Keynand Si Dokter Dingin

Keynand Si Dokter Dingin
25


__ADS_3

semakin hari gosip tentang dokter tampan idaman dari setiap kalangan tidak ada henti-hentinya terus berseliweran.


memang dasar dua manusia yg sama-sama cuek tidak ada yg ambil pusing akan gosip itu. toh fakta nya memang benar adanya, cuma belum waktunya aja terungkap.


pekerjaan mereka bisa dibilang cukup lancar, jadwal kerja hampir sama hanya beda jam kerjanya saja, Key sebagai salah satu dokter spesialis di RS ini jam kerjanya sangat random, bisa pergi pagi pulang malam.


dia juga mengelola klinik kesehatan yang masih bertahap dalam pembangunan nya. yah memang semua usaha itu semua butuh modal bukan hanya niat saja.


begitu juga dengan Rey, semenjak dia menikah showroom nya dikelola oleh Farhan. Hanya sesekali dia datang untuk sekedar melihat. tetapi tetap kepemilikan nya atas nama mereka berdua.


Farhan masih menyimpan rasa untuk Rey, tapi mau bagaimana lagi Rey hanya menganggap dia seperti kakak nya sendiri.


Rey teringat sudah beberapa Minggu ini dia belum cek keadaan showroom nya.


" Han ... gimana showroom aman kan ?" tanya Rey via chat


^^^" aman Rey, kenapa Lo mau kesini ?" ^^^


" iya lusa mungkin gue kesitu " jawab Rey


" oke "


Hari ini mereka sama-sama sedang shift, bedanya diruangan Rey tidak terlalu banyak pasien. sedangkan Key di polinya banyak sekali pasien.


semenjak menikah Key ada sedikit perubahan, dia terlihat lebih mudah senyum tapi tetap dengan muka datar.


anehnya kalau ke pasien malah lebih luwes aja, berbeda kalau dokter yg lainnya. kadang terlihat ramah tapi ternyata cuek.


jadwal poli dokter Key sampai jam 21.00 malam tapi kemungkinan akan molor kalau pasien nya banyak.


Rey hari ini jaga sampai jam 21.00 malam telat-telatnya dia pulang pukul 21.30. walaupun pulang nya telat dari jadwal tapi dia tetap menikmati nya.


" dokter ..... aku kemungkinan pulang agak telat, masih ada laporan yg belum selesai "

__ADS_1


Yup walaupun sudah menikah, Rey kadang masih latah dengan panggil Key dengan sebutan dokter. Bahkan karena panggilan itu bisa ngambek seharian tuh Key.


" Hem...... sekali lagi kamu panggil aku dokter, aku hukum kamu sayang" Key sudah mulai uring-uringan pasien nya masih banyak ternyata. Chat dari Rey hanya di read saja tanpa dibalas.


Dibandingkan dengan dokter spesialis lainnya bisa dibilang Key pasien nya cukup banyak.


" huuuuft " ketika Key melihat tumpukan status pasien yg masih menggunung rasanya menarik nafas saja berat wkwk


" masih berapa lagi pasien nya ?" tanya Key pada asistennya


" masih ada sekitar 10 pasien lagi dokter" jawab asisten nya


" Hem oke "


saat ini jam sudah menunjukkan pukul 20.00 tapi pasien nasih 10 lagi alamat pulang ke rumah tengah malam.


Perutnya sudah keroncongan, tapi poli nya belum selesai. bukan hanya dokter nya saja yg lapar, asisten nya juga sudah seperti mayat hidup, bahkan untuk duduk saja hampir tidak bisa kalau sedang ramai pasien.


" Suster Nita masih berapa lagi pasien nya ? " tanya Key


" saya boleh istirahat dulu 5 menit baru lanjut lagi ?"


" silahkan dokter"


" oke, suster boleh duduk dulu sambil nunggu"


Key langsung kirim pesan ke Rey kalau dia juga belum pulang, dan meminta Rey untuk belikan makanan perutnya sudah terasa perih sekali karena belum sempat untuk makan.


Tepat pukul 22.15 pasien terakhir sudah selesai walaupun sempat ada drama dulu pasien nya.


" terimakasih dokter, saya izin pamit dulu" ucap suster Nita


" terimakasih juga sus, saya mah pakai ruangan ini dulu boleh kan ?" tanya key

__ADS_1


" boleh dokter, kalau begitu permisi dokter "


Biasanya saat poli sudah selesai dokter akan langsung pergi meninggalkan ruangan tapi kali ini Key rasanya sangat lelah dan kepala nya sudah pusing. rasanya untuk berdiri aja lemah.


Rey sudah beli makan sebelum Key kirim pesan, dia tau kalau hari ini pasien poli sangat banyak.


Rey datang menghampiri Key keruangan sambil menenteng kresek berisi makanan.


tok tok tok


" dokter saya boleh masuk ?" Rey tidak bisa sembarang panggil nama Key, karena dia masih di lingkungan RS


" masuk" Key jawab dengan jutek


Rey sudah masuk ke ruangan, yg dia lihat adalah Key yg kepalanya bertumpu pada tangan diatas meja.


" kamu kenapa ?" tanya Rey khawatir melihat Key diam saja bahkan saat Rey datang.


mata Key masih terpejam berharap pusing yg sedang dirasakan cepat menghilang.


" sayang ....... kamu kenapa, kepala kamu pusing atau sakit ?" tanya Rey kembali


" kepala aku pusing" jawab Key masih dengan posisi yg sama


" kamu belum makan kan ? terakhir makan tadi siang ? "


Key hanya mengangguk, sungguh kepalanya berat sekali rasanya.


" yaudah makan dulu sini aku suapin nanti abis itu minum obat yah" Rey khawatir juga dengan keadaan Key


Rey menyuapi Key dengan telaten dan sabar, karena dia juga lapar jadi porsi yg sama dimakan untuk berdua. akhir -akhir ini Key kurang istirahat, pusing. belum lagi dia harus menjalani hukuman dari papahnya.


Happy reading

__ADS_1


thanks buat yg udah sempetin baca cerita absurd author😁


jangan lupa like komen dan tambahkan list favorit yah bestie 🥰


__ADS_2