, Kita adalah Ketua dan Wakilnya " Kata Abyan
"Iya baru tau, Cewek SE tegas Elmeira bisa rapuh juga" Kata Aiden
"Jika dia sedih, jadilah sandarannya bang, hiburlah dia, Dia kadang jika capek dia akan menangis, Curhat dan bersandar, maka dari itu Abang adalah sandarannya, Abang suaminya Abang harus bisa menjaga martabat istrinya, Bagaimanapun Elmeira Abang harus menerimanya, lindungi dia bang, Bela dia jika Dia butuh kebenaran" Kata Abyan
Aiden bertanggungjawab soal Elmeira,ya dia akan tanggung jawab dia adalah suaminya Jelas dia akan menjadi sandaran untuk istrinya.
Mungkinkah Aiden akan bisa ditaklukkan oleh Elmeira, yang notabennya adalah istrinya Aiden apakah akan bisa, tentunya bisa siapa yang bilang tidak bisa, Jika mereka benar saling mencintai kemungkinan mereka akan cocok satu sama lain.
__ADS_1
Saling melengkapi, Itu adalah sebuah pasangan,jika tidak lalu bagaimana, Jangan menginginkan kesempurnaan seseorang,tapi lengkapi kekurangan pasangan kita, Buatlah dia nyaman di dekat kita.