
tak terasa hari perpisahan SMP sudah tiba, saat acara berlangsung pras mencari-cari sosok yang dirinduinya, ia terus mencari disekeliling sudut gedung dan belakang panggung matanya tertuju pada sosok yang berdiri di pintu belakang panggung, dengan senyum yang mengembang pras berlari menghampirinya.
"cita" ,panggil pras dengan nada ngos-ngosan. cita pun menoleh ke sumber suara.
"cita hari ini perpisahan kelulusan ku, aku pasti akan jarang melihatmu, boleh aku minta nomer hp mu?" ucap pras, sambil menyodorkan hp nya.
cita pun dengan senyum tipisnya, menerima hp yang di sodorkan pras dan mengetikkan nomer hp-nya.
pras dengan senyum penuh bahagia "makasih cita, tunggu kabar dariku ", sambil menyimpan hp kedalam saku. cita hanya membalas dengan anggukan dan senyuman.
acara perpisahan pun telah selesai,
cita dan tim osis yang lain sedang berkemas-kemas, tiba-tiba ada salah satu dari mereka seorang cewek mendekati cita, ya dia salah satu cewek yang suka dengan pras namanya kiki, namun tak pernah pras respon.
"eh cita, kamu sama kak pras ada hubungan apa? aku liat kamu dekat dengan kak pras" ucapnya dengan pertanyaan menyelidik.
cita yang terkejut dengan pertanyaan seperti itu, ia menghentikan aktivitasnya.
" aku gak ada apa-apa sama kak pras, hanya kenal saja tidak lebih." ucap cita.
jawaban cita hanya dibalas senyum yang dipaksakan kiki, kiki pun kemudian berlalu meninggalkan cita sambil memutarkan bola matanya. cita pun melanjutkan aktivitasnya agar cepat selesai, dan bisa pulang cepat.
drrrrrtt drrrrrttt
cita merasakan getar hp di sakunya, kemudian ia memeriksa hpnya dan melihat ada chat masuk dari nomer baru yang tidak ia kenal. sambil cita mengerutkan keningnya.
089XXXXXXXX
hai, gadis manis π
cita
maaf siapa y?
089XXXXXXXX
masa gak ingat sih? baru beberapa jam ketemu..
cita
kk pras y?
089XXXXXXXX
bener banget.. jangan lupa save nomerku gadis manis π
cita
iya kak..
cita merasa bhagia bisa berkomunikasi dengan pras, entah kenapa dia merasa ada sesuatu dalam hatinya yang membuat ia sebahagia itu.
__ADS_1
cita pun sekarang sudah kelas 9 dia sibuk dengan tugas sekolahnya yang makin hari makin banyak. pras juga sibuk dengan kegiatannya di sekolah barunya SMA.
dirumah cita sedang sibuk membantu mamanya mengemasi pesanan kue dengan karyawan mamanya, beruntung adik kecilnya masih tidur. walaupun cita banyak tugas sekolah dia tetap tidak lupa untuk membantu ibunya.
"kak cita tak perlu membantu mama, kakak juga banyak tugas sekolah kan, mams sudah ada yang bantuin kok" kata mamanya cita.
"tidak apa bu, lagian cita tugasnya sudah gak banyak kok" ,balas cita, tangannya masih tetap fokus dengan apa yang dikerjakannya.
cita dan karyawan mamanya tengah asik bercanda, sambil membungkusi kue-kue.
drrrrttt drrrtttt
getar hp cita dimeja tak jauh dari cita duduk, namun tak di ketahuinya. banyak chat masuk dari pras.
kak pras
gadis manis lagi ngapain?
kak pras
gimana sekolahnya?
kak pras
udah makan belum gadis manis?
kak pras
pras yang sedang menunggu balasan chat dari cita berguling kesana kemari di ranjang tidurnya sambil melihat hpnya. pras merasa tidak sabar mendengar kabar dari cita gadis manisnya itu. hingga pras menekuk mukanya karna tak kunjung ada balasan dari cita.
