
Setiap harinya aku bangun habis subuh .Biasalah kan aku sudah diberi tugas oleh ibu untuk membuat sarapan tiap hari sebelum berangkat ke sekolah.
Karena Ibu sudah berangkat ke pasar pagi pagi sekali diantar sama lek parjo karena hari ini aku sekolah.Jika hari libur aku yang nganter ibu ke pasar.Kalian pasti pernah merasakan diposisi kayak gini kan.Selain sekolah aku juga harus ikut andil dalam keluarga.Karena anak ibu hanya aku satu satunya yang dirumah.Jadi sebelum berangkat sekolah aku harus masak dulu biar ibu pulangnya tinggal makan.Selain
itu aku juga harus nyiapin bekal untuk Ayah ke ladang karena biasanya Ayah berangkat dulu nanti sepulang dari pasar baru ibu nyusul Ayah ke ladang
Tepat pukul 06:30 WIB semua pekerjaanku telah selesai.Tinggal mandi dan berangkat sekolah.Sarapan buat ayah juga udah siap.
Dan ku taruh ditempat biasanya.Aku pun pergi ke sekolah dengan naik Alfa kesayanganku.Ya iyalah kesayangan itu kan hadiah dari Mas Asdar untuk transportasi ku ke sekolah.Walau jelek tapi selalu menemaniku setiap saat.
Tak lupa aku mampir ke pasar minta uang saku sama ibu,karena transferan uang jajan dari Mas Asdar belum masuk ke rekeningku.
''Buk uang sakunya..''pintaku sama ibuk.
''Jangan dihabisin..''kata ibuku.
Dan ku jawab dengan anggukan.
Kemudian aku pun pamit sama ibu pergi ke sekolah
Tak lama kemudian sampailah aku di sekolahan.
Aku parkir kan motorku dekat kantin bu yanah.Dari jauh Yuyun sudah teriak memanggilku.
''Endar sini'..'' seru Yuyun sambil melambaikan tangannya.
__ADS_1
''Nik mana ...''tanyaku.
''Gak masuk,kata abangnya demam ..''kata Yuyun.
''Pagi Endar..''sapa Eko,Sammy dan Dedy bersamaan.
''pagi juga...tumben kalian pada ngumpul disini..kan biasanya juga di tempat bu karina..'' tanyaku penasaran.
''Kan nungguin kamu Endar..''goda Sammy.
''idihhh ngapain nunggu aku..''jawabku ketus.
''Mau pinjem PR kemarin..'' lanjutnya.
''iiiihh pelit amat sih ...please dong Endar sayang...'' rayu Dedy.
''Ntar siang tak traktir...'' rayuan mautnya pun keluar.
''janji ya..''kataku ketus.
Mereka menganggukkan kepalanya masing masing.Wah bisa utuh dong uang saku dari ibu batinku.
Mereka cepat menyalin PR itu dari bukuku secepat kilat.Dasar anak anak pemalas batinku lagi.Akhirnya bel tanda jam pelajaran akan segera dimulai pun berbunyi.
..Tooottoottt...tooot..(angap aja begitu suaranya ya)
__ADS_1
Aku ,Eko dan Sammy pun berlarian masuk ke kelas kami.Sedang kan Dedy dan Yuyun masuk ke kelasnya masing masing setelah ada kesepakatan nanti jam istirahat ngumpul di warung bu karina dibelakang sekolah.
Dan pelajaran pun segera dimulai.
Tak terasa jam pelajaran pun usai.Bel istirahat pun berbunyi.Kami pun keluar kelas untuk sekedar jajan atau ngobrol bareng gebetan.waktu itu hp belum menjamur kayak sekarang.Adanya telepon umum atau wartel.Jadi ga bisa selfi selfi atau main sosmed kayak anak anak jaman sekarang.
Aku ,Eko dan sammy berjalan ke kantin bu karina.Banyak mata memandang kami.Tapi aku cuek aja.Mungkin mereka heran si Endar kok bisa bisanya jalan bareng sama kedua temannya deddy.
Ah bodo amat kataku dalam hati.
Akhirnya sampailah aku di kantin bu karina.
''Ehhh kupret mana dong janjinya..''tagih ku.
''Kupret kupret ..''sungut si Deddy.
Kedua temannya pun tertawa ngakak karena aku mengganti nama Deddy dengan julukan kupret.
''Sesukaku ya...''kataku.
''au ah gelap '' sahut Deddy.
Akupun tertawa walaupun kadang kadang juga masih suka ketus.
...****************...
__ADS_1