Keynand Si Dokter Dingin

Keynand Si Dokter Dingin
21


__ADS_3

lalalallaa


I'm back 😎


Warning 18+++


sesuai dengan kesepakatan mereka berdua ditempat kerja tidak ada karyawan ataupun petugas yang tahu kalau Rey dan Key sudah menikah. Hanya pejabat eksekutif saja yang tahu pernikahan mereka, karena acaranya dibuat secara private.


sudah 3 hari Rey menjadi istri dari seorang Key untuk saat ini masih aman-aman saja. Malahan sebuah fakta kalau ternyata Key itu tidak secuek yg orang lain katanya malah kalau dirumah tingkah nya kaya bocah, segala ambil handuk aja harus diambiliin 🥲


Benar kata orang kalau laki-laki cuek itu bisa jadi hatinya lembut.


Hari ini kebetulan jadwal Key dan Rey tidak sama, jadi mereka engga bisa pulang bareng. shift Rey jam 9 malam tapi Key hari ini pulang lebih cepat karena tidak ada jadwal operasi. uring-uringan nih pasti Key nanti saat Rey pulang.


jam menunjukkan pukul 6 sore Dok Key siap-siap mau pulang tapi mukanya udah cemberut dan kusut. Setelah ganti baju dan yakin sudah tidak ada barang yang tertinggal Key rencana nya mau ke tempat Rey.


Key terus berjalan dengan tetap memasang muka datar, ketika ada yg menyapa dia hanya mengangguk. saat sudah sampai di ruangan Rey matanya langsung mencari sosok nya.

__ADS_1


" sore dokter udah mau pulang?" sapa mba Rani


" ya " Key hanya menjawab dengan singkat, matanya masih mencari Rey


" cari siapa dokter, atau ada barang yang tertinggal dok " tanya mba Rani lagi


" Rey mana ? "


Rey tiba-tiba nongol dari ruang periksa, seketika kaget kenapa dok Key ada diruangan nya. masih dengan muka bingung Rey sudah ditarik Key ke ruang istirahat khusus dokter yang disediakan.


sontak perlakuan dok Key mengundang tanda tanya mba Rani dan mba Dina kebetulan partner Rey hari ini. karena biasanya dokter kalau datang itu entah melengkapi status pasien ataupun memberikan terapi tambahan untuk pasien. sungguh kejadian langka yg barusan dilihat.


" oh jadi disini yang mau dikasih tanda ? " tunjuk Key ke tangan Rey yg ada di dada


plak .... " dokter kenapa sih ? jangan macem-macem deh ini dirumah sakit loh saya bisa teriak" deg-degan Bray, karena Key itu orang yg nekat dia bakalan ngelakuin apapun sesuai kemauan nya tanpa peduli tempat dia berada.


masalah nya sekarang masih jam kerjanya Rey, kalau ketahuan oleh atasan nya bakalan panjang urusan nya.

__ADS_1


" dokter.... " panggil Rey


Key hanya diam


" dok ..... sayang, kamu kenapa?" panggil Rey lagi


Key masih diam, tapi matanya hanya fokus menatap bibir Rey . pikiran nya sudah buntu, rasanya tubuhnya sangat panas dan bersemangat.


Key berjalan maju refleks Rey berjalan mundur, Rey sudah mentok dengan tembok Key masih menatap Rey dengan intens tanpa mengalihkan sedikitpun pandangan nya .


" dokter, aku masih kerja yah jangan macem-macem nanti aku bakalan dapet masalah kalau aku engga ada di ruangan, dokter....."


cup ... cup...., belum sempat Rey menyelesaikan perkataannya Key sudah memotong nya dengan kecupan. tangan Rey ditahan oleh tangan Key dia tidak bisa berontak sedikit pun. mereka berdua masih melakukannya entah siapa dulu yang terbuai yang pasti mereka saling menikmati


Nafas memburu, kepala pening dan nafsu sudah diujung tanduk Key sudah tidak bisa menahan lagi, kalaupun menunggu Rey pulang masih sangat lama.


dengan suara tercekat Key mengatakan " kita pulang sekarang" suaranya berat matanya sudah dipenuhi kabut ga**rah.

__ADS_1


Tanpa ba-bi-bu lagi mereka berdua keluar ruangan dengan tergesa menghasilkan detuman pintu yang sangat keras. untung nya saat ini sedang tidak ada pasien, kalau ada akan mengganggu kenyamanan pasien


__ADS_2