
Ranti terdiam di kamar nya dia merasa ada yang aneh dengan kakek nya beberapa hari yang lalu
* Kakek kenapa ya dia kemarin menyuruh aku untuk jangan terlalu memikirkan perusahaan dan sekarang kakek menyuruh aku untuk diam saja di rumah dan jangan pergi ke luar Ucap Ranti yang berbicara sendiri yang juga di dengar oleh Diana dari jendela kamar nya
' Ra , Ara kamu di kamar ? Ucap Diana
* iya Tante aku ada di sini Ucap Ranti
' buka dulu pintu nya Tante mau ngomong sama kamu
Ranti pun membuka pintu nya
* Ayo Tante masuk mau ngomong apa ?
' umm sebenarnya Tante , kakek dan kakak kakak kamu yang lain nyuruh kamu diam di rumah karena keadaan di luar sedang tidak aman Ra Ucap Diana
* Oh jadi maksud kalian karena virus Covid ?
' itu sih udah pasti , cuma dia itu mau culik kamu Ra karena alasan nya mau balas dendam karena perusahaan yang kamu kelola baik dan juga perusahaan yang Tante , tari dan tia di urus dan berkembang dengan baik dia itu mau menghancurkan semua perusahaan kita dia itu musuh bebuyutan kakek Hamid Ucap Diana
* Oh jadi karena itu kakek nyuruh aku diam di rumah aja ! Ucap Ranti
' iya karena itu Ra jadi jika tidak terlalu penting kamu gak usah dulu keluar Ucap Diana khawatir
* Tante justru karena itu kita harus lebih mengembangkan perusahaan kita untuk bisa membuat teknologi yang lebih canggih lagi kak Dave , kak Arkan , dan kak Julio kan juga punya perusahaan teknologi teknologi canggih dan kita bisa lebih mengembangkan nya kita bisa membuat robot yang bisa meretas semua Cctv orang lain sehingga kalau ada yang mau jahat sama kita , kita semua bisa tau orang itu siapa Ucap Ranti
' iya Ra kamu benar kita pancing mereka keluar agar kita bisa tau siapa orang yang sangat membenci keluarga kita Ucap Diana
Memang pada saat delapan bulan yang lalu kaki Ranti di tembak oleh seseorang yang tidak di kenal membuat semua keluarga cemas akan hal itu dan Ranti mencoba untuk masuk ke ruangan yang sudah lama dia kubur sejak dia masih berumur 5 tahun ayah Ranti dulu membuat ruangan itu untuk menjadikan nya tempat bermain Ranti tapi sejak ayah nya di fitnah oleh Lisa kedua orang tua Ranti menjadikan itu tempat Cctv dan pengalihan chip sakti dari laptop menjadi ke dalam tubuhnya namun kedua orang tua ranti tidak bisa mempercayakan nya kepada tari dan tia karena mereka tidak seberani Ranti akhirnya orang tua Ranti membuat surat yang berisi
Nak jika suatu saat kamu membutuhkan ayah dan mamah kamu bisa datang ke ruangan bawah tanah khusus ini dan kamu bisa mengalihkan chip dari laptop ini pindah ke dalam tubuh kamu pada saat ada orang yang tiba tiba saja menyerang mu nak
Itu lah surat yang orang tua Ranti kasih terhadap nya Ranti memang masih ingat kata kata ayah nya kalau ada sesuatu di rumah kakek Hamid yaitu tepat di ruang bawah tanah yang bahkan semua orang tidak mengetahui nya terkecuali kakek Hamid dia sudah di beritahu oleh ayah nya Ranti jika Ranti menanyakan ruang bawah tanah kakek Hamid harus mengantarnya
Ranti langsung pergi ke kamar Hamid
' ada apa princess ku Ucap Hamid
* Kakek Ara bukan anak kecil yang harus di beri panggilan princess Ucap Ranti
' ok maaf ada apa nak ?
