Ketulusan Yang Terluka

Ketulusan Yang Terluka
T4


__ADS_3

Pras yang mendengar suara cita pun berbunga-bunga, ingin rasanya melihat wajah manis gadisnya itu.


"iya Cita, kamu lagi sibuk gak?", ucap Pras sambil tersenyum , dengan tangan memeluk gulingnya.


Cita pun menjawab, "tidak kak, aku sedang mengobrol dengan teman-temanku". Sambil bersandaran pada dinding depan kamarnya.


Mereka pun mengobrol via telepon hingga berlangsung lama, tidak terasa waktu telah menunjukan pukul 10 malam, akhirnya mereka pun mengakhiri obrolannya.


Cita pun kemudian masuk ke kamar , dilihatnya teman-temannya sudah terlelap dalam tidurnya. cita pun membaringkan badannya di ranjang sambil mengotak-atik hpnya, terdengar kamar sebelah masih ribut dengan gelak tawa karna candaan mereka, karna ini malam minggu mereka jam 10 belum tidur.


Tiba-tiba cita terlelap dengan sendirinya, dengan hp yang masih di genggaman tangan.


Pagi pun telah tiba, sinar mentari masuk kke ruangan menyelusup dari kaca jendela yang tak tertutup gorden. mereka pun terbangun dari mimpi indahnya.


"April bangun, kita kerja bakti asrama." Teriak Meli sambil menarik selimut April.


"Bentar meli, nyawaku masih setenga." Balas April sambil mengumpulkan selimutnya yang ditari Meli.


Cita dan Ana hamya memperhatikan meli yang sedari tadi main tarik ulur selimut dengan april.


"Dasar April pemalas, cepat bangun keburu pengurus asrama datang nanti kamu kita kena hukuman." Ucap Meli sambil berjongkok. April pun akhirnya bangun walaupun matanya masih enggan untuk membuka.


Semua murid yang diasrama sibuk membersihkan kamar masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan tempat lainnya, dengan bagian tugas  yang sudah ditentukan oleh pengurus asrama.


Akhirnya kegiatan kerja bakti pun selesai mereka beristirahat di halaman asrama sambil menikmati hembusan angin di pagi hari.


"kalian nanti mau keluar gak?" tanya Meli pada teman sekamarnya. Mereka pun melihat kearah Meli.


"Emang mau kemana mel?" balas Ana,


"Aku pengen pergi jalan, tapi gak tau kemana." Ucap Meli sambil menyengir.


"Ooh aku tau, kamu mau gak ke kebun teh." Ucap April dengan antusias. Mereka hanya mengerutkan kening ke arah April.


" gak salah pril ke kebun teh?" tanya Ana. Tiba-tiba meli menimpali pertanyaan ana


" Gak papa , kalo tempatnya enak, kan secara kalo di kebun teh asri banget pemandangannya luas hijau pula, sehat buat mata biar gak cepet rabun biar  bisa liat cogan dengan jelas." Ucap Meli, sambil menunjuk matanya.


Mereka pun terbahak dengan jawaban meli.


kemudian mereka pun bergegas pergi untuk membersihkan diri masing-masing, dan bersiap untuk pergi jalan bersama.


Mereka pergi dengan menggunakan bus hanya memerlukan waktu 1 jam untuk ke tempat tujuan. Sesampainya disana mereka berlarian sangking senangnya melihat pemandangan yang jarang mereka temui, karna mereka seringnya pergi ke mall.

__ADS_1


"waahhh, gila sejuk banget disini." Ucap Meli, sambil berjalan mundur.


"iya ya, bakal betah lama-lama disini kalo begini." Ucap Cita, sambil menyapukan tangan di dedaunan.


Sedangkan ana sibuk berselfi ria, April sibuk dengan ocehannya karna sedang siaran langsung diakun sosmednya.


Mereka berjalan sambil mengedarkan pandangannya, cukum banyak prngunjung karna ini hari libur. Akhirnya mereka memutuskan beristirahat di sebuah gubuk yang memang di buat untuk pengunjung yang berwisata.


Tidak terasa waktu sudah menunjukan jam 3 sore, akhirnya mereka bergegas untuk pulang, mereka pun menunggu bus di halte, tak lama bus yang mereka tunggu datang mereka pun segera naik, di dalam bus mereka asyiik bercanda dan berselfi bersama.


Sesampainya di halte dekat asrama mereka mampir ke tempat makan terlebih dahulu, kemudian barulah mereka pulang ke asrama.


🌿🌿🌿


Disekolah murid-murid sedang disibukkan dengan tugas di buku masing-masing, karena guru tidak hanya memberikan tugas.


drrrrtttt drrrrttt


getar hp dari saku cita, ia pun berhenti menulis dan mengambil hp di sakunya. Di lihatnya ternyata pesan dari pras.


Kak pras


Bagaimana sekolahmu hari ini cita?


Cita


Kak pras


ooh syukurlah kalo gitu,


malam minggu kamu ada acara gak?


Cita


Iya, hmm gak ada kak.


Kak pras


Besok malam minggu aku mau ajak kamu jalan, mau gak? 😁


Cita


Hmm belum tau kak, liat aja besok.

__ADS_1


Kak pras


Y udah deh.😊


kok aku udah gak pernah liat kamu nunggu angkutan umum di tempat biasa, kamu di jemput?


Cita


Sekarang aku tinggal di asrama kk..


Kak pras


ooh gitu.


Chat mereka pun telah berakhir.


malam minggu pun tiba, Cita yang sudah janjian sama Pras sedang mempersiapkan diri. Dalam hati Cita merasa senang akan diajak jalan oleh cowok yang ia kagumi sejak lama.


ting ting..


terdengar bunyi pesan masuk, Cita pun mengambil hpnya di meja kemudian membuka pesan tersebut.


Kak pras


Sudah siap belum gadis manis?


aku sudah di depan asrama..


Cita


Sudah kak, sebentar lagi aku keluar.


Cita pun brrgegas keluar dari asrama, sebelum keluar ia meminta izin terlebih dahulu ke pengurus asrama barulah Cita keluar..


Dilihatnya Pras sedang duduk di motornya dengan memegang helm di tangan kirinya. Cita pun tersenyum dan mempercepat langkahnya ke arah pras.


"Hai kak, maaf lama nunggunya. " ucap Cita,


Pras tersenyum, " gak lama kok, " balas Pras, kemudian pras memakaikan helm yang di pegangnya sedari tadi ke Cita.


Cita hanya diam karna terkejut sekaligus ia sangat malu dengan perlakuan Pras padanya. kemudian cita naik ke motor, mereka pun meninggalkan asrama menuju tempat yang ditujunya.


Dalam perjalanan mereka hanya saling diam tak ada separah kata pun yang terucap, Cita sibuk dengan perasaannya sendiri yang tidak karuan karna detak jantungnya tiba-tiba berdetak lebih cepat dari biasanya saat dia berdekatan dengan Pras.

__ADS_1


sampailah mereka di alun-alun kota, mereka duduk sambil menatap langit yang bertaburan bintang. Suasana terasa canggung, tak tau harus mengawali pembicaraan apa.


__ADS_2