
Eps.1
Seorang gadis cantik, pintar, cuek, bar-bar dan acuh jika bertemu dengan orang yang tidak disukainya sedang bersiap untuk berangkat ke sekolah. Ia adalah cinta Az-Zahra Putri. Cinta bersekolah di SMA Cendekia dengan mendapatkan beasiswa karena ia termasuk siswi yang pintar. Jika ada yang bertanya kenapa harus memakai beasiswa padahal dirinya berasal dari keluarga kaya maka jawabannya adalah cinta tidak mau banyak orang yang memanfaatkannya dan berteman dengannya dengan tidak tulus. Kedua sahabat cinta yang sudah sangat lama mengenal Cinta tentu tau bagaimana sifat dan karakter cinta tersebut. Mereka berdua juga melakukan hal yang sama seperti cinta yaitu menutupi fakta bahwa mereka adalah orang yang kaya. Menurut mereka apa yang mereka miliki saat ini merupakan milik orang tua mereka jadi untuk apa dipamerkan. Mereka bertiga sudah bersahabat sedari dulu saat masih SD. Jadi dari dulu hingga kini mereka memutuskan untuk selalu bersama termasuk masuk di sekolah yang sama pula.
Setiap pagi dirumah Cinta memang sangat sepi. Rumah yang besar dan mewah bak istana tersebut hanya ditinggali oleh Cinta, kakak laki-lakinya Gino dan beberapa pelayan yang sudah lama bekerja pada keluarga Cinta. Orang tua mereka sangat sibuk untuk mengurusi urusan bisnis dan juga lebih banyak menghabiskan waktunya diluar negeri dibanding dirumah. Dan Cinta mencoba mengerti dan memahami akan kesibukan kedua orang tuanya tersebut. Untuk kedua adik Cinta mereka tinggal diluar kota bersama Kakek nenek dari pihak mama cinta dengan alasan mereka masih terlalu kecil dan masih butuh pengawasan orang yang lebih tua.
Seperti pagi ini ketika Cinta akan berangkat ke sekolah hanya ada bi Ratna yang menunggunya di meja makan karena pasti abangnya masih bersiap-siap.
"Abaanggg, Abang kok lama banget sih, Cinta bisa telat nih ke sekolahnya" teriak cinta pada Gino
"Iya iya dek, kenapa cerewet banget sih" ujar Gino.
Akhirnya mereka pun berangkat ke sekolah bersama karena Gino harus mengantarkan Cinta terlebih dahulu dikarenakan motor yang biasa cinta gunakan sedang dibengkel.
__ADS_1
Sesampainya disekolah cinta ingin langsung menemui kedua sahabatnya.
" Dek, nanti pulang sekolah Abang gabisa jemput soalnya Abang mau latihan basket " ujar Gino
"Oh oke bang, lagian nanti juga mau pergi bareng Vina dan Caca " jawab cinta
" Oh yaudah kalo gitu " Gino pun langsung pergi untuk berangkat sekolah juga. Gino sekolah di SMA Tunas bangsa. Gino sekolah disekolah yang berbeda dengan cinta karena memang saat cinta akan masuk SMA, cinta tidak mau satu sekolah dengan abangnya itu.
"Eh Lo tadi dianter bang Gino yak" ujar Vina
"Iya soalnya motor gue lagi dibengkel gatau kenapa kemarin ngadat" jawab Cinta
"Nanti kita jadi jalan gak? Besok kan ada itu acara pencarian model baru? Tanya Caca
__ADS_1
"Ya jadilah yakali nggak jadi" jawab Vina
Kelaspun dimulai karena guru yang mengajar sudah masuk ke kelas. Beberapa saat kemudian jam pelajaran sudah selesai. Akhirnya mereka bertiga pergi mencari makan dikantin. Mereka bertiga adalah gadis-gadis yang cantik tapi mereka sengaja berpenampilan biasa agar tidak terlihat menonjol dibandingkan dengan teman-teman mereka disekolah itu.
Di kantin Cinta tidak sadar jika ada yang sedang memperhatikannya karena terlalu asyik ngobrol dengan kedua sahabatnya. Dan orang yang memperhatikan cinta adalah Galang Arsenio Adhitama. Sebenarnya saat cinta diantar Gino tadi, Galang sudah memperhatikan mereka berdua. Tentunya karena Gino adalah musuhnya makanya Galang sempat kaget kenapa bisa musuhnya ada disekolahannya. Dalam hati Galang bertanya-tanya bagaimana bisa seorang seperti Cinta yang dianggap biasa saja bisa mengenal Gino.
" Nanti kita kumpul di markas setelah pulang sekolah, ada yang mau gue omongin " ujar Galang pada kedua sahabatnya.
" Oke, kayaknya penting banget ya " jawab vino. Sedangkan Dion hanya mengangguk saja.
"Hmm" gumam Galang.
Skip setelah pulang sekolah
__ADS_1