Keynand Si Dokter Dingin

Keynand Si Dokter Dingin
35


__ADS_3

I'm back 😎😎😎


Happy reading gaes ......


Rey harus opname dan bed rest, untuk sementara dia tidak masuk kerja dulu. Kejadian kemarin sampai ke telinga mertua nya siapa lagi kalo bukan bapak nya Keynand.


Kasus waktu itu masih diselidiki tapi untuk sementara mba Dian juga dibebas tugas dulu sampai kasus ini jelas siapa pelakunya.


.


.


.


.


.


Semakin hari perut Rey mulai terlihat, bukan hanya perdarahan saja yg dialami oleh Rey. Sekarang usia kandungan nya memasuki 20 Minggu tapi kaki dan tangan sudah mulai membengkak dimana-mana. Semakin sulit dia untuk berjalan, sekali jalan sebentar nafasnya sudah engap. ditambah lagi tensinya tiba-tiba naik melebihi batas normal, alhasil dia harus dirawat lagi.


Tekanan darah tinggi pada saat kehamilan itu dapat berpengaruh untuk kondisi ibu dan bayinya, Semakin tinggi tekanan darah semakin berat kerja jantung dan dapat menyebabkan hal yg fatal, seperti kejang pada ibu bahkan bisa sampai pada kematian ibu dan janin.


Rey sangat takut karena menurut nya kondisi dia saat ini sungguh melelahkan jiwa dan raga, sudah pas awal kehamilan kena masalah ditambah sekarang harus opname lagi.


Key sebagai dokter penanggung jawab Rey ingin yang terbaik untuk Rey, saat tau tensi nya tinggi setiap pemeriksaan kehamilan dia langsung konsultasi kan dengan dokter IPD dan spesialis jantung.


" huuft " Key menghela nafas berat. Banyak pasien-pasien nya yg memiliki kondisi yg sama dengan Rey dan rata-rata itu mendekati persalinan banyak yg tensi nya tinggi.


Rey sudah dipindahkan ke ruang poli, dan di khususkan hanya menjadi asisten Key. Tapi yah tetap saja beban kerjanya lebih berat di poli dibandingkan di ranap.


" dokter masih ada 1 pasien lagi, mau istirahat dulu apa lanjut dok ?" Rey dia harus bersikap profesional walaupun yg di depannya ini suaminya nya 😁


" satu lagi kan ? Lanjut, langsung close yah setelah ini " perintah Key


" siap Dok"


Rey kemudian panggil nama pasien nya, pasien sudah masuk ruangan, sudah dilakukan pemeriksaan dan konsultasi. setelah selesai dia langsung membereskan berkas pasien terakhir.


" sudah close yah dok "


" oke" Key langsung menggeliat meluruskan tubuh nya, pinggang nya terasa encok ditambah pasien hari ini lumayan banyak.

__ADS_1


" sayang kamu mau USG dulu engga buat liat perkembangan bocil-bocil didalam perut kamu ?"


" bentar, aku beresin ini dulu tanggung. Nanti kalo aku udh selesai taro berkas ini ke rekam medis yah 😊"


"oke deh, sini aku bantuin apa lagi yg belum selesai? " key tidak tega melihat Rey kecapean


" nih kamu belum tulis Therapy nya disini, cepetan tulis dulu. setelah ini aku mau kasih berkas"


" sini " Key langsung menulis Therapy yg diberikan untuk pasien tadi, dan sudah diinput ke komputer.


" nih" sambil menyerahkan berkas ke Rey. " udh selesai belum ? cepet tiduran sini kalo udh selesai, biar nanti keluar Langsung ke rekam medis aja"


" oh iya yah, okedeh" Rey langsung tiduran di bed untuk pemeriksaan USG, tanpa disuruh Key sedikit menyingkap baju Rey dan Tara sudah terlihat perut bulat nya 🤣. Key langsung mengoleskan gel di perut Rey, alat USG mulai bergerak perlahan, satu persatu didengarkan detak jantung bayi nya. Saat mendengarkan detak jantung yg terakhir irama nya sedikit berbeda dengan yg lainnya.


" sayang coba dengerin deh " ucap Key


" ada apa ? Jangan bikin Parno deh " Rey sudah khawatir


" makanya coba dengerin dulu nih, takut nya telinga aku yg salah denger dan butuh ke THT "


Key sedikit mengatur volume di USG supaya suaranya yg keluar terdengar jelas. Keynand dan Rey masih mendengarkan dengan seksama. satu menit sudah mereka mendengarkan dan memang benar suara detak jantungnya nya sedikit berbeda dengan yg sebelumnya.


" sayang ko bisa beda, jangan aneh-aneh deh. Anak aku kenapa ? Jangan bikin aku parno " Rey khawatir dengan kondisi bayi nya takut terjadi apa-apa dengan bayi dalam kandungannya.


