
Eps. 12
Akhirnya pelajaran dimulai dan waktunya istirahat pun tiba walaupun sedikit terlambat untuk beristirahat karena guru yang mengajar dikelas Cinta dkk memberikan tugas tambahan sehingga mereka tidak jadi pergi ke kantin karena pastinya sangat ramai dan tidak ada tempat duduk yang kosong. Mereka bertiga memutuskan untuk ke taman belakang sekolah saja selain disana cukup sepi disana juga tempat yang cukup nyaman untuk sekedar memakan bekal yang sudah disiapkan oleh Cinta tadi pagi. Cinta, Vina dan Caca pun menemukan tenpat untuk mereka duduk dan mulai memakan makanan mereka. Sedangkan di kantin Galang, Dion dan Vino mencari keberadaan Cinta dkk namun mereka tidak menemukan keberadaan Cinta dkk. Vino pun berinisiatif menanyakan keberadaan Cinta dkk kepada salah satu siswa yang ia ketahui adalah teman satu kelas dengan Cinta dkk.
Anak tersebut pun memberi tahu Vino bahwa ia tadi melihat Cinta dan kedua sahabatnya berjalan ke arah taman belakang sekolah. Vino segera mengajak Galang dan Dion untuk menuju ke taman belakang sekolah karena Cinta dkk berada disana dari informasi yang Vino dapatkan. Dan benar saja apa yang dikatakan teman sekelas Cinta dkk tersebut bahwa Cinta memang berada di taman belakang sekolah. Galang dkk langsung menghampiri Cinta dkk dan duduk disebelah Cinta dkk tanpa permisi. Cinta, Vina dan Caca pun merasa terkejut dengan kehadiran Galang dkk yang tiba-tiba itu. Dan dengan kurang ajarnya Galang, Dion dan Vino ikut memakan makan yang dibawa Cinta dkk tanpa ijin sehingga hal itu membuat Cinta, Vina dan Caca melongo tak percaya. Cinta dkk dengan cepat mengembalikan kesadaran mereka setelah mendengar suara deheman dari Galang. Caca melihat Vino yang akan mengambil makanan lagi dengan cepat tangan Caca memukul tangan Vino tersebut.
“ Sembarangan banget sih kalian main ambil aja nggak ijin juga sama yang punya “ ucap Vina
“ iya nih jangan mentang – mentang kalian senior jadi kalian bisa seenaknya yah ambil-ambil makanan orang “ ucap Caca dengan kesal
__ADS_1
“ Ngapain kalian bertiga kesini ? Apa kalian nggak bisa sehari aja nggak gangguin kami “ ucap Cinta dengan tenang dan melanjutkan makannya
“ Nggak papa lagian kan memang aku juga udah bilang bakal tetep deketin atau gangguin kamu lagi “ ucap Galang sambil menatap Cinta
“ Yaudahlah terserah. Gausah natap orang sampe segitunya “ jawab Cinta
Saat Galang ingin menjawab omongan Cinta, Cinta langsung memasukkan makanan ke dalam mulut Galang agar tidak bisa menimpali ucapan Cinta. Walaupun galang terkejut namun ia tetap mengunyah makanan yang sudah masuk ke dalam mulutnya. Sedangkan teman – teman Galang dan Cinta meski sama terkejutnya dengan Galang namun mereka hanya diam saja melihat itu. Apalagi kedua sahabat Cinta yang mengetahui bahwa Cinta sudah mulai kehilangan mood makannya jadi lebih baik mereka diam saja tanpa berkomentar apapun dan juga mereka berdua akhirnya mengijinkan Dion dan Vino ikut memakan makanan mereka tadi. Meski begitu tetap saja yang namanya Genk Galang dan Genk Cinta sudah seperti Tom and Jerry masih ada saja perdebatan - perdebatan kecil yang tercipta entah karena rebutan minuman, makanan bahkan sendok sekalipun. Semua hal itu membuat Cinta tidak menyadari bahwa sedari tadi ia dan Galang menggunakan sendok dan meminum minuman yang sama. Selang beberapa menit acara makan mereka pun selesai.
“ iyalah enak, gimana nggak enak coba kan ini makanan yang bawa Cinta “ ucap Caca
__ADS_1
Tiba-tiba bel tanda masuk pun berbunyi sehingga membuat Galang, Dion dan Vino segera beranjak dari duduknya. Namun sebuah teriakan menghentikan langkah ketiga orang tersebut.
“ woy bilang makasih kek langsung pergi aja seenaknya lo bertiga pikir habis makan di warteg, eh di warteg mah masih pada bayar lah ini habis dapet makan langsung main pergi aja “ teriak Vina.
“iya – iya ini gue ucapin terima kasih ngewakilin kedua temen gue sekalian. Dasar jadi cewek kok hobi banget teriak-teriak nggak jelas di pikir ini hutan apa “ ujar Vino. Sedangkan Galang dan Dion hanya diam saja sambil tersenyum tipis ke arah Cinta dkk lalu melanjutkan langkahnya. Dan untuk Cinta ia memilih diam sambil menenangkan sahabatnya yang terlihat emosi itu.
“ Yaudahlah biarin aja gausah teriak – teriak malah nanti emosi sendiri. Gue juga nggak mood nanggepin mereka bertiga. Mending kita cepetan beresin ini terus masuk kelas deh, kan tadi belnya juga udah bunyi “ ucap Cinta kepada kedua sahabatnya
“ Huh sabar – sabar. Ngadepin orang gila harus sabar “ ucap Vina sambil mengelus dadanya
__ADS_1
“ yaudah yuk cabut, keburu ada guru masuk kelas daripada disini terus malah makin emosi “ ajak Caca.
Akhirnya mereka bertiga pun pergi menuju kelasnya untuk mengikuti mata pelajaran selanjutnya. Singkat cerita, setelah pulang sekolah Cinta, Vina dan Caca pun pulang ke rumah masing-masing karena tidak ada rencana nongkrong ataupun kerjaan bareng. Begitupun dengan Galang dkk, mereka juga pulang kerumah masing – masing karena tadi Galang mendapat telfon dari papanya agar langsung pulang dan tidak keluyuran terlebih dahulu.