
Sudah lima hari mereka berlibur di pantai septa meninggal kan kantor , Ranti dan Yuda meninggalkan kuliah , Salma meninggalkan sekolah begitu pun semua nya mereka sudah cukup berlibur untuk lima hari saja rasa nya mereka masih kurang tapi harus bagaimana lagi.
Setelah sampai di rumah septa melihat surat yang terselip di pintu rumah nya yang berisikan tentang waktu yang sudah hampir selesai septa harus cepat membahagiakan Ranti dalam waktu beberapa bulan dan setelah itu dia akan memberikan luka yang juga beberapa bulan sungguh bukan kah akan sakit untuk Ranti terima pertama septa memberikan kenangan yang manis setelah itu dia memberikan kenangan yang juga pahit untuk Ranti terima mulai sekarang.
Surat itu septa simpan di dalam tas nya agar tidak terlihat oleh Ranti
" Ran kamu dimana Ujar septa yang sejak tadi tidak melihat Ranti dan ternyata Ranti sedang duduk di sofa dan sedang tertidur akibat terlalu lelah
" Ranti Ranti kamu emang konyol aku mungkin nanti gak akan bisa liat kamu kaya gini lagi Gumam septa dalam hati dia pun mendapat kan ide dia memotret Ranti dengan ponsel nya dengan alasan bahwa jika mereka berpisah dan pada saat septa ingin tidur dia bisa melihat foto Ranti yang sedang tertidur pulas beberapa foto septa dapatkan mulai dari saat Ranti sedang makan , tidur , memasak , menyiapkan pakaian untuk septa dan lain lainnya hal itu bahkan tidak di sadari oleh Ranti.
*
*
*
( Perancis )
Hamid terlihat sedang meminum kopi sambil membaca koran sungguh membuat pria paruh baya itu menikmati masa tua nya
' ayah ini cemilan nya aku buatin tanpa minyak ini di buat nya di panggang jadi ayah gak usah khawatir sama kolesterol ayah Ujar Diana
' makasih Din ayah jadi kangen sama Dian dulu kamu dan Dian sering sekali berebut untuk duduk di pangkuan ayah dan bunda mu tapi sekarang ayah hanya akan melihat mu saja bunda mu dan Dian sudah pergi nak Ujar Hamid lemah
' ayah tolong bersabar sedikit lagi saja pasti ana bawa anak Dian lagi ke sini kok yah ana janji sama ayah Ujar Diana
' iya ayah percaya nak sama kamu ini kamu simpan foto keluarga kita ya Ujar Hamid
' untuk ayah mana ini kan foto paling berharga untuk ayah Ujar Diana
__ADS_1
' tidak ayah masih ada kok foto nya sudah ayah pajang di dalam hati ayah sekaligus di dinding kamar ayah dengan sangat besar sekali Ujar Hamid tertawa
' ya udah kalau gitu ayah di sini dulu bersama Demas ya Ujar Diana , Demas itu adalah anak Diana yang sudah berumur 18 tahun ya dia adalah anak bungsu dari Diana dan Salim
' ya udah sini cucu kakek mau cerita soal pacar ? Ujar Hamid
' kakek apa sih aku kan mu kuliah dulu Ujar demas
* * * *
( Satu setengah bulan kemudian )
Kuliah Ranti sudah semester dua dan rencananya dia akan melanjutkan pendidikan ke S1waktu tak terasa begitu sangat cepat septa yang kini sudah habis waktu dan harus dengan berat kini dia akan menyakiti hati Ranti secara tiba tiba mungkin Ranti tidak akan memaafkan nya untuk kali ini biarlah ini sudah menjadi keputusan nya di masa lalu yang membuat dia harus bertanggung jawab akan janji yang sudah dia buat mungkin resiko nya dia akan sakit hati selamanya.