" aku harus gimana, aku ga mau anak kita kenapa-kenapa Key " Rey sudah mulai terisak, yah semenjak hamil dia jadi lebih sensitif dan melow. Bahkan pernah malem-malem nangis gara-gara habis nepuk nyamuk dan mati nyamuk nya, nangis kejer sampe pagi 😔🤦


" kamu haru jaga pola makan yah sayang, jangan terlalu banyak fikiran juga, jangan terlalu capek juga yah. Udah ga papa, insya Allah anak kita sehat-sehat ko di dalam sini " Key sambil mengelus perut Rey


" tapi aku takut hiks hiks 😭"


" cup cup cup, hey tenang yah atur nafas nya rileks oke. Dengerin aku, kita dikasih kepercayaan sama tuhan dengan hadirnya bocil-bocil yg lucu ini aja udh anugrah, pasti tuhan juga tau kok kalo kita berdua mampu buat melewati semua ini "


" yang penting kamu selalu berdoa minta diberikan yg terbaik dan kelancaran sampai lahiran nanti oke "


Key masih memeluk Rey dengan penuh sayang, sebenarnya hari dia juga sakit ingin rasanya dia nangis saat ini juga. Tapi dia tahan air matanya dihadapan Rey. Kalau bukan dia yg menguatkan Rey siapa lagi.


" hiks hiks... Aku bakalan terus berdoa dan berusaha demi anak kita, tapi kamu harus janji jangan ninggalin aku sendiri dan harus selalu ada di samping aku "


" aku janji sayang, apapun yg terjadi kita hadapi bareng-bareng yah "


" dah nangisnya ntar keliatan jelek nih muka, bulan depan kamu ambil cuti aja yah biar ga terlalu kecapean "

__ADS_1


" oke nanti aku ajuin ke Bu bos "


***


Dua Minggu telah berlalu, saat bangun tidur Rey tiba-tiba merasa kepala nya sangat pusing dan berkunang-kunang, pandangan nya sedikit kabur.


" sayang..... Bangun, tolongin aku. Kepala aku pusing banget, kliyengan dan mata aku juga kayak ga jelas gitu ngeliat nya"


Key yg masih tidur seketika langsung bangun saat Rey mengeluh seperti itu. Matanya langsung terbuka lebar dan langsung duduk tiba-tiba alhasil kepala nya juga pusing karena mendadak duduk.


" sekarang masih terasa pusing dan berkunang-kunang?" Key Coba pastikan lagi keadaan Rey


" masih sayang "


" oke sekarang kita ke rumah sakit "


Tanpa ba-bi-bu lagi Key langsung membawa Rey ke RS tempat mereka bekerja. Setibanya di RS Key langsung menggendong Rey untuk dipindahkan ke brankar dan langsung masuk ke IGD.


Dokter dan perawat yg di IGD langsung kaget karena tiba-tiba pagi buta dokter Key datang. Ditambah lagi raut wajah nya begitu tegang.


" ddok dokter " perawat IGD seketika tergagap


" dokter ada yg bisa saya bantu?" tanya dokter yg sedang jaga di IGD tapi masih dengan setengah sadar.


" menurut kamu kelihatan nya bagaimana? " Key sedikit meninggi suara nya


" baik dokter, sebentar saya periksa dulu "


" siapin infus set, protap PEB dan lembar pemantauan " perintah Key pada petugas yg ada di IGD


Suasana di IGD seketika sangat mencekam, pagi-pagi sekali sudah dapat serangan fajar dan sialnya dokter yg terkenal cuek yg datang dan istrinya yg jadi pasien. Salah sedikit dalam tindakan bakalan langsung diomelin ini mah.


Suasananya yg tadinya biasa saja sekarang seketika sunyi, mungkin hanya terdengar suara detak jantung orang-orang yg ada di situ.


Rey sudah selesai diperiksa, dan hasilnya tensi dia sangat tinggi, ditambah ada keluhan yg mengarah ke pre-eklampsia.


" permisi dokter, hasil pemeriksaan nya tensi nya tinggi, mau langsung masuk protap sekarang dok ?"


" menurut kamu ?"


Key sangat was-was hatinya nyeri dan detak jantungnya berdetak sangat cepat. Setelah alat-alat yg diminta sudah tersedia dia sendiri yg langsung pasang infus, dll. Bukannya dia ga percaya sama perawat atau dokter di IGD, menurut nya supaya lebih cepat saja tindakan nya.

__ADS_1


Seakan tau apa yg harus dilakukan, perawat nya ada yg langsung mendaftarkan, ada yg menyiapkan obat-obatan dan rekam medis nya.


Yah kira-kira seperti itu perjalanan suka duka pasutri ini, berbagai masalah datang silih berganti. Bahkan tanpa mereka sadari sebenarnya Meraka berdua mampu melewati semuanya


__ADS_2