
Saat Pansurya memutuskan tidak ingin lagi menjadi raja. walaupun rakyat mendesak dan meminta maaf kepada pansurya, tapi Pansurya tetep tidak ingin lagi menjadi raja di kerajaan timur itu.
"Saya sudah nyaman di tempat ku sekarang, aku dan Ningsih lebih memilih bertani di gubuk nyaman dan tidak ada urusan itu dan ini," kata pansurya dengan senyuman.
Lalu pansurya menuju ke gubuk kecilnya, dia Fokus sebagai petani, dan istrinya selalu membawa makanan ke ladang saat sudah tengah hari. hari-hari pansurya dan Ningsih bagaikan di surga, di tempat mereka yang sekarang.
Lalu kerajaan timur, dimana rakyat tidak mempunyai pemimpin akan sedikit kacau, setelah mereka hidup dalam penderitaan karena ulah raja Arya, dan sekarang merekapun hidup dalam kekacauan tanpa pemimpin.
Pencurian, pembunuhan, dan pemerkosaan, sudah menjadi hal yang biasa antara suku.
mereka saling membunuh seolah hanya sebuah permainan catur, siapa yang mati dia kalah.
Dan pencurian seolah hanya seperti sesuatu barang yang dipindahkan ke pemilik lain, yang mana. yang kuat mencuri barang yang lemah secara terbuka.
Pemerkosaan seolah hanya suatu hal yang biasa bagi kaum pria dan wanita nya yang menderita. kekacauan di kerajaan timur sudah tidak terkendali, yang lemah akan kalah yang kuat akan menang begitu lah kejadian di kerajaan timur saat ini.
Dari kekacauan itu, rakyat timur telah membuka celah kepada para iblis untuk memanfaatkan keadaan, satu persatu para iblis yang bertubuh manusia itu berdatangan. karena tujuan nya adalah bahwa kejahatan adalah sumber kehidupan para iblis itu.
Semakin besar kejahatan, semakin sejahtera dan makmur kehidupan para iblis itu, para iblis itu mempunyai segalanya, mereka mempunyai uang dan harta dan kekuatan. namun kelemahan iblis itu tersimpan pada hati rakyat itu, sehingga apabila rakyat berubah jahat menjadi baik maka sumber kekuatan para iblis akan lemah.
Para iblis yang bertubuh manusia itupun telah menguasai kerajaan, mereka kaya. dan kekuatan mereka semakin tinggi. sehingga susah bagi manusia biasa untuk mengalahkan para iblis itu.
Hari demi hari, para iblis memberi mereka kesenangan, kekayaan, dan kekuatan
karena kekayaan, kesenangan dan kekuatan adalah salah satu taktik iblis agar mereka bisa lupa diri.
Saat itu pansurya hendak berjalan berkeliling hutan. Dan dia melihat dari jauh kerjaan yang di tinggal nya sudah berubah, seakan kerajaan itu mempunyai kekuatan besar dan kemegahan yang luar biasa.
Siapapun manusia yang melihat kerajaan itu pasti tergoda oleh keindahan dan kemegahan
nya, karena penasaran dengan keindahan kerajaan itu, pansurya pun mendatangi kerajaan itu.
Siapapun tiada yang melarang masuk dalam kerajaan itu, tapi jangan coba-coba untuk keluar, Pansurya pun sangat kagum melihat kemegahan itu, para warga tidak butuh kerja, karena mereka telah mempunyai segalanya.
Hingga akhirnya pansurya ikut terjun dalam kemegahan kerajaan itu, wanita-wanita cantik menyambut pansurya, apapun yang dibutuhkan pansurya pasti ada.
Para rakyat berpesta, makan-makan, minum minuman keras, judi, membuat pansurya semakin jauh dari dirinya, lalu tiba-tiba seluruh rakyat yang sedang asyik berpesta, tiba-tiba berdiri dan menundukkan kepala, namun pansurya juga ikut berdiri tapi tidak menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Dan pansurya melihat para iblis bertubuh manusia itu, dipikul oleh ratusan orang dengan menggunakan Tandu, para Iblis yang berjumlah sepuluh orang itu rata-rata berbadan gemuk, dan menggunakan baju serba merah layaknya seperti raja.
Pansurya terus memandangi para iblis yang bertubuh manusia itu , dan yang mengangkat mereka adalah rakyat timur yang hendak mau kabur dan dijadikan budak para iblis bertubuh manusia itu, dan mereka sambil di cambuk oleh beberapa pengawal.
Melihat hal itu, pansurya menganggap sudah hal biasa, dan pansurya kembali berpesta. sambil menikmati beberapa wanita-wanita cantik dan menari dengan musik angklung dan gendang.
Siang malam di kerajaan itu selalu dalam kesenangan, jika mereka para orang tua kehabisan uang, mereka akan menghadap ke raja dan menjual anak mereka kepada para sepuluh iblis itu sambil berlutut dan mencium kaki mereka, melihat hal itu pansurya masih menganggap itu masih hal biasa.
Lalu pansurya melihat isi kantong nya masih dipenuhi dengan emas, dan dia masih berpesta di sekitar kerajaan, lalu pansurya melihat ada orang yang hendak kabur dan di tangkap oleh pengawal, lalu teriak untuk memohon agar jangan menggantung nya.
terlihat oleh Pansurya, kesepuluh iblis itu sedang tertawa terbahak-bahak, menyaksikan
orang yang akan digantung itu sedang memohon, lalu lalu salah satu dari iblis itu memberi kode, dan para pengawal langsung menggantung orang malang itu.
Hingga beberapa Minggu kemudian pansurya kehabisan emasnya, lalu pansurya mengikuti cara orang-orang dengan pergi menghadap ke sepuluh iblis itu.
