Keynand Si Dokter Dingin

Keynand Si Dokter Dingin
36


__ADS_3

Setelah drama keluar masuk RS, Rey akhirnya memilih untuk cuti lebih cepat. Dia sudah tidak ambil pusing setelah melahirkan mau kerja apa dan dimana, karena sekarang dia hanya fokus pada kehamilan nya yg spesial ini dan merawat bayi-bayi Nye nanti.


Yah sangat disayangkan kalau kita sudah kuliah tinggi-tinggi dan sudah mengeluarkan uang banyak tapi kalau akhirnya tidak bekerja. Tapi tidak semua org beranggapan begitu.


Rey hanya ingin menikmati peran nya sebagai seorang istri dan calon ibu, karena hal ini belum tentu bisa diulang kembali.


Mereka berdua sadar bahwa sebenarnya kehamilan ini sangat-sangat beresiko tapi dilain sisi mereka juga bersyukur dapat diberikan kesempatan untuk mengandung, karena banyak diluar sana yg harus menunggu sampai bertahun-tahun baru diberikan momongan.


Begitupun Key dia hanya manusia biasa yg memiliki batas kemampuan, walaupun dia seorang dokter biasa yg tak luput dari salah.


" sayang .... Kita harus kuat dan tabah yah kalau nanti salah satu dari bayi kita ada yg tidak selamat " dengan berat hati Key kasih tau Rey yg sebenarnya.


" ko bisa ? Kenapa ? jangan bilang karena hasil USG yg waktu itu kamu bilang ?" Rey sedikit emosi saat bertanya ke Key.


" hey hey tenang sebentar yah sayang, iya ini tentang hasil USG waktu itu. Aku juga udh diskusi sama papah juga, memang untuk kasus ini kemungkinan hidupnya kecil "

__ADS_1


" tapi kita berdua tetap harus berdo'a supaya diberikan keikhlasan menghadapi ini semua. Jujur aku juga sedih atas semua ini "


Rey sudah mulai sesenggukan saat Key mencoba menjelaskan, yah mereka berdua sadar akan resiko yg mungkin aka terjadi kedepannya. Bukan hanya nyawa ibu nya yg terancam tapi bayinya juga terancam.


***


" Key Lo harus kuat yah. Karena tuhan juga pasti tau, Dia tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuan nya" Azka mencoba memberikan semangat untuk temannya


Keynand masih diam belum merespon Azka yg ada di samping nya. Rasanya nya kepalanya sudah mau pecah, disatu sisi dia ingin yg terbaik untuk keluarga kecil nya, tapi disisi lain dia harus berusaha tegar untuk mengahadapi semua nya.


" thanks yah ka, gue ga tau lagi harus gimana lagi. Gue takut ka, takut malah nanti keputusan yg gue ambil itu salah "


Azka memang selalu lebih dewasa dari Key, tapi kadang dia nyebelin kalau sudah jail akut. Beruntung nya mereka berdua saling melengkapi pertemanan mereka murni tidak ada saling iri satu sama lain.


Seperti sekarang saat Key sedang terpuruk Azka mencoba untuk selalu memberikan support untuk Key. Saat Key bilang tentang kondisi bayi nya pasti ada yg tidak beres, dan benar saja bukan masalah yg bisa dianggap enteng.

__ADS_1


" Ka menurut Lo gue egois engga yah kalo suruh Rey buat lahiran lebih cepet dari HPL. Gue takut ka, takut kehilangan mereka semua " omongan Key mulai ngelantur


" heh jangan ngadi-ngadi Lo Sueb, dipikir dulu kalo ngomong. Emang kalo udh lahir Lo yakin bayi-bayi Lo bakalan bisa survive dengan lingkungan diluar kandungan?"


" lagian bocil-bocil Lo juga beratnya masih blm maksimal, berat badan mereka ga imbang bro. Jangan ngarang, awas aja Lo bikin keputusan ngaco gue potong juga tu burung Lo "


Azka mulai mencak-mencak kayak emak-emak ngajak ribut. Lagian dia juga ga habis pikir kenapa bisa Key kepikiran hal begitu.


" eh biasa aja dong mas, lagian kan gue tanya seandainya*SEANDAINYA*, lagian siapa coba yg mau ambil resiko begitu " Key sudah mulai ga melow


" eitsss sabar broh, selow jangan emosian jadi orang"


" yaudah menurut Lo gue harus gimana "


" sabar "

__ADS_1


" dari tadi juga gue udh sabar Azka "


Memang begitu lah Azka selalu saja membuat Key emosi, tapi ini lah yg membuat pertemanan mereka langgeng


__ADS_2