Keynand Si Dokter Dingin

Keynand Si Dokter Dingin
34


__ADS_3

syalalalalala I'm back 😎


sebulan setelah Rey pulang opname, dia masih berangkat kerja seperti biasa. bedanya sekarang perut nya sudah sedikit terlihat membuncit.


walaupun perutnya sudah membuncit untungnya bisa tertutupi dengan seragam yg longgar.


semenjak hamil beban kerja yg diberikan ke Rey tidak terlalu berat, karena memang untuk bulan sekarang pasien nya sedang tidak terlalu banyak.


Rey sudah tidak bisa menyembunyikan lagi status pernikahan nya, ditambah sekarang dia sedang hamil dan kejadian kemarin membuat saru RS tahu kalau dia hamil.


Dok Key masih tetap dengan mode cuek dan dingin, tapi dia ga bakalan cuek kalau lagi sama Rey. Key akan berubah jadi org yg romantis dan perhatian kalau menyangkut soal Rey.


Hari ini Rey sedang shift bareng mba Dian. Mba Dian terkenal dengan sifat julid dan pinter cari muka. Dia salah satu senior yang paling tidak suka kalau ada junior nya lebih unggul dibanding dirinya.


Sebenarnya senior-senior diruangan itu baik. tapi ada beberapa yg suka julid dan sampai berani melakukan hal ekstrim. Contoh nya kayak yg dialami Rey hari ini.


Kabar Rey hamil sudah menyebar diseluruh rumah sakit, dan mba Dian sangat kesal saat tau kalau ternyata yg jadi suami Rey itu dokter Keynand. Dia sengaja selam ini mencari perhatian dok Key dengan harapan bisa menjadi istri nya.


Rasa tidak suka dia semakin membara untuk Rey, dalam pikiran nya selalu menyusun rencana untuk mencelakai Rey. Dia tidan terima kalau Rey mengandung anak dari dik Key.


" Rey kamu mau nitip engga, mba mau beli makan di kantin biar sekalian takut kamu kecapean kalo harus naik turun" tawar mba Dian


Rey tidak ana pikiran negatif sama sekali pada mba Dian, karena mba Dian tidak pernah menampakkan kalau dia tidak suka sama Rey.


" aku nitip minum aja deh mba, soalnya aku bawa bekel dari rumah" jawab Rey dengan sopan


" oh Okedeh Rey, tunggu yah " sambil tersenyum freak 😏


10 menit mba Dian masih belum Dateng dari kantin. Tadi ada telfon dari IGD kalau ada pasien datang untuk rencana SC besok pagi. pasien sudah diantar ke ruang bersalin untuk dianamnesa.


Selesai periksa pasien Rey liat mba Dian baru dateng, Kepala Rey sangat pusing entah kenapa. Dia coba duduk sambil atur nafas dan tetap tenang, pusingnya sedikit berkurang.


" Rey ini minum dulu kelihatan nya kamu pucat banget" mba Dian menyodorkan minuman yang sebelumnya sudah dicampur dengan soda.


Rey menerima minuman yg diberikan mba Dian, Rey minum tanpa rasa curiga. Setelah minum perut nya terasa sakit, dia coba berdiri tapi terpleset karena kebetulan diruangan sedang ada cleaning servis yg sedang ngepel.

__ADS_1


Rey jatuh terduduk dan menimbulkan suara yg cukup keras. Perutnya semakin lama semakin sakit, dia memegangi perutnya sambil meringis tanpa sadar darah segar mengalir dari tempat Rey duduk.


Mba Dian yg melihat darah Rey keluar sedikit syok, karena memang tidak menyangka akan jadi seperti ini.


" Rey ..... iiitu kamu keluar darah". Sambil nunjuk darah


Kebetulan ada cleaning servis dan suami pasien yg melihat mereka langsung teriak, sambil sigap menolong Rey untuk dipindah ke bed pasien.