"Saya kehabisan emas, tolong beri saya emas" pansurya sambil mencium kaki para iblis itu
"Apa yang kau jual kepada kami?" tanya iblis itu sambil senyum-senyum di singgasana.
"Aku tidak punya apa-apa untuk dijual, tolong!,,
"hahaha, apa.! kau tidak punya apa-apa? emang kamu siapa? sehingga kami memberikanmu emas? hahaha" para iblis terbahak-bahak karena permintaan pansurya.
"Sudah,,kamu pergi sana ! tapi ingat jangan coba-coba keluar dari tembok itu!" kata para iblis itu sambil tertawa lagi.
Ningsih istri pansurya menangis siang malam, karena pansurya tidak pulang selama beberapa beberapa bulan, dan Ningsih menduga bahwa pansurya sudah meninggal. akhirnya Ningsih memutuskan untuk kembali kepada ayah dan ibu nya di kerajaan timur.
Setelah Ningsih berada di kerajaan timur, dia juga ikut heran dengan kemegahan kerajaan itu, dan melihat sekelilingnya nya bahwa sangat indah dan hendak membuat diri nya lupa diri.
Saat Ningsih menghampiri kedua orang tua, ternyata mereka tidak ada dirumah, dan dia berpikir bahwa belum pulang dari ladang, dan Ningsih pun beristirahat sambil membuat makan buat anaknya.
Hari sudah malam namun kedua orang tua Ningsih belum juga pulang, lalu dia memutuskan mencari dan melaporkan hal itu ke kerajaan, namun apa yang terjadi. dia melihat ayah sedang berdiri diantara para budak yang leher nya terikat rantai, lalu Ningsih mendekati ayah nya itu.
"Ayah,,ayah,,apa yang terjadi denganmu?" tanya Ningsih sambil menangis.
"Ningsih anakku, kau kah itu?"tanya ayah Ningsih sambil mata tertutup karena luka penyiksaan.
__ADS_1
"Ia ayah,,ini aku Ningsih anakmu,!" Ningsih menangis sambil meyakinkan ayahandanya.
"Kenapa kau kemari Nak,? disini sudah tidak lagi aman!" seru ayah Ningsih dengan khawatir.
"Apa yang terjadi Ayah,? kenapa ayah begini? tanya Ningsih dengan nada tangis.
"Para iblis telah menguasai kerajaan ini, setiap orang akan diberi kesenangan dan harta yang berlimpah, sehingga semua orang akan lupa diri." jawab ayah Ningsih.
"Lalu kemana Ibu?" tanya Ningsih
"Ibumu telah penjara, karena ibumu tidak berpengaruh pada harta dan kekayaan, sehingga para iblis itu menangkap nya, karena berusaha memberitahu bahwa mereka sedang lupa di" jawab ayah Ningsih.
Lalu tiba-tiba pengawal memergoki Ningsih, dan Ningsih pun kabur dari situ. dan saat hendak pulang kerumah, Ningsih melihat ada Pansurya yang sedang duduk di pinggir tembok yang lagi melamun, lalu Ningsih bergegas menghampiri pansurya dan memeluk nya.
"Ananda,, ananda,,apa yang terjadi padamu?" tanya Ningsih sambil menangis. namun pansurya tidak menjawab, dan hanya berkata "aku butuh emas,aku butuh emas."
Lalu Ningsih membawa pansurya kerumah orang tuanya, untuk menyadarkan pansurya.
Ningsih memberikan air minum dan makan kepada pansurya, karena badannya terlihat kurus kering. lalu Ningsih membawa pansurya ke kamarnya untuk istirahat.
Setelah beberapa Minggu pansurya menjadi orang melamun, sedikit demi sedikit dia mulai pulih, dan sedikit demi sedikit dia melihat bahwa istri dan anaknya telah berada disampingnya, dan perbudakan semakin luas dibuat oleh kesepuluh iblis itu.
Setelah menyadari bahwa selama ini otak pansurya telah di kuasai oleh harta, akhirnya dia menangis dan minta maaf kepada istri dan anaknya.
"Aku selama ini telah bersalah, dan meninggalkan kalian berdua selama berbulan-bulan, aku minta maaf." pansurya sambil memeluk istri dan anaknya.
Lalu pansurya menuju kerajaan. dan menghancurkan semua pesta-pesta para warga yang sedang asyik dengan kemewahan. lalu para kesepuluh iblis itu melihat kejadian itu, dan menyuruh para pengawal menghajar pansurya.
Ratusan pengawal para iblis itu menyerang Pansurya, lalu pansurya melawan mereka dengan pedang, dan menebas mereka satu persatu dan melempar mereka hingga keluar tembok, hingga para iblis itu ketakutan dan menggunakan akal mereka.
"Luar biasa kekuatanmu itu anak muda,!" para iblis bertepuk tangan dan tertawa.
Lalu pansurya semakin mendekati mereka, dan hendak menghunuskan pedang kepada mereka satu persatu.
"Tunggu,tunggu," kata para iblis itu, sambil memberikan sepuluh kotak besar yang berisi emas, "kami mengingat mu anak mudah, bukan kah ini yang kau minta waktu?" para iblis itu menggoda pansurya. "kami akan jadikan kau sebagai penguasa, asalkan kau menuruti perintah kami, bagaimana?" tanya iblis itu dengan yakin bahwa pansurya akan tergoda.
"hahaha,,,hahaha,,,hahaha,," pansurya tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
"hahahaha,, hahaha,, haha" para iblis itu juga ikut tertawa.
Lalu pansurya menusuk jantung para iblis itu satu persatu. dan akhirnya mereka mati perlahan-lahan.