KETIKA TAKDIR HARUS MEMILIH

KETIKA TAKDIR HARUS MEMILIH
Episode 10 KURSUS COMPUTER


__ADS_3

***S******atu bulan Alia sendiri di sekolah dan mulai hari ini Alia mempunyai teman baru yaitu Rama yani, rumahnya juga tidak jauh dari rumah bibik Alia hanya beda gang .


mulai hari itu Alia dan rahma yani selalu kompak berteman, mereka setiap hari berangkat sekolah bersama-sama, pergi ke kantin juga bersama-sama dan pulang sekolah juga bersama-sama.


Semenjak itu kesepian Alia semakin hari semakin berkurang adanya teman baru dan Alia sedikit demi sedikit sudah melupakan tutang .


Siang itu, hari begitu panas. Awan kelihatan begitu cerah dengan warna birunya yang indah. Tidak ada sama sekali awan putih yang mengganggu panas siang itu. Alia dan rahma yani kelihatan begitu lesu menjalani jalan semen itu. Kelihatan mereka sangat kehausan dan kepanasan. Rahma dan Alia berkali kali mengipaskan buku yang di ambil dari tas yang dibawanya. setelah sampai di pondopo makam juang, Alia dan rahma berhenti untuk beristirahat sejenak. Tidak sengaja Alia melihat brosur yang berserakan di lantai pondopo itu.


"ma, tu ade brosur. Coba liat brosur ape? " perintah Alia kepada rahma.


Rahma langsung saja mengambil dan membaca brosur itu.


"brosur penerimaan les komputer ni Al. " jelas Rahma kepada Alia sambil menyodorkan brosur tersebut kepada Alia.


"mane coba liat" jawab Alia sambil menerima kertas brosur dan langsung membacanya.


"penerimaan murid baru, ada diskon 50% "jelas Alia kepada rahma .


"boleh tu daftar" jawab rahma kepada Alia.


"tapi aku ndak ade duit ni ma, aku sekarang udah ndak ade kerje " jelas Alia kepada Rahma.


"hmm, iye si. Ini sebenarnye kesempatan buat kite belajar komputer Al. Mumpung lagi murah ade diskonnye" jelas Rahma meyakinkan Alia.


"iye si, nanti lah aku tanya bibik aku lok, siape tau die maok bayarkan aku les komputer" jawab Alia percaya diri kepada Rahma.


"ide bagus, aminn semoge die maok. " jawab rahma semangat sambil tersenyum kepada Alia .


Setelah berapa menit kemudian Alia dan rahma melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.


Sesampainya di rumah Alia segera masuk ke kamar nya. Untuk Mengganti pakaiannya. Seperti biasa Alia melakukan tugasnya sepulang sekolah untuk membersihkan rumah.


Saat didapur Alia melihat bibiknya sedang mencuci pakaian, diterlintas pikiranan Alia untuk meminta bibiknya membiayai les komputernya di anjungan itu.


"Mak long, tadi aku dapat brosur les komputer ade diskon 50% untuk pendaftaran 5 orang pertama. aku rase mau daftar "jelas Alia penuh semangat kepada bibiknya.


"kemane les nye tu? "tanya bibiknya kepada Alia.

__ADS_1


"ke moton tinggi Anjungan " jawab Alia.


"daftar lah kau adek mu, biar kitak pegi les nye bedua nanti " jawab bibik Alia. Mendengar jawaban itu Alia merasa girang .


"nanti rahma mau ikut daftar ugak mak long" jawab Alia.


"bagus lah makin ramai makin bagus" jawab bibik Alia.


Esok harinya, sepulang sekolah Alia daftar les komputer bersama adik sepupunya dan rahma yani. Mereka menggunakan kendaraan umum. Tiga puluh menit setelah menunggu bus yang mereka tunggu pun akhirnya datang, dan mereka pun segera menaiki bus tersebut. Setelah 15 menit bus itu melaju akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.


Setelah sampai ditempat les komputer itu, mereka pun langsung mendaftarkan diri dan mulai hari itu juga mereka langsung masuk jadwal pertama. Mereka mengambil jadwal 3 kali dalam satu minggu, supaya tidak terlalu sibuk bentrokan dengan kegiatan lain, karena disekolah mereka ada kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang wajib untuk di ikuti oleh siswa dan siswi di sekolah itu.


Setelah selesai les mereka langsung menunggu bus di kantin tidak jauh dari tempat les nya tersebut.


Hari demi hari akhirnya mereka menyelesaikan les komputernya, Alia dan adik sepupunya menlanjutkan lagi ke tahap selanjutnya. Kecuali rahma tidak melanjutkan les ke tahap selanjutnya karena halangan biaya.


