Kembang Desa

Kembang Desa
Pernyataan Eko


__ADS_3

Sebulan sudah sejak kejadian hp sisil hilang, sebulan itulah eko terus berusaha mendekati sisil namun tidak diindahkan sisil menurutnya eko hanyalah iseng, namun saat malam hari. sisil yang hanya menganggap eko iseng itu, kaget saat ada notif chat masuk dari eko yang mengungkapkan perasaannya.


“mau apa lagi si ni orang ganggu gue aja malam-malam” gumamku


Room Chat


[sil]


[sisil]


[Priscilla Putri Zahra]


[udah tidur ya]


[padahal aku mau ngomong penting]


[apa] balasku


[sil aku mau ngomong]


[ngomong m tinggal ngomong kali]


[ribet amat lu]


[ini gue serius sil]


[hmm, apa]


[aku suka kamu sil, kamu mau gak jadi pacar aku]


[eh gila ya lu, sadar ko lu udah punya cewek]


[iya aku tau sil, tapi aku suka sama kamu]


[jangan mainin perasaan perempuan ko]


[inget nyokap lu juga perempuan]


[iya aku tau, aku gak akan mainin perasaan perempuan, tapi sejujurnya memang aku udah suka kamu dari lama]


[lupain perasaan lu sekarang ke gue, lu tau kan raina sama lu itutemen gue, gue gak mau merusak pertemanan kita]


[ya walaupun lu suka rese ke gue, tapi gue anggap lu cuma sebatas teman ko]


[maaf sil]


[anggap aja lu gak pernah ngomong gini ke gue, biar gak ada rasa canggung saat bertemu di kelas]

__ADS_1


[iya sil, makasih ya dan maaf, rasa ini aku coba hilangkan]


[boleh gak aku minta satu hal]


[apa]


[aku cuma mau ngucapin good night tinkerbell <3] read


Aku yang bingung dengan diriku, entah sejak kapan perasaan itu muncul namun selalu aku tepis, karena mungkin ini hanya rasa suka biasa karena tidak pernah ada pria yang selalu chat aku dan tak mau merusak hubungan orang lain juga, saat eko menyatakan perasaanya disisi lain aku senang ternyata rasa kita sama namun disisi lain itu tidak mungkin terjadi dan aku lebih memilih untuk fokus sekolah dulu seperti yang ayah inginkan.


Tepat seminggu sudah saat eko menyatakan perasaannya, semua berjalan seperti biasa seolah-olah tidak terjadi apa-apa, eko dan arif tetap dengan mode jahil bin biang keroknya dan sisil yang kadang menjadi korbannya, hari ini adalah hari jum’at yang dimana sekolah sisil akan pulang lebih awal.


Jam Istirahat Warung mbok yem


eko melihat sekitar dirasa sudah sepi dan aman dia mulai bercerita


“eh bro, gue mau curhat” ucap eko


“paan” jawab arif


“gue seminggu lalu udah nembak si sisil”


“beneran lu”


“iya iya lah”


“terus gimana, gue tebak ditolak”


“udah gue bilang jangan aneh-aneh, lu si gak percaya sama gue”


“patah hati kan lu” lanjut arif


“lu kan ada raina” ucap arif menepuk pundak sahabatnya itu


ternyata selama obrolan eko dan arif berlangsung ada 2 pasang mata melihat dan mendengar nya, mereka adalah raina dan salsa yang kala itu ingin menemui eko dan arif.


seketika itu mata raina memerah menahan sesak di dadanya, dan salsa yang tahu itu memeluknya.


“lu kuat rai, sabar ya”


raina pun hanya menganggukan kepala di dalam pelukan salsa dia pun menangis tanpa suara, dirasa raina sudah tenang salsa pun berbicara


“kita balik aja yuk”


“gak, kita ke dalem aja gak papa”


“yakin?” ucap salsa meyakinkan raina

__ADS_1


raina menjawab dengan anggukan kepala, saat sudah di dalam dan melihat eko dan arif


“halo sayang” ucap raina seperti tidak terjadi apa-apa


“hai baby” ucap eko langsung memeluk kekasihnya itu


sedangkan arif hanya melihatnya dan lalu tatapannya melihat kekasihnya yang sedang menatap eko dan raina


“ada yang disembunyikan” ucap arif dalam hati saat melihat tatapan kekasihnya itu


“sini sayang, kenapa berdiri disitu aja” ucap arif yang melihat kekasihnya yang sedari tadi hanya berdiri menatap eko dan raina


“eh iya by”


“kamu mau minum apa?” tanya eko dan arif


“emm aku es jeruk aja” jawab raina


“kalo kamu by” tanya arif


“samain kayak raina aja”


“ok deh”


“eh ko pesenin sono” suruh arif


“gue lagi yang kena, ya udah sekalian gue ke toilet lah” ucap eko


tak berapa lama pun pesanan mereka sudah dipanggil


“tumben di panggil pasti lagi rame tu” ucap salsa


“iya deh kayaknya by, ya udah aku ambil pesanannya dulu ya, nunggu eko mah lama kayaknya boker deh tu bocah” gerutu arif


“hahaha” tawa raina dan salsa mendengar gerutu arif lalu hening saat tinggal raina dan salsa


“emm rai, are you ok?”


“ya i’m ok sal” sambil tersenyum tak sengaja melihat hp eko yang ditinggalkan di kursinya lalu raina pun mengambil dan melihat isi hp eko lalu tiba-tiba


menangis, salsa yang kepo pun ingin tau apa yang dilihat raina sampai menangis.


ternyata yang dilihat raina adalah chat eko dan sisil, dan lagi membuat raina sakit hati chat terakhir dari eko untuk sisil yang ada panggilan sayang dari eko untuk sisil yaitu tinkerbell, raina yang pacarnya saja tidak pernah mendengar eko memanggilnya dengan panggilan kesayangan.


“sabar rai, lu wanita kuat kok, apa perlu kita labrak sekarang juga”


“gak perlu gue punya rencana sendiri”

__ADS_1


“ok gue temenin lu ya”


“gak usah sal, gue bisa selesaiin masalah ini sendiri” ucap raina sambil tersenyum getir.


__ADS_2