Kisah Cinta Sejati

Kisah Cinta Sejati
BAB 9


__ADS_3

Tiba tiba seseorang datang ke rumah septa dan ternyata itu adalah nenek nya septa dan Rafi


" Nenek " ucap septa dan Rafi


' cucu cucu ku kalian sudah besar ya ' ucap nenek


" Iya nek hehe" ucap septa


' ini siapa cantik ' ucap nenek


* Oh saya Ranti nek saya * belum selesai Ranti berbicara Rafi langsung bilang


' dia calon istri ku nek ' ucap Rafi


' apa kamu itu masih kecil sudah punya calon istri ' ucap nenek terkejut


' eh iya maaf nek aku kan cinta banget sama Ranti jadi aku ingin segera menghalalkan Ranti nek ' ucap Rafi


' benarkah itu septa ? ' tanya nenek


" Eh um... Iya nek Rafi benar " ucap septa


* Permisi nek saya mau ke toilet dulu * ucap Ranti


' oh ya cantik ' ucap nenek


" Maafkan aku sekali lagi Ranti " gumam septa dalam hati


Sementara itu di toilet Ranti merasakan lagi bahwa memang septa tidak pernah mencintai dirinya


* Aku tau kamu tidak mencintai ku tapi aku juga belum tentu ingin menjadi calon istri Rafi * gumam Ranti dalam hati


Ranti pun keluar dan memberi tau semua orag bahwa dia akan kembali ke kamar nya


* Semua nya aku permisi tidur dulu * ucap Ranti


' cantik bolehkah nenek tidur bersama mu? ' ucap nenek


* Tentu saja nek * ucap Ranti


' ya sudah semua nya tidur ' ucap nenek


Mereka pun akhirnya memutuskan untuk tidur oh ya Widya sudah kembali ke Indonesia karena ada beberapa urusan di Indonesia.


" Um nek ini kamar Ranti dan aku " ucap septa


' apa kalian tidur sekamar ? Ucap nenek terkejut


* Maksud septa , septa tidur di ruang bawah dan kita tidur di ruang atas nek * ucap Ranti menejelaskan


' oh ya sudah ayo kita tidur ' ucap nenek


Di ruangan kamar Ranti


' cantik apa kamu mencintai septa ? ' ucap nenek


* Euu ... Ti...dak nek ak...u


' tidak usah di jelaskan nenek tau kamu terpaksa bukan menjadi calon istri Rafi ' ucap nenek

__ADS_1


* Mengapa nenek tau ? Ucap Ranti


' sebenarnya septa yang bilang kalau Ranti tidak pernah memberikan penjelasan bahwa kamu mau jadi calon istri Rafi tapi septa tidak ingin Rafi sakit hati itu sebab nya septa tadi bilang begitu. Kamu tenang lah nak nenek akan membuat kamu dekat dengan septa karena nenek tidak ingin kalau Rafi buru buru menikah dia masih kecil baru saja umur di 19 tahun masa mau nikah sama wanita seumuran dengan kakak nya sih ' ucap nenek


* Tapi nek bagaimana nanti perasaan Rafi jika dia sampai tau tentang ini ? * Ucap Ranti


' kamu tidak usah khawatir itu adalah urusan nenek ' ucap nenek


' kamu tidur ya ' ucap nenek


* Baik nek * ucap Ranti


Keesokan harinya tepat nya jam 1 siang mereka kembali berlatih menari karena besok nya mereka akan pentas untuk yang ke tiga kalinya .


Keesokan harinya hari pementasan


" Dengar sekarang adalah hari pementasan ke tiga kita akan membongkar kedok orang tua Widya " ucap septa


* Baiklah tapi kita harus melakukan nya dengan hati hati septa aku tidak ingin nenek tau * ucap Ranti


" Iya aku mengerti " ucap septa


KITA HARUS SEMANGAT ucap semuanya kecuali ranti


Mereka sudah mementaskan menari mereka dan mereka menang peringkat ke tiga dan mereka pun menjalankan misi mereka


" Ranti kamu dan Yuda yang mengawasi semua cctv-nya, Rafi kamu yang mengurus jalan pipa air agar kita bisa membanjirkan gedung milik perusahaan yang akan di kelola oleh orang tua Widya , Rizki dan aku akan masuk ke ruang tujuan kita " ucap septa


OK KITA SIAP ucap semuanya.