* Ara baru ingat bahwa ayah dulu ngomong kalau misal kan ada yang tiba tiba melukai Ara memakai senjata Ara bisa datang ke ruangan bawah tanah yang ada di rumah ini dan Ara mau datang ke ruangan itu sekarang kek Ucap Ranti
' iya ayo kita pergi ke ruangan itu sekarang ! Ucap Hamid
Ranti dan kakek Hamid pun datang ke ruangan bawah tanah itu di mana tidak ada yang mengetahui nya satu orang pun
__ADS_1
' ini ruangan nya nak ayahmu memang memberikan ruangan ini khusus untuk dirimu saja ayah mu pikir kamu itu anak yang pemberani dan tidak akan pernah kalah hanya karena cinta kedua kakak mu kalah hanya karena mereka harus pergi meninggalkan rumah ini tapi kamu meskipun dulu kamu sudah sangat mengenali rumah ini dan harus tinggal miskin kamu tetap ceria dan apa ada nya nak entah kenapa kamu bisa melupakan rumah ini beserta keluarganya Ucap Hamid
* Itu karena aku berusaha sekeras mungkin untuk melupakan orang yang sudah memfitnah mamah dan ayah tapi aku memaafkan Tante Lisa karena aku pikir dia sudah berubah dan mau menganggap ku sebagai anak nya tapi kepercayaan aku hilang karena dia dulu sempat juga memfitnah aku kalau aku itu mempunyai kepribadian ganda kek ya sekarang aku sudah tidak tau lagi kehidupan Tante Lisa bagaimana ? Dan aku juga sempat bertemu dengan Widya kek dia juga minta maaf sama aku , Ucap Ranti
' terus kamu maafin dia gitu Ucap Hamid
* Iya kek biar bagaimanapun juga dia adalah saudara aku Ucap Ranti
' tapi princess dia tidak menganggap mu saudara Ucap Hamid
* Sudah kek aku mau selesain misi aku kakek boleh kok ke atas lagi nanti aku kembali ke atas sendiri Ucap Ranti
' ya sudah nak kamu hati hati karena di sini banyak barang yang sangat sensitif bila di pegang itu juga akan mengakibatkan kamu sakit Ucap Hamid sambil berlalu pergi dari ruangan itu
*
*
*
Setelah Ranti sudah melakukan tugas nya kini dia kembali ke atas untuk melihat siapa yang akan menganggu nya ketika dia tertidur.
Ranti pergi ke kantor dan mulai mengerjakan berkas yang harus di urus
' Permisi nyonya Ranti Annisa Nasution Ucap aji yang langsung duduk di sofa milik Ranti
* Mau ngapain kesini Ucap Ranti dengan wajah yang masih fokus melihat ke laptop
' ya kita ngelakuin hal yang biasa kita lakuin lah Ara Ucap aji
* Gak aku sibuk hari ini jadi gak bisa Ucap Ranti
' udah dulu kek Ra dengerin dulu temen kamu ini ngomong Ucap aji yang langsung menutup laptop milik Ranti
* Apa lagi sih aji kamu ajak aja Fika sana aku lagi sibuk urusin keberangkatan aku ke London Ucap Ranti
' kamu mau ke London ? Ucap aji
* Iya jadi kamu diem
' bilang dulu mau ngapain !
* Aku mau ke keluarga nya Arya ternyata Arya masih ada keluarga nya dan nelpon ke aku tadi malam kalau mau omongin hak asuh Arya Ucap Ranti
' ya kalau gitu kamu pergi nya sama septa dong dia juga kan ayah nya Arya !
* Gak perlu orang aku kok yang berjuang dari awal buat mendapatkan hak asuh Arya Ucap Ranti
__ADS_1
' ok ya udah aku sama Fika aja deh Bay Ucap aji yang langsung pergi meninggalkan Ranti
* Aku harus dapetin hak asuh Arya kalau gak ada Arya entah gimana hidup aku Gumam Ranti dalam hati
Ranti pun memikirkan apa yang di ucapkan aji ternyata aji benar Ranti harus memberitahu septa
Tring...Tring...Tring....
" Iya ini dengan siapa ? Ucap septa
* Ini Ranti saya harus berbicara dengan kamu temui saya di kafe Deket kantor Ucap Ranti
Tut...Tut...
" Apaan dia ini , tapi mau ngomong apa ya , ok aku temuin aja dia Ucap Septa yang langsung bergegas menuju kafe yang di tuju oleh Ranti
" Cie cie nungguin ya lagian datang nya cepet banget kangen ya Ucap Septa mengangetkan Ranti
* Ck saya datang nya awal ya karena ini kafe kan Deket kantor saya Ucap Ranti
" Ok sekarang bagaimana intinya mau bicara apa ?
* Ini tentang Arya , kamu gak temuin dia sejak pertama kali kamu datang ke Perancis Ucap Ranti
" Iya maaf Ra aku sibuk akhir akhir ini jadi aku gak sempet temuin Arya Ucap Septa
* Jadi intinya aku tadi malam di telpon sama keluarga nya Arya mereka bilang kalau mereka mau ambil alih hak Arya jadi apa kamu akan ikut aku ke London atau tidak ?
" Iya aku ikut aku kan Daddy nya tapi mereka juga gak bisa gitu kemana aja beberapa tahun terakhir ini mereka menghilang gitu aja bahkan untuk tanya kabar Arya aja nggak Ucap Septa
* Iya itu masalah nya bukan nya aku mau hak asuh Arya jatuh ke tangan aku lagi Ucap Ranti
" Ok kita ke sana nya kapan ? Ucap septa
* Kita ke sana nya besok lusa !
" Ok kamu udah atur jadwal pesawat nya ?
* Nih aku pesan dua tiket pesawat sekaligus soal nya kamu ribet kalau urusan kaya gini , ya sudah saya permisi Ucap Ranti sambil meninggalkan septa yang masih duduk mematung di kursi nya
" Ra makasih Ucap Septa
" Sejak kapan si beo jadi dingin banget kaya gini biasanya juga dia itu banyak bicara dan murah senyum tapi ini malah kebalikannya Gumam septa dalam hati
Vote
Like dan
__ADS_1
Favorit kan seikhlas nya 🤗