
Sudah hampir enam hari Salma tidak mengunjungi Reza dan Rara khawatir karena keadaan Reza tidak stabil untuk saat ini jika di tinggalkan oleh Salma
" Ra Salma di mana ? Ucap Reza yang bicara nya sudah mulai lancar
' kak tenang dulu ya , aku mau susul kak Salma kok tapi kakak tenang dulu ya ! Ucap Rara
" Iya kakak ikut kamu ya sal !
' nggak kak kalau kakak ikut kamu gak akan pernah sembuh !
" Ya udah kamu susul Salma ya Ra kakak mohon !
' iya aku akan bawa kak Salma ke sini ! Ucap Rara
Rara pun pergi ke rumah Salma dan mereka pun mengobrol di rumah Salma
* Ra kakak gak bisa ketemu dulu sama Reza untuk sementara waktu ini kakak kecewa sama dia Ra ! Kamu tau kan kalau misalkan dia kenapa kenapa dan sampai gak bangun lagi gimana ? Ucap Salma meneteskan air mata nya
' iya kak aku tau aku juga kecewa banget sama kak Reza tapi keadaan nya semakin memburuk kak , dia terus saja menyebut nama kakak ! Aku mohon kak temuin dia satu kali kali ini aja ! Ucap Rara
* Iya Ra Kakak akan temuin dia mungkin hanya satu kali ini aja Ra jujur kakak gak mau temuin dia tapi demi kamu Ra ! Ucap Salma mengusap rambut Rara
' makasih kak ! Ucap Rara memeluk Salma
***
Mentari sudah mulai naik ke peraduannya ketika gadis cantik dan imut itu terbangun dari tidurnya. Ia bangkit dari tempat tidur kemudian melangkah pelan membuka tirai jendela yang menghalangi sinar mentari masuk ke dalam kamar yang bernuansa merah muda. Gadis itu tersenyum meski netra nya masih berusaha menyesuaikan sinar yang masuk.
Langkah nya kemudian berjalan ke arah kamar mandi yang ada di kamar nya untuk membersihkan diri. Usai dengan ritual mandinya Salma pun keluar lalu menggunakan pakaian dress pendek berwarna hitam dan menggunakan ikat pinggang memakai jam tangan dan memakai tas selempang setelah itu dia pun pergi ke rumah sakit.
Setelah menempuh waktu perjalanan kurang lebih 30 menit , Salma pun berjalan menyusuri lorong rumah sakit , Salma sudah berdiri di depan pintu kamar Reza terlihat di dalam hanya ada Reza seorang tidak ada Rara atau bi Surti , Salma pun membuka pintu nya dan mendekat ke arah Reza secara perlahan jujur Salma masih canggung untuk berhadapan dengan Reza saat ini. Biar bagaimanapun dia sudah memiliki perasaan kepada Reza yang membuat nya selalu berdebar ketika bertemu pemuda itu. Namun dia berpikir dia hanya mencintai Reza saja , Reza tidak pernah mencintai nya.
" Salma ? kamu udah dateng ? Reza terlihat senang dengan kedatangan Salma
* Ada apa manggil aku ke sini ? Ucap Salma yang tetap berdiri sambil dengan tatapan mengarah ke arah lain
Reza menarik nafas panjang. " Aku mau minta maaf sama kamu sal jujur aku juga menyesal akan hal itu aku memang balapan liar cuma aku gak mabuk ataupun bersenang-senang sama wanita di sana sal ! " Reza tertunduk dengan wajah yang tiba tiba mendung
* Kenapa kamu balapan liar ? * Gadis itu bertanya kepada Reza. Reza pun mendongak dan menatap mata Salma.
" Ada pria yang menginjak harga diri kamu sal ! Aku gak terima ! Lalu untuk membuktikan bahwa kamu gak seperti yang mereka tuduhkan mereka nantang aku buat ikut balapan ya udah aku ikutan aja ! Ujar Reza menjelaskan
__ADS_1
* Hanya karena hal itu kamu jadi kayak gini Za , i'ts ok aku gak apa apa kok kalau ada yang menghina aku asalkan kamu jangan kayak gini lagi ! Ucap Salma berkata dengan mata yang berkaca-kaca
" Iya sal maafin aku ya , tapi kamu janji kan gak akan pergi pergi lagi ! Ucap Reza
* Gak tau ! Ucap Salma mengalihkan pandangannya
Reza terdiam mendengar kata kata Salma yang seperti masih marah terhadapnya. Kedua bola matanya masih betah memandangi gadis yang juga balas menatapnya. Tangannya bergerak mengelus pipi Salma. Membuat gadis itu sedikit tersentak namun mulai merasakan kehangatannya setelah nya.