Pada saat mereka ingin ke tujuan mereka tiba tiba nenek nya datang


' Eu... Nenek kita akan pulang tapi menyusul ' ucap resa


' tidak ada kata menyusul kita harus pulang segera mungkin ' ucap nenek


* Baiklah nek kita ikut pulang bersama nenek * jawab Ranti menenangkan


' ya sudah ayo ' ucap nenek


Rencana mereka pun ikut terbatalkan karena tiba tiba nenek ada di situ.


Sesampainya di rumah Ranti langsung pergi ke kamar nya.


' Ranti makan dulu nak ucap nenek


* Iya nek nanti aku menyusul ucap Ranti


Setelah semua berkumpul di ruang makan cuma Ranti yang belum datang


' kemana Ranti coba septa kamu panggil dia ucap nenek


" Baik nek ucap septa


Sesampainya di kamar Ranti septa melihat mulut Ranti sudah berlumuran darah


" Ranti ya ampun Ranti kamu bangun bangun rantiiii ucap septa


Septa pun hanya menangis lalu dia memanggil semua orang

__ADS_1


" Nek Rafi resa cepat ke sini ucap septa berteriak


' Ranti Ranti kamu kenapa ucap Rafi khawatir


' sekarang kita bawa Ranti ke rumah sakit ucap nenek


Sesampainya di rumah sakit Ranti langsung di bawa ke ruang IGD


Setelah selesai di periksa dokter mengatakan kalau Ranti keracunan


" Apa bagaimana ini bisa terjadi aku harus menyelidikinya gumam septa


' Dok saya mohon selamatkan calon istri saya dok ucap Rafi


" dok selamatkan Ranti dok saya akan membayar berapapun jumlah biaya nya yang terpenting Ranti selamat saya mohon dok ucap septa menangis


' mengapa kakak menangis ? Padahal kan aku yang calon suami ranti tapi mengapa kakak yang khawatir kepada Ranti kak ? Jawab aku ucap Rafi sembari menarik kerah baju septa


" Kamu bisa bisanya mempermasalahkan ini , ini bukan waktu yang tepat untuk berdebat aku hanya ingin teman ku itu selamat " ucap septa kesal


' sudah sudah septa Rafi kalian harusnya berdoa agar Ranti selamat bukan nya malah berantem kaya gini ' ucap nenek kesal


' maaf nek ucap septa dan Rafi


bersamaan


Sementara di dalam ruang IGD dokter berusaha untuk menyembuhkan Ranti yang terkena racun dan sudah terlalu banyak racun itu ada di tubuh Ranti


Dokter pun keluar dan mengatakan bahwa....


' maaf untuk hasil yang lebih bagus lebih baik kita membawa pasien ke rumah sakit di luar negeri karena alat yang di butuhkan pasien ini tidak ada di rumah sakit kami kalau begitu permisi jika sudah ada keputusan silahkan datang ke ruangan saya permisi. Ucap dokter


' ya ampun Ranti nenek tidak menyangka kau bisa seperti ini nak nenek khawatir sekali sama kamu nak' ucap nenek menangis


" Nek tenang lah aku akan membawa Ranti ke Indonesia ucap septa


' apa kau sudah gila dokter tadi bilang kalau Ranti harus di rawat di negara yang alat medis nya lengkap ucap Rafi kesal


" Aku akan mencoba merawat Ranti dengan herbal yang alami di sana dulu aku sering membuat rempah rempah alami dan aku sudah mengenal ahlinya ucap septa


' kalau begitu aku ikut ucap Rafi


' tidak Rafi jika kau ikut keluarga Ranti akan curiga jadi kita akan disini saja ya ucap nenek


' baiklah nek aku setuju ucap Rafi


Setelah sampai di Indonesia septa langsung membawa Ranti ke desa yang terkenal dengan rempah rempah alami yang sangat manjur


" Permisi saya minta tolong untuk bisa membuat obat rempah yang manjur untuk mengatasi keracunan ucap septa


' baik lah apa kalian suami istri jika bukan anda harus menunggu sampai wanita ini membaik ucap tabib tersebut


Septa yang saat itu tidak mau jika harus berpisah dengan Ranti dia memutuskan untuk berpura pura sebagai suami nya Ranti


" Ya tabib saya adalah suami dari Ranti ucap septa


' baiklah kalau begitu anda bisa masuk ucap tabib itu


Di desa itu Ranti di beri perawatan yang sangat manjur hingga dia pun akhirnya bisa agak tersadar setelah septa menunggu 2 hari dan ....

__ADS_1


Dukung aku lewat like ya ❤


__ADS_2