πΏπΏπΏ
cita yang baru selesai membantu mamanya ia bergegas mandi karna hari sudah sore, beberapa menit kemudian cita keluar kamar mandi dengan handuk dikepalanya untuk mengeringkan rambutnya. cita memakai baju tidur kesayangannya yang ber motif bunga, karna memang cita sangat menyukai bunga. cita dikamar sibuj mencari hpnya namun tidak ia temukan di kamarnya, baru dia ingat terakhir kali dia meletakkan hpnya. cita pun berjalan ke dapur disana ia menemukan hpnya, ia pun membuka kunci layar hpnya,
dan kaget ada banyak chat dari pras.
"banyak sekali chatnya" gumam cita sambil membuka chat tersebut, ia pun membalas chat dari pras.
cita
maaf kak, tadi aku sibuk bantuin mama.
pras dikamarnya yang masih menunggu balesan pun sambil menatap langit-langit kamar dikejutkan dengan dering hpnya..
ting!!
tangan pras langsung meraih hpnya dan melihat pesan masuk, dengan hati bahagia dia membalas chat tersebut.
pras
oh gitu, gak papa gadis manis. π
__ADS_1
pras
sekarang sedang apa?
cita
lagi mau makan kak,
pras
besok pulang sekolah bisa ketemu tidak cita?
cita
belum tau kak, liat aja besok.
dirumah cita mamanya sedang membereskan mainan adiknya yang berserakan, mamanya yang melihat cita masih berdiri dekat meja makan pun menghampiri cita,
"kak ayo makan udah jam 7, biar kamu nanti cepat belajarnya" kata mama cita, sambil mengambil piring untuk cita.
cita pun menggeser kursi untuk ia duduki, dan berkata " iya ma ayo, adek dimana ma? " sambil melihat kearah mamanya yang sedang mengambilkan makanan untuknya.
" adekmu sudah bobok, dia kelelahan bermain" ucap mamanya.
makan malam pun berlangsung,
disela makan malam mama cita melirik ke arah cita yang sedang menikmati makanannya.
" kak cita, kamu kan udah kelas 9 tugas sekolahmu kan tambah banyak, kamu juga besok les sampe sore, gimana kalo kamu tinggal diasrama aja?" kata mama cita..
cita yang tadinya sedang fokus makan, terhenti oleh ucapan mamanya,
" ma haruskah cita di asrama? cita kan gak merasa capek kalo harus pulang pergi dari rumah" balas cita.
"iya kak cita, tapi mama gak tega liatnya, takut kamu nanti kecapekan, kalo di asrama kan lebih dekat kak, jadi kamu ada cukup waktu istirahatnya" ucap mamanya.
" oh ya udah cita nurut mama aja" ucap cita.
cita dan mamanya saling melontarkan senyum.
setelah selesai menyantap makan malam, cita pergi kekamarnya untuk mengerjakan tugas sekolahnya, agar cepat selesai guna menghindari penumpukan tugas sekolahnya.
mama cita yang sudah membereskan dapur, kemudian berjalan menuju ruang tengah mengambil hpnya menekan nomor yang akan ia hubungi.
dari sebrang sana terdengar bunyi nada dering, kemudian menghentikan aktifitas kerjanya dan mengambil benda yang berdering tersebut.
" halo ma" . ucapnya, sambil meletakkan lembaran di atas meja kerjanya.
" iya halo pa, mama mau bicara tentang cita pa" . balas mama cita, sambil duduk di ruang tengah.
"ada apa ma dengan cita? " tanya sang papa.
__ADS_1
" begini pa, cita sudah kelas 9 SMP mama gak tega liat dia pulang pergi dari sekolah, apa lagi dia sekarang les sampe sore pa, kasian capek kan lumayan jauh rumah kita dari sekolah pa, mama mau dia tinggal di asrama saja biar lebih dekat", jelas mama cita, dengan nada sedih.