" Maaf ya sal ! Ucap Reza
* hmm ! ....Ucap Salma memalingkan wajahnya
" Kamu kok cantik banget sih hari ini ! Ucap Reza tersenyum menggoda
* Rayuan kamu gak mempan buat aku !! Ucap Salma menatap Reza tajam
" Kamu nggak percaya ? " Tanya Reza pemuda itu mengangkat kedua alisnya
* Nggak. * Salma menjawab sambil berpura-pura merapikan obat yang ada di meja itu
" Mau aku buktiin , nggak ?
" Kok malah salting gitu , sih ? kenapa ? Pancing Reza dengan sengaja. Pipi Salma semburat kemerahan memenuhi wajah gadis imut itu. Percayalah hal tersebut sangat menggemaskan bagi Reza.
* Siapa yang salting ? Enak aja , sahut Salma , Salma mengelak jemarinya masih betah mengacak-acak obat yang berada di dalam wadah yang sebenarnya memang tidak perlu untuk di rapikan dan justru malah berantakan akibat ulahnya.
" Obat nya justru malah berantakan gara gara kamu loh, sayang ! Reza segera mengatupkan bibirnya agar tidak tertawa karena ulah menggemaskan Salma.
Begitu Reza mengucapkan kata " sayang " Salma langsung menarik tangan nya dari dalam wadah obat itu lalu mendengus kesal ke arah Reza. Dengan bibir mengerucut khas marah nya , ia melangkah dan mendudukkan tubuh ramping nya di sofa , sengaja menjauhi Reza.
" Kok malah jauh jauh duduk di situ ?
Salma memalingkan wajah nya dengan mulut mengerucut
" Bibir kamu jangan manyun gitu dong !
* Suka suka aku lah mulut mulut aku ! Kenapa kamu yang ribet ! Ucap Salma ketus
" Sal ! Reza menatap lekat wajah Salma yang selalu terkesan imut yang memang berjarak agak jauh darinya
* hmm.....
__ADS_1
" Kamu bisa pindah duduk nya di sini, gak ? " Reza menepuk sudut kasur di sampingnya
* Ngapain ?
" Sini aja ! Dengan sabar Reza membujuk agar Salma bisa duduk di sana
Menghela nafas panjang Salma akhir nya berdiri dan berjalan , ia naik ke atas brankar Reza
* Apa sih ? Tanyanya setengah merengek
Namun Salma begitu salah karena duduk terlalu dekat dengan Reza sehingga jarak mereka tidak sedikit jauh , Salma pun hendak dari duduknya
" Jangan pergi ! "
Jemari Reza menahan lengan Salma. Pelan , ia memutar kembali tubuh Salma agar menghadap ke arah nya.
" Beri aku kesempatan untuk ngomong serius sama kamu Salma ! " Lirih Reza dengan telapak tangan yang menempel di pipi Salma.
Salma memutus pandangan mereka yang saling bertatapan. Salma tersenyum getir mungkin Reza tidak pernah mencintai nya mungkin hingga saat ini karena mungkin Salma hanyalah teman dari pemuda itu saja dan tidak lebih , dan dia juga tidak ingin jika harus dia saja yang mencintai Reza
" Aku tau apa yang kamu pikirkan sal ! Ucap Reza membuat tatapan mereka kembali saling menatap. Salma mengerutkan keningnya berpikir memang nya apa yang dia pikir kan hingga Reza mengetahui nya
Reza menumpukan dahi nya dengan dahi Salma , bersama kompak keduanya memejamkan mata , membiarkan waktu berhenti sejenak hanya untuk mereka.
" Aku tiada jika tanpa kamu sal ! Setiap detik , menit , jam yang aku lalui hanya ingin bersama kamu ! Meski demikian kamu gak percaya akan cinta aku , aku akan tetap cinta sama kamu dan yakin akan cinta itu , jadi kamu juga harus yakin sal ! Ucap Reza
Salma pun membuka matanya dan menatap mata Reza
* Aku mau pulang ! * Ucap Salma penuh dengan kata terkejutnya
" Gak bisa ! Kami di sini aja !
* Reza... !
Belum selesai kata yang ingin Salma ucapkan Reza langsung memeluknya erat dan Salma pun bersandar di dalam pelukan Reza merasakan rindu yang sempat hilang beberapa hari ini kini dia sudah mendapatkan jawaban dari semua nya.
Vote
Like dan
Favorit kan 🤗
__ADS_1