
“ini uang jajan buat kakak dan adek” kata ibu sambil memberikan uang berwarna biru dan hijau itu.
“terima kasih ibu” ucapku dan zain sambil menaruh uang di saku
“iya sama-sama”
“loh kok cuma adek-adek aja yang dapat bu, abang mana?”
“gak ada buat abang” ucap ibuku yang sedang mode jahil
“ibu kok gitu, nanti abang gak berangkat nih” ucap abang merajuk
“ayah, mana uang jajan buat abang?”
“hahahaha” gelak tawaku, disusul zain dan ibu
“rasain lu bang” ucapku dan zain bersamaan
“hahaha,makanya jadi abang jangan usil” ucap zain
abangku hanya diam di tempat melihatku, adik dan ibu yang tertawa, ayahku hanya melihat sambil sembari tersenyum.
“kan ayah sudah transfer ke kamu semalam apa kamu lupa bang?”
“oh iya ya hehe maap ayah abang lupa” ucap abangku sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal
“hadeh, abang-abang” ucap ibuku
setelah semua candaan itu berakhir aku pun masuk ke kamar untuk mengambil jaket dan tas serta mengenakan sepatu untuk bersiap pergi ke sekolah begitupun dengan abang dan adikku.
Jam sudah menunjukkan pukul 06.30 dan sudah menjadi rutinitas keluargaku akan berangkat bersama walaupun beda arah, ayah yang akan melihat sawah dan ladang, aku dan adik yang akan berangkat sekolah, dan abangku yang berangkat ke kampus karena jarak kampus dan rumah sangat jauh jadi mau tidak mau
abangku berangkat pagi.
“ayah ibu, kakak sama adek berangkat dulu ya” ucap ku dan adik sambil mencium kedua tangan dan pipi ayah serta ibu secara bergantian.
“abang juga berangkat ya yah, ibu” ucap abangku sambil mencium kedua tangan dan pipi ayah serta ibu dan langsung menaiki motornya.
“iya hati-hati ya nak, abang naik motornya pelan-pelan aja, adek kalau naik sepeda jangan ke tengah ya, dan kakak jalannya hati-hati” ucap ibuku
“iya hati-hati ya sayang”
“iya ibu ayah” ucapku, adik dan abang
Sisil jalan kaki karena sekolahnya hanya beberapa meter dari rumah, sedangkan sekolah Zain yang sedikit lebih jauh dari sekolahku makanya dia pakai sepeda.
Dijalan menuju sekolah aku bertemu dengan teman-temanku
“woy sisil, lu gak lupa bawa topi kan?” ucap kiki sambil menepuk pundakku.
Kiki dia perempuan cantik dan ya dia cukup cerewet bila dia bersamaku, suka ceplas ceplos namun dia baik dia adalah sahabatku sejak kecil, dan dia yang tahu segalanya tentang aku, dan aku juga mempunyai sahabat cowok namanya ali, dia adalah playboy kelas kakap menurutku dan kiki, dia juga humoris, lucu, lumayan ganteng,dan baik.
“astaghfirullah, lu ya ki suka bikin orang kaget” ucapku lalu tersenyum
“lu belum jawab pertanyaan gue dodol”
__ADS_1
“ada gue bawa ni” ucapku sambil mengeluarkan topi dari tas
“hmmm” sambil mengangguk anggukan kepala
Sisil biasanya kalau pakai bahasa lu gue saat bersama
teman-temannya dan ketika dia bersama dengan yang lebih tua dia akan pakai aku kamu karena menurut dia tidaklah sopan ketika berbicara kepada yang lebih tua menggunakan lu gue, dan satu lagi.
Panggilan kakak saat Sisil berada di rumah itu adalah panggilan kesayangan dari keluarganya.
