
Tidak terasa hampir tiga tahun sudah Alia pisah bersama orang tua nya. Kini Alia sedang mengikuti UN ( ujian nasional) untuk menentukan kelulusannya. Alia sangat bersungguh sungguh belajar supaya mendapat nilai yang tinggi, untuk Alia melanjutkan sekolah ke jenjang SMA.
Pada Malam itu terlihat Alia sedang duduk dikamar dihadapannya terdapat buku buku sambil tangannya memegang pena. Dikerutkan dahinya sambil menghembuskan nafas secara berlahan. Dalam hati Alia berkata " aku harus bisa mendapatkan nilai yang bagus " sambil pikirannya terbayang jauh melayang kepada orang tuanya. Alia sangat merindukan Ayahnya, ibunya dan adiknya. Tidak terasa air mata Alia menetes membasahi wajahnya.
Alia tidak sabar untuk menyelesaikan UN nya dan setelah itu Alia bisa pulang kampung untuk menemui orang tua nya. " ape kabar orang rumah ye " gumam Alia dalam hati. Pada saat itu Alia tidak memiliki hp. Wajar jika Alia susah mendengar kabar dari orang tua nya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 10:35 wib Alia membereskan buku buku nya dan mempersiapkan peralatan yang harus dibawa besok di sekolah. Setelah itu Alia membaringkan tubuhnya dan menarik selimut sampai didadanya. Tidak lama kemudian Alia tertidur lelap.
Waktu menunjukkan pukul 4:12 wib terdengar suara azan subuh di surau tepat dibelakang rumah bibiknya Alia. Alia pun membukakan matanya sambil bergeliat kecil setelah itu Alia bangun dari tempat tidurnya dan keluar kamar untuk berwudhu. Selesai sholat seperti biasa Alia membantu Hasma(bibiknya Alia) didapur. Setelah itu Alia mandi dan segera berangkat sekolah karena pada hari ini, hari terakhir Alia UN.
Tepat pukul 7:00 wib Alia sudah berada disekolah, dan siap untuk mengerjakan soal soal UN. Tepat pukul 9:00 dengan percaya diri Alia sudah selesai ngerjakan soal soalnya.
__ADS_1
Seperti tahun tahun sebelumnya setelah menyelesaikan UN siswa siswi kelas 9 sudah tidak ada kegiatan apa apa lagi disekolah, mereka datang disekolah hanya untuk absen.
Alia dan teman teman sangat tidak menyukai hal itu, " eh budak leteh rase nye aku masok sekolah ni, bosan. Bagus kite bolos jak yok " ujar melia kepada teman teman ny ( budak adalah teman sebaya. Dikutip dari bahasa melayu kalbar) " ih ndk aku, baga kau ni bagus lh kite kyak gini kesekolahan ndk belajar. Dari rumah dapat jajan. Betol ndk budak" jawab Alia sambil melirik ke teman teman nya yang lain. "iye betol tu " jawab teman teman ny yang lain pula sambil tertawa.
Tidak terasa detik detik kelulusan sudah di ambang pintu, Alia sangat mencemaskan nilainya.
"Alia isok be bapak mu datang nak ngambek amplop kelulusan mu ye " ujar Hasma (bibik Alia) kepada Alia
"aok lh yak sape be agek nak ngambek ny ye Alia, yak harus urang tue mu lah. " ujar Hasma( bibik alia) lagi kepada Alia.
"iye lh mak long" jawab Alia
__ADS_1
"libor kalak kau nak balik ke rumah mu ke ? " tanya Hasma(bibik Alia)
"aok mak long, udh lama juak aku daan balik tok e " jawab Alia dengan semangat
" oo aok lh, uma bapak mu be salok juak dengan kau ye " jawab Hasma(bibik alia) menghibur hati Alia
"iye lh mak long" jawab Alia.
Hari yang ditunggu pun sudah tiba, hari ini adalah hari dimana Alia dan teman temannya menerima amplop kelulusan nya.
Masing masing orang tua menghadiri acara tersebut, termasuk Hasan ayahnya Alia. Tepat pukul 9:00 wib acara pun Dimulai dari kata sambutan kepala sekolah dan sampai acara pembagian amplop kelulusan. Satu persatu nama siswa dan siswi disebutkan. Sampai lah nama Alia. Terlihat Hasan maju di depan untuk Mengambil amplop kelulusan Alia.
__ADS_1
Setelah itu Alia dan Hasan (ayahnya Alia) membuka amplop tersebut dan Alia mendapat nilai yang cukup tinggi. Melebihi NIM yang ditargetkan untuk melanjutkan sekolah dijenjang SMA. Alia sangat bangga bisa mencapai nilai yang sangat memuaskan.