
Liu Fei melatih Bai Changyi dengan sangat keras, bisa di bilang Bai Changyi tidak di berikan keringanan sama sekali oleh sang guru, ya itu wajar saja mengingat banyak sekali orang yang berada di klan Bai yang menaruh harapan kepada Bai Changyi. Mereka semua berharap bahwa Bai Changyi dapat membuat klan Bai menjadi klan yang tak terkalahkan dan selalu berada di posisi atas.
"CUKUP! SEKARANG LATIH MERIDIANMU" teriak Liu Fei, Bai Changyi menuruti setiap perintah dari sang guru dan mulai melatih meridian nya. Tanpa Bai Changyi sadari warna aura meridian nya menjadi hitam pekat dan ini adalah hal yang sangat langka atau bahkan tidak pernah terjadi!
"Bagaimana bisa aura meridiannya berwarna hitam pekat seperti ini?" batin Liu Fei terheran-heran, Liu Fei hanya diam dan tidak berani berkomentar lalu ia menutupi warna aura Bai Changyi dengan auranya. Ia tak mau jika ada orang lain yang mengetahui hal ini karena ini pasti akan membawa sesuatu yang tidak terduga kepada Bai Changyi dan ia tak mau muridnya itu kenapa-napa.
2 jam berlalu dan kini meridian milik Bai Changyi menjadi semakin kuat, selain itu ia juga dapat merasakan bahwa efek korosif dari racunnya semakin besar. Ia cukup puas dengan hal ini namun tetap saja ini masih kurang. Untuk bisa mengalahkan Wang Zihan setidaknya ia harus berada di ranah Mahadewa 1 karena hanya dengan cara inilah ia bisa mengimbangi atau bahkan mengalahkan Wang Zihan!
"Guru, saya ingin bertanya" ujar Bai Changyi, Liu Fei membalikkan badannya dan menatap lekat muridnya itu.
"Hm.... Baiklah! Ayo, katakan!" balas Liu Fei.
"Guru, apakah ada cara yang cepat untuk menguasai jurus?" tanya Bai Changyi, ya dia menanyakan hal ini bukan tanpa alasan. Di dunia ini titik kontrol pernafasan sangat berbeda dengan di dunia Dewa, ia khawatir jika dirinya salah mengambil langkah bisa-bisa dirinya lah yang tertinggal.
"Memang ada" balas Liu Fei sembari memutar otaknya mencoba untuk mengingat titik kontrol yang pas untuk Bai Changyi.
__ADS_1
"Benarkah? Apakah anda mau mengajari saya guru?" ujar Bai Changyi antusias, matanya sangat berbinar ketika mendengar bahwa ada caranya dan itu menandakan bahwa ada titik kontrol yang sesuai dengan dirinya.
Liu Fei menganggukan kepalanya menandakan bahwa ia setuju, kemudian Liu Fei termenung sejenak mengingat titik kontrol apa yang pas untuk Bai Changyi? Di lihat dari berbagai sudut pandang semua orang pasti langsung tahu bahwa Bai Changyi akan langsung bisa menguasai semuanya karena titik kontrolnya yang unik namun, titik kontrol tersebut tidak sesuai dengan dirinya.
"Ah! Ada, ini pasti akan sangat berguna bagi dirimu" ujar Liu Fei, sambil menyerahkan secarik kertas kepada Bai Changyi dan Bai Changyi menerima kertas tersebut dengan senang hati dan membaca kertas tersebut.
"Teknik nafas seribu naga?" ucap Bai Changyi sambil menatap bingung ke arah Liu Fei, ia tidak mengerti kenapa sang guru memberikan teknik pernapasan level surgawi yang tergolong tingkat menengah ke atas. Menurutnya tidak seharusnya Liu Fei menyerahkan titik kontrol pernafasan dengan level yang tinggi seperti ini kepada orang sembarangan, ya.. Walaupun sebenarnya Bai Changyi adalah muridnya namun Bai Changyi tidak pernah merasa dirinya pantas menerima sesuatu dari sang guru.
