Kisah Cinta Yang Rumit ( Cinta & Galang Story )

Kisah Cinta Yang Rumit ( Cinta & Galang Story )
Eps. 14


__ADS_3

Eps. 14


Galang pun langsung pergi menuju kamarnya tanpa berpamitan kepada kedua orang tuanya. Mamanya mencoba memanggil Galang namun Galang mengabaikan panggilan itu. Sedangkan Papa Galang hanya diam saja sambil menghela napas melihat kepergian Galang. Ia juga tidak berniat memanggil Galang. Ia tahu bagaimana sifat Galang yaitu sama kerasnya sepertinya.


Di dalam kamarnya, Galang berpikir kenapa juga ia harus dijodohkan segala padahal dalam segi umur ia masih termasuk orang yang masih muda. Jika perjodohan ini dilakukan karena menurut orang tuanya ini merupakan keputusan yang terbaik untuk Galang, terbaik dalam hal apa maksud orang tuanya. Toh selama ini kenakalan yang ia lakukan juga masih dalam hal wajar. Saat memikirkan mengenai perjodohan  Galang  tiba – tiba mengingat bahwa sudah beberapa hari ini kekasihnya sama sekali tidak menghubunginya.  Galang sendiri bingung bagaimana bisa ia lupa dengan kekasihnya karena biasanya sehari saja kekasihnya tidak menghubunginya Galang akan langsung kelimpungan dan akan terus – terusan mencoba menghubungi kekasihnya itu. Apa karena dalam beberapa waktu ini ia sibuk memikirkan soal balas dendam pada Gino melalui Cinta dan  terlalu sibuk mendekati Cinta makanya ia sampai lupa pada kekasihnya. Ia pun dengan segera mencari ponselnya untuk menghubungi kekasihnya itu. Namun saat akan menhubungi Galang dengan tiba-tiba malah mengingat masa lalu saat ia masih SMP. Kekasih galang bernama Erlina Fransiska. Galang kenal Erlina saat mereka sama – sama masih duduk dibangku sekolah SMP lalu kemudian saat kelas 3 mereka menjalin hubungan.. Galang, Dion, Vino, Gino dan Erlina dulunya satu sekolah saat SMP tapi saat SMA hanya Erlina dan Gino yang berbeda sekolah. Untuk Gino sendiri masih bersekolah di Jakarta sedangkan Erlina mengikuti orang tuanya pindah sehingga ia harus bersekolah di Surabaya. Untuk Gino ia memang memilih bersekolah di tempat yang berbeda dengan Galang agar tidak selalu terjadi keributan saat mereka berdua bertemu apalagi setelah kesalahpahaman itu terjadi.


 Hubungan Galang dan Erlina sudah terjalin 3 tahun lamanya. Awalnya Galang berpikir hubungannya dengan Erlina tidak akan bertahan lama karena memang mereka saat itu masih remaja namun ternyata pemikiran Galang salah malah sampai sekarang hubungannya dengan Erlina masih berlanjut meski tidak jarang mereka juga bertengkar entah karena perbedaan pendapat, cemburu, atau tentang apapun itu. Sampai saat ini ia merasa tidak ada perempuan yang cocok dengannya selain Erlina karena saat menjalin hubungan dengan Erlina, Galang juga pernah mencoba menjalin hubungan dengan beberapa perempuan namun berakhir dengan ketidak cocokan, rasa bosan, galang yang mudah illfeel, terlalu cemburuan atau masih banyak lagi alasannya putus dengan para perempuan tersebut. Erlina pun tau dengan semua kelakuan Galang itu yang suka berganti – ganti pacar. Awalnya Erlina marah terhadap galang bahkan sampai meminta putus namun Galang menolaknya keinginan Erlina untuk putus dan terus menerus meminta maaf bahkan merayu Erlina sehingga membuat Erlina luluh kembali. Kejadian seperti itu pun tidak terjadi hanya sekali dua kali namun sudah berulang kali membuat Erlina sudah merasa masa bodo lah yang penting Galang tetap menjadi miliknya dan kembali padanya meskipun sering berganti – ganti pacar. Ia sudah merasa kebal dengan hal tersebut. Hal itu juga yang membuat Galang mempertahankan Erlina sampai saat ini karena menurutnya hanya dengan Erlina, Galang bisa merasa bebas melakukan apapun tanpa harus memikirkan bagaimana jika kekasihnya itu marah.


Karena mengingat masalalu membuat Galang sampai lupa bahwa ia ingin menghubungi Erlina. Galang pun segera mengambil ponselnya kembali di atas nakas dan langsung menghubungi kekasihnya.  Namun, Erlina tidak bisa dihubungi. Galang mencoba menghubungi Erlina lagi sampai berulang kali tapi tetap saja masih tidak diangkat. Galang pun menjadi kesal sendiri saat ia membutuhkan Erlina malah tidak bisa dihubungi sama sekali seperti ini. Dengan kesal ia membanting HP nya ke atas ranjang. Lalu ia pun mencoba memejamkan mata agar cepat tidur karena hari ini ia merasa lelah sekali. Galang pun tertidur dengan sendirinya.


