Kejelasan

Kejelasan
Abysa


__ADS_3

Kini tepat dimana hari pernikahan Abyan Dan Syafania, Jujur saja Abyan terkejut ketika akad nikah mereka dilaksanakan di Pondok Pesantren, Apakah dia akan menikahi seorang santri?


Setelah Akad Nikah selesai dan kini statusnya berubah menjadi seorang suami, Ia masih mencari dimana istrinya, Hingga Malam Hari mereka belum bertemu, Abyan di arahkan ke kamar Syafania.


Abyan segera mandi,Ia memakai Kaos dan celana pendek saja, lalu datanglah seorang perempuan yang masih mengenakan Gaun pengantin, membuat Abyan terkejut.


"Kamu siapa" Tanya Syafania


"Saya diarahkan masuk kesini, Katanya kamar pengantin Ning Syafa" Kata Abyan


Syafania memandang laki-laki di depannya, apakah ini suaminya,tapi terlihat masih muda apakah dia lebih muda darinya.


"Kamu perempuan yang Saya nikahi" Tanya Abyan


"Iya" kata Syafania


Syafania segera memasuki kamar mandi, selesai mandi ia bingung harus ngapain, Ia keluar masih mengenakan Gamis beserta kerudungnya, Abyan juga terkejut kenapa Dia berpakaian lengkap.


"Maaf aku ngantuk, Kamu Kalau mau tidur di sofa gpp" Kata Syafania


"Bentar, Kita suami istri bukan Ning Syafa, Kenapa kita tidak tidur seranjang" Tanya Abyan


"Aku belum siap tidur dengan kamu" Kata Syafania


"Bukankah Seorang istri harus nurut dengan suaminya,mbak kenapa menolaknya" tanya Abyan


"Oke, Kita tidur bersama puas" kata Syafania


"Jika Ning Syafa Belum siap, Saya tidak akan memaksakan" Kata Abyan


"Apa sih, Kita tidur bersama kenapa kamu seperti ini sih" Kata Syafania


"Ning Syafa,saya gatau soal pernikahan ini secara tiba-tiba saya harus menikahi, perempuan yang tidak saya kenal, saya berusaha sabar menghadapi Ning Syafa, tapi kenapa malah Ning Syafa terus membatah saya" Kata Abyan


"Bukan Aku membantah Mas Aby, tapi aku belum siap" Kata Syafania


"Saya kan gak akan minta apapun,kita cuma tidur bersama Ning" Kata Abyan


"Ayo mas tidur, aku capek" Kata Syafania


"Ning Syafa, tapi saya laper saya belum makan" Kata Abyan


Syafania menghentikan langkahnya, menatap Abyan bagaimana juga kini suaminya ia harus melayaninya Dengan sepenuh hati bukan, Syafania segera turun kebawah membawa makanan untuk suaminya.


"Nih makan, merepotkan aja" Kata Syafania


"Kalau Ning Syafa gak ikhlas,gak usah saya bisa sendiri " Kata Abyan


"Ih, Aku ikhlas kok mas" Kata Syafania

__ADS_1


"Kalau ikhlas kenapa seperti itu" kata Abyan


"Maaf mas, yaudah cepetan makan" Kata Syafania


Syafania hendak meninggalkan Abyan yang masih di sofa, Abyan menarik tangan Syafania, membuat Syafania menatap Abyan lagi.


"Ada apa mas" Tanya Syafania


"Suapin saya makan, saya capek Ning " Kata Abyan


"Mas punya tangan, makan aja sendiri " kata Syafania


"Menolak perintah suami" Tanya Abyan


Syafania menghela nafasnya, Lagi-lagi bahas suami memang Abyan membuatnya kesal, Abyan kini berhasil menggoda istrinya.


Syafania menyuapinya makan, Kini pertama kalinya menyuapi seorang laki-laki yang statusnya menjadi suaminya.


"Sudah mau tambah lagi mas" Tanya Syafania


"Kenyang, Makasih Ning Syafa" Kata Abyan


Syafania membereskan Tempat makan, Lalu segera turun, setelah beres ia memasuki kamarnya ternyata sang suami menonton televisi.