Key sedang lewat dan mendengar ada suara teriakan dari ruang bersalin langsung ngibrit masuk. Dia terkejut ternyata ada darah segar dilantai dan matanya menyusuri tetesan darah tersebut. Saat tau siapa darah milik siapa, mukanya langsung merah padam.


" siapa yg buat Rey begini ?" teriak Key sambil tergesa menghampiri Rey


Orang yg berada di ruangan tidak ada yg menjawab. Mereka takut karena baru kali ini melihat dokter Key marah.


" sayang ..... Kamu ga papa ? Mana yg sakit bilang sama aku" Key berubah menjadi org yg lembut saat dihadapan Rey


" Perut aku sakit banget " jawab Rey masih menahan rasa sakit


Pikiran Key sudah semrawut takut terjadi apa-apa dengan Rey, tapi dia harus tetap tenang kalau terlihat panik kasian Rey.


Key langsung menyiapkan infus dan obat-obatan yg dibutuhkan. Dia melakukan semuanya sendiri, saat mau infus tangannya bergetar.


Rey mengalami perdarahan karena terjatuh cukup keras, untung nya sekarang sudah berhenti setelah diberikan obat. nyeri diperut nya juga sudah berkurang. Sekarang Rey harus melakukan USG untuk memastikan kandungan nya baik-baik saja.


" anak aku baik-baik aja kan sayang, maafin aku ga bisa jaga anak kita dengan baik " Rey mulai terisak


" hey hey ... tenang anak kita baik-baik aja ko, kan ibunya kuat anaknya juga pasti kuat dong 😊"


" tap tapi tadi darahnya keluar banyak " Rey masih mewek


" nanti aku USG yah biar kita liat kondisinya gimana " Key baru sedikit lega karena dia juga ga tau bagaimana keadaan bayinya


Key sudah selesai pemeriksaan USG, Alhamdulillah hasilnya baik. Bayi-bayinya aman didalam perut ibunya. Untuk darah yg keluar tadi itu efek dari benturan saat Rey jatuh.


Dia sangat lega kondisinya istri nya dan bayinya baik-baik saja. Rey harus bed rest dirumah agar kondisi nya semakin baik

__ADS_1


Suami pasien, CS dan mba Dian hanya bisa diam melihat dokter Key dan Rey. Mereka semua takut kalau dokter bakalan marah kayak tadi.


" sayang aku mau minta maaf dulu ke suami pasien disebelah yah soalnya sempat aku bentak tadi "


Rey hanya mengangguk mengiyakan, Key berjalan keluar ruangan menghampiri CS, mba Dian dan suami pasien.


" pak sebelumnya maafkan saya tadi saat saya datang langsung teriak dan mengganggu kenyamanan bapak dan istri bapak selama disini"


" oh iya dokter tidak apa-apa saya mengerti dan paham kalau istri kenapa2 pasti kita khawatir, kalau begitu perimisi dokter saya mau nemenin istri saya dulu "


" Monggo pak silahkan "


Tidak hanya selesai disitu, Key masih mencari sumber penyebab Rey sampai perdarahan.


" kamu " tunjuk Key pada CS " lain kali kalau mau ngepel diperhatikan lagi airnya jangan sampai terlalu banyak jadi licin" Key tahu kalau cs ini masih baru jadi dia sangat ketakutan


" baik dokter, sebelum nya saya minta maaf dokter karena saya lantai nya jadi licin sampai ibu Rey terjatuh" pengakuan CS sambil kepalanya nunduk dan suara bergetar menahan tangis


" oke lain kali lebih diperhatikan lagi "


" baik dokter, kalau begitu saya permisi dulu "


" silahkan "


" untuk kamu Dian, nanti datang keruang saya jelaskan apa yg terjadi. Dan satu lagi pasien tadi besok SC jam 7 pagi dan jangan sampai ada prosedur yg terlewat "


" baik dokter "


Hallo hallo gaes


Maafkan author yg sudah lama tidak update 🙏


Author buntu cerita ini mau dibawa kemana dan ending seperti apa


Jadi jangan lupa like, komen yah gaes terimakasih 🥰

__ADS_1


__ADS_2