Disisi lain saat Cinta sampai dirumah ia diberitahu oleh abangnya Gino bahwa besok orang tua mereka akan kembali ke rumah dan Cinta diminta untuk langsung pulang. Cinta pun hanya mengiyakan saja tanpa bertanya lebih lanjut. Ia juga meminta izin pada Gino bahwa nanti ia akan pergi bersama kedua temannya dikarenakan memang sedang ada job. Gino pun mengijinkannya asalkan tidak pulang larut malam. Selesai bersiap- siap Cinta pun segera berangkat untuk menjemput kedua sahabatnya. Rumah vina dan caca berdekatan sehingga Cinta tidak perlu pusing saat menjemput keduanya cukup pergi ke rumah salah satu dari mereka saja. Cinta pun melajukan  mobilnya menuju rumah Caca karena tadi Vina sempat menelfonnya mengatakan bahwa Vina sudah berada di rumah Caca. Sesampainya di rumah Caca ternyata kedua sahabat Cinta tersebut sudah menunggunya di teras rumah Caca.

__ADS_1


“ Eh lama banget sih kamu cin, kita sampe jamuran ini “ keluh Vina kepada Cinta


“ Iya – iya maaf, macet banget tadi padahal gue berangkat dari rumah juga nggak mepet waktunya loh. Yaudah yuk buruan naik jangan ngomen mulu “ jawab Cinta. Vina dan Caca pun segera masuk ke dalam mobil Cinta.


“ Oh ya habis foto kalo selesainya cepet hangout bentar yuk guys, bosen ini dari emaren habis sekolah langsung pulang mulu kalo nggak ya kerja. Butuh refreshing tau nggak sih “ ucap Caca


“ Okelah kalo gue sih setuju – setuju aja. Kalo loe gimana cin mau nggak ?” tanya Vina pada Cinta


“ Oke bagus deh kalo gitu “ ucap Vina dan Caca bersamaan


Sesampainya di tempat pemotretan mereka langsung segera masuk untuk ganti pakaian sekaligus bermakeup. Mereka bertiga beberapa kali foto dengan tema yang berbeda. Semua orang yang ada disana berdecak kagum melihat kecantikan, keanggunan bahkan keluwesan Cinta, Vina dan Caca. Mereka seperti sudah dewasa sehingga tidak ada yang mengira bahwa mereka bertiga adalah model yang masih berstatus SMA apalagi ditambah dengan postur tubuh mereka yang cukup tinggi untuk ukuran perempuan. Setelah beberapa saat pemotretan untuk hari ini pun selesai. Sesuai rencana mereka bertiga sedari awal saat akan berangkat pemotretan maka sekarang mereka bergegas untuk pergi ke daerah dekat taman mumpung disana ada pasar malam. Disana Cinta dkk bersenang – senang, membeli beberapa makanan sambil bercerita dan bercanda ria. Setelah puas akhirnya Cinta, Vina dan Caca memutuskan untuk pulang. Cinta pun segera melajukan mobilnya mengantar Vina dan Caca ke rumah mereka masing – masing barulah ia pulang ke rumahnya sendiri. Melihat suasana rumahnya sepi Cinta memilih untuk segera masuk ke kamarnya saja karena pastinya abangnya pun sedang tidak ada di rumah juga. Biasanya jika Gino ada di rumah ia pasti akan menunggu Cinta di ruag keluarga sambil menonton tv ataupun bermain Hp. Namun saat Cinta akan naik tangga ia di panggil oleh Bi ratna yang ternyata sedari tadi sudah menunggunya pulang ke rumah.

__ADS_1


“ Non Cinta teh dari mana kok baru pulang jam segini ?” tanya Bi Ratna


“ Iya bi maaf, Cinta tadi lagi ada kerjaan sekalian jalan juga sama Vina dan Caca makanya baru pulang “ ucap Cinta


“ Yaudah kalo gitu mah. Bibi itu Cuma khawatir karena Non Cinta belum pulang dan nggak ada kabar mana ini udah malem juga selain itu, si aden juga nggak di rumah “ ucap Bi Ratna dengan ekspresi khawatir


“ Maaf ya Bi kalo Cinta udah bikin khawatir bibi. Lain kali nggak gini lagi deh, janji bakal ngabarin “ ucap Cinta menenangkan Bi Ratna


“  Iya non, yaudah sana Non Cinta mending Istirahat. Pasti capek kan seharian keluar “ ucap Bi Ratna


“ iya Bi, Cinta langsung ke kamar buat istirahat. Bibi juga langsung istirahat ya gausah nungguin abang. Palingan abang juga lagi ngumpul sama temennya. Selamat malam Bi, selamat beristirahat “ ucap Cinta pada Ratna. Cinta pun melanjutkan langkatnya untuk ke kamar. Beberapa saat setelah Cinta terlelap ternyata Gino juga pulang dan segera masuk ke kamar Cinta terlebih dahulu untuk mengucapkan selamat malam meski Cinta sudah tertidur kepada adik tersayangnya itu.

__ADS_1


__ADS_2