“hai cantik” sapa ali
“heleh lu kira gue kemakan gombalan lu” ucap kiki
“heh gue gak ngomong sama lu ye”
“terus lu ngomong sapa dodol”
“ya ngomong sama ono noh” ucap ali sambil menujukku dengan dagunya
“heleh, kalian ini berantem mulu kalo ketemu, gue doain berjodoh lu pada” ucapku sambil tertawa
“aiihhh amit amit deh gue sama kiko” sahut ali
“siapa juga yang mau sama lu ayam” ucap kiki yang tak mau kalah
tak terasa kita sudah sampai di gerbang sekolah, aku pun berjalan lebih dulu meninggalkan dua sahabatku yang sedang berseteru itu.
“lu tu yang ayam”
“cantik dari hongkong”
“emang gue cantik, ya kan sil” ucap kiki sambil menengok ku yang ternyata sudah jalan lebih dulu
“Sisilll” teriaknya sambil berlari ke arahku
“dasar cewek, emang ya suka ninggalin cowok” gumam ali
setelah kiki berada di sampingku “ huh huh huh lu tega banget ninggalin gue” sambil ngos ngosan karena berlari.
“hai cantik”
“eh ayang gue datang”
“ayang lu pala lu peyang kali mana mau dia sama modelan kayak lu” ucap salah satu murid
“hay neng geulis”
“neng mau gak jadi pacar aa”
“masyaallah bidadariku”
“neng tiap hari makin cantik aja”
itulah kata-kata dari teman dan kakak kelasku laki-laki saat aku dan kiki melewati lorong menuju kelasku. aku hanya diam mendengar ocehan para laki-laki itu tanpa ingin membalasnya.
__ADS_1
saat sampai di kelas aku dan kiki langsung duduk dan menaruh tasku tak lama bel tanda akan dimulai upacara sudah berbunyi aku dan kiki lantas keluar dan menuju barisan yang ada di lapangan sekolah sesuai dengan kelasku.
Namun upacara belum juga dimulai karena ada sedikit kendala jadi aku dan yang lain masih di tengah lapangan.
“untung aja matahari gak singit sama gue kalo nggak udah gosong ni gue” ucap murid-murid lain
“hadeh ada apaan sih ini kok lama banget” tanya murid-murid lain
“eh foto yuk mumpung masih belum mulai” ucap kiki tiba-tiba
“ayuk lah gas, mana hp lu?” sahutku
“pake hp lu aja sil, hp gue ketinggalan di kelas”
“ok” ucapku sambil mengeluarkan hp lalu memencet tombol yang bergambar kamera itu
“satu dua cekrek”
aku dan kiki yang foto berbagai gaya tiba-tiba berhenti ketika si ali karena ingin ikut berfoto
“eh gue ikut dong” ucap ali yang sudah didekat kita
“ok”
lalu kita berfoto ria dan tak lama upacara pun dimulai, kita mengikuti upacara itu dengan tertib dan dilanjutkan dengan pelajaran pertama dan kedua.
tet tet tet, anggaplah itu bel sekolah ya hehehe
“alhamdulillah” ucapku dan kiki
“baik anak-anak pelajaran ibu tutup sampai disini, sampai bertemu di pertemuan selanjutnya dan selamat istirahat, assalamualaikum” ucap guru yang mengajar di kelasku
“waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh” jawab para murid
“kantin yuk sil, gue laper“ ucap kiki
“kuy”
saat di kantin sambil menunggu pesanan datang aku, kiki dan ali ngobrol
“eh liat dong foto tadi” ucap ali
“nih” sambil menyerahkan hpku ke ali
“wih cakep-cakep” ucapnya lagi
“mana coba liat”
“nah”
“ih cakep yang ini gue post boleh gak nih?” tanyaku
“boleh banget, nanti lu tag ke gue ya” ucap ali dan kiki bersamaan
“ok” ucapku sambil mengangguk
__ADS_1
Post foto di apk biru caption monday <3 lalu tag kiki dan ali, tak lama hp mereka bergetar semua karena notif like