KETIKA TAKDIR HARUS MEMILIH

KETIKA TAKDIR HARUS MEMILIH
Episode 11 warung nasi


__ADS_3

***Malam ini adalah malam pertama Alia masuk kerja diwarung nasi itu, Alia berangkat dari rumah bibiknya pukul 19:20 setelah selesai sholat isya. Alia berjalan kaki menuju tempat kerjanya yang memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk sampai disana.


Sesampainya disana, Alia melihat sudah ramai pengunjung untuk makan di warung itu dan Alia pun disambut hangat oleh pemilik warung nasi tersebut.


"ehh Alia udah datang" sambut ibu itu ramah kepada Alia.


"ape yang nak aku kerje kn bik "tanya Alia bingung karena Alia tidak tahu harus melakukan apa.


"kau angkat sayo yang di dalam bawa kesini, terus layani orang-orang yang maok makan tu, kau harus ramah dan banyak senyum biar menarik pelanggan, nanti kalo sayo ni udh dingin panas kan agik ye, dan kalo nasi udh maok habis masak agik, kalo orang agik-agik sepi kau sapu lantai warung kite, cuci piring atau ngiris bawang, dan satu agik harus ingat harus jujur. Soalny bibik nilai dari kejujuran. Udah bibik tinggal kedalam lok ye. Kalo ade ape-ape panggel jak bibik" jelas pemilik warung nasi itu kepada Alia panjang lebar.


"iye bik, siap"jawab Alia semangat.


Alia pun melakukan apa yang diperintahkan oleh pemilik warung tersebut.


Malam itu sangat berat bagi Alia karena Alia harus melawan kantuk, karena biasanya jam-jam kerja nya adalah jam tidur pulas nya, tetapi mulai saat itu direlakannya jam tidur nya menjadi jam kerjanya untuk mencari uang.


Akhirnya Alia sudah melewati kerja malam pertamanya, ia pulang dari tempat kerjanya pukul 05:30 sampai dirumah bibiknya pukul 05:45 dan sesampainya dirumah Alia harus bersiap-siap untuk pergi kesekolah.


Hari demi hari sudah Alia lewati dengan semangat walaupun Alia merasa sangat lelah tetapi Alia tidak putus asa, disekolahan Alia tidak konsen mengikuti pelajaran dan Alia sering ketiduran di kelas. Ada satu teman sekelas Alia kasihan kepada Alia karena melihat Alia sangat sering ketiduran di kelas dia tahu kalau Alia begitu kelelahan.


"ngape kau sering ketidoan ke kelas Al ?" tanya Doni teman sekelas Alia.


"aku kecapean don, soalny malam aku kerje jage warung nasi" jawab Alia kepada Doni.

__ADS_1


"memang kau balek jam berape? "tanyanya lagi kepada Alia.


"jam 05:30 don" jawab Alia singkat.


"jadi kau tadak Ade tidok-tidok lah ni dari tadi malam?"tanya doni lagi.


"iye "jawab Alia sambil menelungkupkan kepalanya ke tangan diatas meja belajarnya.


"Alia...Alia, bagus kau berenti kerje. Ade saat ny kau kerje nanti nunggu tamat sekolah. Ini kau tak konsen belajar" nasihat Doni kapada Alia karena doni kasihan kepada Alia yang tampak sangat kelelahan itu.


Alia hanya terdiam saja mendengar perkataan doni itu. Karena Alia tidak tahu harus menjawab apa, karena memang dasarnya apa yang dikatakan Doni itu sangat benar, tetapi disisi lain keadaan yang harus membuat Alia untuk bekerja sebelum waktunya, lama Alia berpikir merenunginya dan Alia pun sampai tertidur dimeja belajarnya. Dan Alia dibangun kan oleh teman sebangku nya karena guru sudah masuk dikelas nya, Alia pun dengan cepat mengangkat kepalanya.


Hari itu cuaca sangat panas tepat pukul 13:00 wib Alia pulang dari sekolah berjalan kaki bersama Rama yani melewati jalan makam juang. Saat itu Alia sangat kelelahan, dia berjalan sempoyongan, kepalanya sakit terasa mau pecah, matanya merah menahan rasa sakit itu, dan suhu badan nya sangat panas. Alia merasa tidak mampu untuk berjalan dengan berusaha susah payah akhirnya Alia sampai juga dirumah bibiknya.


Pada hari itu tidak seperti biasanya dari pulang sekolah sampai jam nya Alia berangkat kerja ia tidak keluar dari kamar nya, dengan itu bibik nya heran dan segera masuk dikamar Alia untuk menemui Alia.


"Al kau ndak kerje malam ini? " tanya hasma(bibik Alia) .


"ndak mak long, aku rase ndak enak badan" jawab Alia lirih .


"ye udah, kalo ndak enak badan usah dulu kerje " ujar bibik Alia sambil memegang tunuh Alia yang sangat panas .


"badan mu panas benar ni, ngape ndak bebilang dari tadi kalo agik demam, mak long belikan obat lok ye " ujar bibik Alia khawatir karena suhu badan Alia sangat tinggi, dan segera hasma(bibik Alia) langsung pergi ke apotik untuk membeli kan Alia obat.

__ADS_1


Alia hanya terdiam karena mulutnya enggan untuk bicara banyak.


Setelah membelikan Alia obat Hasma(bibik Alia) langsung menuju tempat kerjanya Alia untuk memberitahukan kalau Alia untuk sementara ini tidak bisa masuk kerja karena sedang sakit.


"kak, untuk sementare Alia belum bise masuk kerje soalnye agik demam ni aku belikan nye obat" ujar Hasma(bibik Alia) kepada ibu pemilik warung nasi tempat Alia kerja tersebut.


"iye ndak ape-ape, gimane ndak nak demam soalny ndak cukup tidok, maok berape jam jak die tidok tu, balek dari sini jak udah jam limat lewat mane agik sekolah" jawab ibu pemilik warung itu.


"o die kesini sampai pagi kerjenye? "tanya Hasma(bibik Alia) kepada pemilik warung nasi itu.


"iye sampai pagi, itulah aku kasian dengan die tu "jawab ibu itu menyampaikan rasa kekhawatiran nya kepada Alia.


"die bilang same kamek hanye sampe jam 12 jak " ujar Hasma(bibik Alia) dengan kecewa Karena Alia membohongi nya.


Alia memang sengaja tidak memberitahukan itu kepada bibiknya karena Alia tahu kalau dia berterus terang bibiknya pasti tidak akan mengizinkan kan nya untuk kerja.


Sesampainya Hasma(bibik Alia) dirumah ia langsung memasuki kamar Alia.


"Alia ni obat kau, mulai nanti ni kau usah agik kerje ke warung nasi tu, kau bohong kan mak long, kerje sampai pagi" ujar Hasma(bibik Alia) .


Alia tidak menjawab satu patah katapun, karena Alia menyadari kesalahan nya dan Alia langsung bangun untuk minum obatnya. ia pergi didapur mengambil segelas air putih. Setelah selesai minum obat Alia kembali lagi ke kamar untuk beristirahat. Setelah berapa belas menit Alia merasa kepalanya sudah agak mendingan, tubuhnya juga sudah tidak terlalu panas. Dan akhirnya Alia bisa tertidur.


Selama berapa hari sakit Alia tidak masuk sekolah, dan Alia juga sudah memutuskan untuk berhenti bekerja.

__ADS_1


Karena Alia sebentar lagi akan ulangan akhir semester ia takut tidak naik kelas kalau tidak konsen belajar, maka Alia untuk sementara ini ia fokus untuk belajar***.


__ADS_2