"Ning Syafa berapa umurnya" Tanya Abyan


"Aku 24 mas, kalau mas" Tanya Syafania


"Ternyata mas Aby brondong ya, Imut sih " kata Syafania


"Tenang Ning Syafa,saya akan bertanggungjawab " Kata Abyan


"Mas Aby, Panggil Aku Syafa aja jangan Ning Syafa " kata Syafania


"Oke dek Syafa aja ya, Maaf walaupun lebih tua kamu" kata Abyan


"Iya mas gpp, toh mas Aby sekarang menjadi suamiku kan" Kata Syafania


Keesokan paginya, Syafania terbangun terlebih dahulu ia menatap Abyan yang masih terlelap dalam tidurnya, Jika dilihat dari dekat Abyan sangat tampan,ABG gak sih.


"Puas memandangi saya terus Dek" Tanya Abyan


"Eh mas sudah bangun, hehehe " Kata Syafania


"Saya gak ganteng gak sih dek" Kata Abyan


"Dih PD Banget " Kata Syafania


Tiba-tiba Handphone Abyan Berbunyi,siapa yang menelfon dirinya sepagi ini, Ternyata Mita perempuan yang sekarang menjadi kekasihnya,Abyan juga mencintai Mita bahkan sebaliknya.

__ADS_1


"Pacar kamu Ya Mas" Kata Syafania


"Kamu tau kan pernikahan ini, hanya untuk menyenangkan orang tua" Kata Abyan


"Sama, Aku juga menanti seseorang,Ayo mas kita berpikir bagaimana agar bisa berpisah " Kata Syafania


"Kita baru menikah dek, Mana mungkin secepat itu bisa berpisah " Kata Abyan


"Lalu bagaimana mas, Aku tau kita terpaksa mas" Kata Syafania


Sedangkan di bandara Rendy, ia akan bersiap ke hotel terlebih dahulu baru akan ke Pondok Pesantren, Setelah bersiap-siap ia langsung ke sana.


"Assalamualaikum " Kata Rendy


"Waalaikumsalam,cari siapa ya nak" Tanya Ummi Khasanah


"Maaf Bu, apa benar Syafania tinggal disini" Kata Rendy


"Benar, Kamu siapa" Tanya Ummi Khasanah


"Saya pembimbing Syafania waktu diluar negeri Bu,boleh bertemu Syafa " Kata Rendy


Ummi menyuruh Rendy untuk duduk, lalu ia memanggilkan Syafania, Syafania terkejut ketika ummi mengatakan ada laki-laki yang mencari mu.


"Mas Rendy" Kata Syafania


"Syafania " kata Rendy


"Ayo mas di Taman Belakang aja" Kata Syafania


Syafania mengajak Rendy untuk ke taman belakang, kebetulan Abi dan Mas Abyan keluar, mereka tidak akan tau.


Syafania langsung memeluk Rendy, Ia mengeratkan pelukannya, Rendy pun membalas pelukannya, hingga tanpa mereka sadari ada dua laki-laki yang menatap ke arahnya,Abi kini ia sungguh marah melihat apa yang dilakukan putrinya,sudah menikah kenapa masih aja memeluk pria lain sembarangan.


Abyan Menatap Tajam Istrinya, ternyata begini kelakuannya, Seharusnya ia tau dari awal jadi tidak perlu menikahinya, Ketika Acara pelukan mereka sudah selesai, Syafania melihat kebelakang ia langsung tidak bisa berkata apapun.


"Abi dan Mas Aby sedang apa disitu" Kata Syafania


"Itu Abi kamu syafa" kata Rendy


Syafania tidak menjawabnya ia hanya fokus kepada dua laki-laki yang kini hanya diam saja menatap keduanya, Syafania menyuruh Rendy untuk pergi dan bicara akan dihubungi kembali, selesai kepergian Rendy Abi Langsung marah-marah.


"Kamu sudah menikah Nduk, Bagaimana Sih jalan pikiran kamu Nduk, Suamimu melihatnya loh,apa pantas seorang istri memeluk pria lain apalagi kalian baru aja menikah" Kata Abi Husein


"Maaf Abi, tapi Dia laki-laki yang Syafa cintai" Kata Syafania


"Kamu berani melawan Abi" Kata Abi Husein


Abi Husein Meninggalkan Keduanya, Abyan hanya diam tidak ingin membuka percakapan.

__ADS_1


"Mas Aby" Kata Syafania


"Saya kecewa dengan apa yang mbak lakukan, seharusnya jika dirumah mbak jangan seperti ini, Mbak kesannya gak menganggap saya sebagai suami sah mbak ya, Sampai seperti itu, Yaudah lah mbak terserah mbak aja, apa gunanya aku bicara panjang lebar, jika mbak saja mengabaikan selalu perkataan saya dan selalu membantahnya " Kata Abyan


__ADS_2