Setelah dua bulan akhirnya Alia dan Adik sepupunya juga sudah menyelesaikan les komputernya dan Alia tidak lagi melanjutkan ke tahap selanjutnya karena terlalu besar biaya hanya adik sepupunya yang melanjutkan ke tahap selanjutnya, ini adalah tahap terakhir untuk mendapatkan sertifikat les komputer. Alia rencana akan melanjutkan les tahap terakhir itu supaya mendapat sertifikat, maka dari itu Alia mencoba mencari solusi bagaiman caranya supaya bisa mendapat uang untuk membayar les tersebut.


Akhirnya Alia kepikiran untuk mencari kerja sampingan sambil bersekolah, dan Alia mencoba mencari kerja pada hari itu, Alia ditemani teman nya yang satu gang dengan ny untuk mencari kerja. Teman nya itu bernama maysarah. Mereka berdua berkeliling keliling berjalan kaki untuk mencari kerja, keluar masuk warung dan toko untuk menanyakan pekerjaan. Tetapi belum juga Alia mendapatkan pekerjaan. Mereka berjalan dengan semangat tanpa menyerah walaupun belum mendapatkan titik terang dimana akan mendapatkan pekerjaan.


"Assalamualaikum..bik, bibik" ucap Alia memanggil penjaga warung nasi tersebut.


Karna warung tersebut kelihatan sepi tidak ada orang diluar. Setelah beberapa menit keluar ibu-ibu dari dalam.


" iya... " sahut ibu itu dari dalam dan berjalan keluar menemui Alia.


"mau beli ape? " tanya ibu itu ramah kepada Alia dan maysarah .


" gini bik, aku maok nanya kerjaan. Ade ndak lowongan kerje ke warung bibik ni " tanya Alia penuh semangat .


"sebenarnye ade, cuman warung bibik ni agik sepi" jawab ibu itu kepada Alia.


"gitu ye bik, aku rencane maok kerje be, tapi nunggu balek sekolah gitu bik " jelas Alia .


"kalau masuk malam ade, tapi kau mampu ndak? "tanya ibu pemilik warung nasi itu kepada Alia.


Mendengar itu Alia mikir panjang dan Alia pamit pulang. Dalam perjalanan pulang Alia merenung memikirkan perkataan ibu warung nasi tadi, Alia sepatah katapun tidak ada bicara kepada maysarah teman ny itu.

__ADS_1


Maysarah mengerti perasaan Alia teman nya itu. Dan maysarah kasihan dan mencoba untuk menghibur Alia.


"sabar Alia, kite balek jak ye. Mungkin ini jalan yang terbaik " bujuk maysarah untuk menenangkan hati Alia.


"iye sar, tapi aku pikir2 maok aku kerje ka warung nasi tadi tu, biarlah masok malam ndk ape "ujar Alia kepada maysarah.


"benar ke ape, mampu ndk kau?" jawab maysarah terkejut mendengar perkataan Alia tersebut, ia tidak menyangka Alia akan berpikir begitu.


"benar sar, aku mau cobe nye dulu " jawab Alia penuh percaya diri.


"jadi? " tanya maysarah kepada Alia.


"yok kite balek ke warung nasi tadi, bebilang aku maok kerje masok malam " ujar Alia sambil menarik tangan maysarah dan membalikkan arah badan nya menuju warung nasi itu.


Maysarah sudah tidak bisa berkata-kata lagi hanya bisa menuruti Alia karena maysarah tidak tega mematahkan semangat teman nya itu.


"Assalamualaikum, bik. Bibik"panggil Alia lagi kepada pemilik warung nasi tersebut.


"iye, ade ape " tanya ibu itu heran karena melihat Alia dan maysarah datang lagi.


" gini bik, aku maok masok malam" jawab Alia.


"benar ni, mampu ndk? " tanya ibu itu.


" insya Allah bik " jawab Alia.


"iye lah, kau cobe-cobe jak dulu" ujar ibu itu memberi pertimbangan kepada Alia.


"iye bik, kapan bise mulai kerje bik ?" tanya Alia senang.


"malam ini pun boleh " jawab bibik itu kepada Alia.


" iye bik, kalo gitu aku balek dulu. Makaseh bik, Assalamualaikum " ujar Alia sambil berjalan menuju jalan Arah pulang yang di ikuti maysarah disamping nya.


"iye, waalaikumsalam " jawab ibu itu.


Di dalam perjalanan pulang Alia begitu bahagia mendapatkan pekerjaan baru. Wajahnya tersenyum manis memancarkan kebahagiaan itu***.

__ADS_1


__ADS_2