
Ya namaku adalah Endarwati.orang orang biasa memanggilku Endar.Aku punya dua kakak yg pertama bernama Mas Asdar dan yang kedua bernama Mas Erik.Aku anak bungsu dari tiga bersaudara.kehidupan keluargaku bisa dibilang cukup sederhana.Kata enggak miskin juga enggak.kami hidup dikampung M.
Ayah dan ibuku adalah seorang petani dimana lahan itu hasil pembelian Ayah dari merantau di sumatera sebagai penyadap karet.jadi sejak aku belum lahir ibu dan kedua kakakku selalu ditinggal ayah bertahun tahun .Dan kami hidup hanya dengan ibu saja.jadi wajar saja kalau kedua kakakku tidak terlalu dekat dengan Ayah.
Di Samping bertani ibuku juga jualan di pasar kadang kala.Meskipun kami hidup sederhana tapi kami selalu membantu orang yg kesusahan.
suatu hari saat malam menjelang.Saat itu usiaku mungkin baru 15 tahun jadi lagi seneng senengnya main sama temen temen.
"Endar...Endar " panggil ibuku
"Iya bu,ada apa" kataku
"sini nak bantu ibu ikat sayuran " kata ibu
Aku yang lagi males malesan pun akhirnya mendekati ibu.Karena biasanya ibu membeli sayuran dari tetangga untuk dijual kembali ke pasar esok harinya.Jadi mau tidak mau aku yang harus membantu karena kedua kakakku merantau dikota.Mas Asdar ikut ponakan kerja di pertamina sebagai office boy.Sedangkan mas Erik memilih sebagai tukang batu.
"Endar besok kamu antar ibu ke pasar ya" kata ibuku
__ADS_1
"Emang Ayah kemana bu"kataku.
walau agak males karena biasanya ibu berangkat habis subuh jadi masih dingin.
"besok Ayah disuruh bantu panen pakde kiman"kata ibuku
Kamipun terdiam kembali sambil menata dagangan ibu.Sebenernya aku kasihan sama ibu tapi mau gimana lagi.posisi aku masih pelajar dan belom bisa bekerja.
Paginya aku dibangunin ibu .
"Endar bangun solat...udah subuh, setelah itu antar ibu kepasar"titah ibuku
Akhirnya aku mengantar ibu kepasar.perjalanan memakan waktu sekitar 20 menitan.Dipasar sudah banyak orang orang yang mau berjualan.Semakin lama semakin ramai seiring terbitnya matahari dari ufuk timur.
''Buk..'' kataku.
''Ada apa Endar..''kata ibuku.
__ADS_1
''Endar lapar buk...mau beli lontong dulu ya..'' kataku.
Ibu pun mengangguk.
Akhirnya jualan ibu pun habis hanya tersisa sedikit terong.Karena sudah agak siang terongnya dibawa pulang aja,buat lauk makan siang.
Sampai rumah aku pun membantu ibu masak di dapur.sore harinya Ayah baru pulang dari sawah.Badannya kelihatan capek sekali.Tak tega rasanya melihat Ayah dan ibu bekerja keras demi sekolahku.walau kadang aku masih suka membantah omongan orang tuaku.maklumlah masih masa pubertas jadi wajarlah.
''Yah mau kopi..'' tawar ku.
''Ga usah Endar...Ayah udah minum ditempat pakde kiman tadi..'' sahut Ayah
''Ayah mau mandi dulu ya..'' kata ayahku lagi
Begitulah kehidupan kami sehari hari.Tak terasa malam pun tiba .Karena libur sekolah aku pun nonton tv sampai larut.Saat kantuk menyerang ku.sebenernya aku rindu sama kakak kakaku.Tapi mau gimana lagi jarak memisahkan kami.
Ayah dan ibu sudah sejak sore masuk ke kamar mungkin karena kecapekan bekerja seharian.
__ADS_1
Nah dari sinilah awal kisah hidup ku akan dimulai.Dari yang senang sampai tertimpa musibah yang bertubi tubi yg membuat mas erik ga pulang bertahun tahun.Ikuti kisah kehidupanku.