
Tiba di tempat tujuan melia yang bingung karena alamat yang dia tuju adalah sebuah ruko lantai 3 dan di lantai bawah adalah sebuah usaha loundry. Melia pun langsung masuk ke ruko tersebut.
"Permisi... mbak!! saya mau ketemu Frey dimana yah?? apa benar ini rumahnya??".tanya melia pada karyawan loudry tersebut.
"Mas Frey ada di atas mbak langsung ke atas aja udah ditungguin dari tadi heehee..." jawab karyawan laki-laki yang baru saja turun dari tangga.
"owhh gitu yah heehee.. bisa anterin saya ke atas mas??" jawab melia yang masih bingung dengan tempat itu.
"mbak naik aja ke atas terus ke kanan ketok aja pintunya mbak itu kamar mas Frey..!!" jawab laki-laki tersebut.
(dalam hati melia "kamar??? OMG kenapa gw harus ke kamar dia kenapa gak ketemu di bawah aja sih duhhh gw jadi deg..deg..kan sendiri")
tok...tok...tok...." Frey.. ini aku melia "..ucap melia yang gerogi karena harus masuk ke kamar Frey. Dan Frey pun langsung membuka pintu kamarnya.
" kirain gak mau datang kesini... ayo masuk mel.. !!!"sahut Frey yang langsung mengajak melia duduk di sofa dalam kamarnya.
__ADS_1
Frey telihat benar-benar sakit wajahnya pucat hidung mancungnya merah karena flu dan Melia merasa sangat-sangat bersalah.
"Sakit apa Frey?? udah kedokter??" ucap melia singkat sambil menatap ke Frey.
"Demam aja mungkin karena flu.. mau minum apa mel ??"...jawab Frey membuka lemari es nya.
"gak usah repot-repot aku cuma sebentar kok Frey...aku cuma mau balikin jaket kamu aja nih.." jawab melia sambil memberikan tas paper bag kepada Frey.
"kok sebentar?? kamu harus tanggung jawab dulu mel..!!" sahut Frey dengan senyum jahat.
"Maksud nya apa tanggung jawab?? kan udah aku bilang aku ga sengaja aku lupa kalo jaket itu masih aku pakai lagian malam itu aku gak mau pake jaket tapi kamu malah paksa...iya kannn!!!" jelas melia merasa ga terima.
"kamu tinggal sendiri Frey?? orangtua kamu dimana?? " balas melia sambil meminum air yang di sediakan Frey.
uhuuuuuk ..uuuhuukk...uhuuukkk... Frey tiba-tiba batuk mendengar pertanyaan melia.Dan melia pun langsung berdiri memberi minumanya ke pada Frey.
__ADS_1
"minum dulu frey... makan nya pelan-pelan aja..!!" ucap melia sambil mengusap punggung Frey berkali-kali.
Frey langsung minum dan menatap kearah melia, mereka berdua bertatapan mata sejenak entah apa yang ada di pikiran mereka saat ini yang pasti Frey senang atas sikap melia yang perhatian padanya.
"kamu serius udah kedokter Frey??"..tanya melia yang salah tingkah karena bertatap mata.
"udah sayang... ini obatnya !!" jawab Frey yang menunjukan obatnya. Dan melia pun tersipu malu mendengar Frey memanggilnya sayang.
"ini kotak apa mel??.." tanya Frey yang mengambil jaket nya di didalam paper bag itu.
"kotak?? Ooohh kotak itu dari teman aku dika!! aku yang tadi masukin ke paper bag. Frey nampak kesal mendengar dika.
" owhh tadi abis ketemuan ya..!!" jawab Frey dan berhenti makan karena tidak berselera lagi. "kamu pacaran dengan dika???" tambah Frey penasaran.
"gak kok kita cuma temanan aja sejak di bangku sekolah dulu sampai sekarang..!!" jelas melia sambil melihat buku-buku yang ada di lemari kamar Frey.
__ADS_1
*Lanjut ke episode berikutnya ya gaeesss
HAPPY READING.....