"Guru, ini berlebihan!" ujar Bai Changyi.
"Tapi guru saya merasa tidak pantas, walaupun saya murid anda namun saya ini masih tergolong murid baru" balas Bai Changyi dengan raut wajah tidak yakin. Liu Fei tersenyum kecut kemudian menarik tangannya dari pundak Bai Changyi dan mulai membelakangi Bai Changyi.
"Hei, jika aku tidak percaya padamu aku tidak mungkin memberikan titik kontrol itu kepadamu. Lagi pula kau ingin menolak bagaimanapun juga aku akan tetap memberikan titik kontrol itu kepadamu" ujar Liu Fei sambil melangkahkan kakinya. Bai Changyi sangat kebingungan bagaimana bisa sang guru menaruh kepercayaan yang begitu tinggi kepada dirinya? Ia benar-benar takut membuat sang guru kecewa karena dirinya yang gagal dalam balas dendam dan juga kultivasi.
"Oh ya, teliti lah titik kontrol itu barangkali kau akan menemukan sesuatu?" ujar Liu Fei sambil tersenyum kemudian menghilang dengan cepat. Ya.... Itu adalah teknik yang hanya bisa di lakukan oleh mereka yang sudah berada di ranah Surgawi atas, dan tinggal 2 ranah lagi untuk menuju Maha Dewa. Namun, sangat di sayangkan selama 1000 tahun ini tidak ada satupun orang yang berhasil mencapai ranah Maha Dewa!
__ADS_1
"Hm.. Karena sudah di berikan kepercayaan tidak mungkin kan jika aku mengecewakannya?" ujar Bai Changyi, ia kemudian mengambil atasannya yang tergelatak di sebuah batu besar dan langsung pergi menuju paviliunnya untuk mempelajari titik kontrol yang di berikan oleh gurunya itu.
Sementara itu
Klan Cabang
Saat ini di klan Cabang semua orang sedang berduka karena kematian Bai Rong dan ibunya, mereka semua benar-benar tidak menyangka bahwa Bai Rong dan ibunya akan tewas dengan cara yang begitu mengenaskan. Namun, tentunya berita kematian Bai Rong dan ibunya yang tewas dengan cara yang tidak wajar dan bisa di bilang kejam tidak di bocorkan ke pihak luar. Dengan kata lain hanya anggota klan cabang saja yang mengetahui hal ini, ya memang tidak ada untungnya bagi mereka jika menyebarkan penyebab sebenarnya kematian Bai Rong dan sang ibu.
Yang ada klan cabang pasti akan di caci dan di maki oleh klan-klan yang lain karena mereka tidak akan dan tidak mungkin berani langsung menghina Klan utama, mereka tahu bahwa kekuatan klan utama sangat luar biasa, apalagi Bai Heng adalah jenius yang jarang sekali ada di dunia ini. Saat ini dirinya sudah mencapai ranah Nirvana tingkat 2. Benar-benar pencapaian yang luar biasa dan sulit untuk di ikuti!
"Hiks! Sebenarnya bagaimana bisa adik dan ibu berakhir seperti ini?" ujar kakak Bai Rong.
"Ini tidak bisa di biarkan! Tuan, kita harus menyelidiki hal ini lebih lanjut" sambung salah satu tetua.
"Ck! Siapa sangka? Ternyata Nona menutupi lengan kanannya dengan kain yang panjang itu untuk menutupi lengannya yang sudah terpotong?" sambung tetua yang lain.
__ADS_1
Seketika suasana semakin memanas apalagi banyak dari mereka yang bertanya-tanya bagaimana bisa Bai Rong berakhir seperti ini? Walaupun berasal dari keluarga cabang namun tidak ada satupun cabang klan lain yang berani menganggu mereka dan ini semua berkat kebajikan Bai Heng