Pada saat Ranti pulang kuliah dia melihat Arya sedang tidur siang dan Ranti hanya tersenyum karena Arya sudah terbiasa jika Ranti dan septa hanya punya sedikit waktu saja untuk bisa bersama Arya dan waktu pun memperlihatkan bahwa jam sudah berganti ke jam sepuluh malam itu membuat Ranti sangat khawatir kepada septa.
Ranti pun menelfon septa tapi jawabannya nihil septa tidak menjawab nya Ranti sudah menelfon hampir tiga puluh panggilan tak terjawab.
* Septa kamu di mana kok kamu gak ngabarin aku dulu kalau kamu mau pulang malam gini aku nunggu kamu aja sampai kamu pulang Gumam Ranti dalam hati perkataan gadis itu tulus dia duduk di sofa ruang tamu sambil menunggu septa dan hingga dia pun tertidur pulas di sana.
Septa pulang jam dua pagi sungguh pada saat dia membuka ponsel nya sudah beberapa panggilan masuk yang tidak dia jawab dia benar benar tidak bisa meninggalkan Ranti untuk selamanya dia hanya ingin Ranti membenci dirinya untuk selamanya dan jika bisa Ranti pergi saja biarkan septa terpuruk dalam keadaan yang benar benar tidak bisa dia tangani lagi.
" Ran maafin aku ya aku gak tega kalau ngelakuin ini tiba tiba sama kamu aku akan coba ngomong sama kamu besok dengan cara yang baik baik aku udah coba ngomong sama orang yang akan memisahkan kita tapi aku gagal ran aku gagal Gumam septa dalam hati sambil meneteskan air mata
*
*
*
__ADS_1
*
Satu Minggu kemudian Ranti yang selalu mendapat respon tidak baik oleh septa berfikir keras apa kesalahannya sampai sampai septa semarah itu terhadap nya.
Pada saat hari di mana Ranti mengajak septa untuk mengobrol berdua saja di taman septa hanya memasang wajah datar nya.
* Jadi kamu bisa jelasin ke aku apa yang membuat kamu seperti ini Ujar Ranti dengan mata yang berkaca-kaca
Septa hanya diam tak menjawab pertanyaan Ranti jujur dia sangat rapuh untuk yang ke sekian kalinya dia sangat ingin menghentikan semua ini
* Septa aku ngomong sama kamu jawab aku, apa aku salah kalau aku nanya kayak gini sikap kamu tiba tiba aja berubah satu Minggu yang lalu aku udah gak bisa nahan amarah aku lagi kamu jujur sama aku apa aku ada buat salah sama kamu ? Ujar Ranti dengan mata yang berkaca-kaca
" Ya kamu buat salah sama aku dan aku gak bisa maafin kamu aku gak bisa Teriak septa
* Kamu bentak aku untuk kesalahan yang aku gak tau itu apa Ujar Ranti lemah
" Mending sekarang aku mau ke kantor aja Ujar septa
* Ok kalau kamu gak mau jujur sama aku terus kamu mau aku ngapain sekarang ? Ujar Ranti
" Aku mau kamu tinggalin aku untuk selamanya dan jangan pernah anggap aku ada mulai sekarang kalau bisa kita cerai Ujar septa sambil menatap Ranti dengan mata yang berkaca-kaca sungguh perkataan septa membuat hati nya hancur dia kehilangan seluruh hidup nya mulai sekarang
* Kamu mau cerai Ujar Ranti yang tidak bisa membendung air mata nya lagi dia menangis
" Iya kalau itu mau aku kamu mau gimana aku rasa kita udah gak cocok lagi dan urusan Arya dia sama aku kamu gak usah urusin dia lagi Ujar septa sambil meninggalkan Ranti yang duduk di tanah terkejut tak bergeming dia tidak percaya dengan semua ini hubungan yang selama ini dia jaga sudah buyar seketika septa telah merubah hidup nya dari sedetik yang lalu.
* * * * *
Vote
__ADS_1
Like dan
Favorit kan