
Sore harinya aku dan Eni pergi ke rumah temenku yang bernama Nunik dengan mengendarai sepeda motor alfa pemberian Mas Asdar.Kami selalu begitu setiap harinya.Teman bermain di rumah ada lagi.Kami berjumlah lima orang kalau sudah ngumpul ramainya melebihi pasar hewan (disamain kayak kambing kali ya) .Aku,Eni,Nunik,Yanti dan Mumun itulah genk ku di luar sekolah.Diantara mereka yang paling kecil dan masih pelajar adalah aku.Rata rata mereka putus sekolah,dan ada yang cuma tamat SMP seperti Nunik dan yang lainnya cuma tamat SD saja.
Dan aku merasa beruntung karena masih bisa merasakan sekolah SMK.
Kami bertiga mengendarai motor .Aku boncengan dengan Eni sedang Nunik bawa motor sendiri menuju rumah yanti untuk diajak bermain ke rumah si Mumun.Biasanya kami nongkrongnya di rumahku atau pun dirumahnya si Nunik.
Kami ga pernah ngumpul dirumahnya si Mumun ataupun yanti karena orang tua mereka galak.
''Yanti..Yanti..''panggil kami.
''Ehhh..kalian itu..''seru yanti dari jendela.
''kita jadi kan ikut siaran Radio...''lanjutnya.
''Jadi dong,makanya buruan kita samperin Mumun takutnya keburu Ayahnya balik kan ribet jadinya...'teriak Nunik.
Buru buru si Yanti keluar dan menghampiri kami
''Ayuk lah...''katanya sambil ngos-ngosan.
Kami berempat pun menuju rumah Mumun.Untung Ayah mumun lagi ga ada jadi kita pun bersorak karena bisa kumpul bersama di stasiun radio yang ngetop dikota kami.
__ADS_1
...****************...
Akhirnya setelah sekitar 10 menit sampailah kami di studio.Banyak anak anak nongkrong disana.Disana ada cucunya bude aku yang bekerja sebagai penyiar radio sebut saja namanya Fiki.Fiki satu sekolahan sama aku tapi beda kelas.Dia dari keluarga yang lumayan berada menurut aku .Karena bapaknya kerja di pertamina .tapi bagian apa aku nggak terlalu tahu.
''Ehh.. Endar kamu sama siapa..'' sapanya.
''Ya sama BFF ku lah..''jawabku sambil duduk.
''Mana itu Mas Nanang Nya..''tanya Mumun.
''Cieeee kangen ni ye..''ledek Fiki.
''Iiiiih enggak ah apaan cuma nanya doang kok..''elak Mumun.
''Eh grup manja pada dateng mau ngapelin siapa ya..''goda dicky yang datang bareng sama Titto.
''Ngapelin abang donk...''sahutku.
Mereka pun bersorak sorak menanggapi ucapan ku,karena mereka semua tau kalau aku emang suka sama bang Dicky.Bang Dicky hanya tersenyum mendengarnya.
''Tuh Fik your girlmu juga datang..''tunjukku pada Nunik.
__ADS_1
''Harus dong ..''jawab Fiki.
Sedang Yanti sukanya sama Titto dan Eni mengagumi Mas sony abangnya Mas Nanang.Kami pun tertawa bersama sama setelah saling meledek.
Kami lewati jam demi jam bercanda di studio.
Mas Nanang jatah siaran jam 7, baru diganti sama Fiki saat jam 8.Ketika jam 9 baru diganti oleh bang Dicky.Tapi jam 9 kita harus pulang.karena besok aku harus sekolah.
Akhirnya kami pun pamit.Hari ini aku bahagia banget bisa ketemu bang Dicky karena biasanya dia nongol nya paling akhir.
Akhirnya sampai juga kami di rumah masing masing.Kulihat ibu sudah tidur sedang Ayah masih nonton TV.
''Assalamu alaikum '' kataku sama Eni bersamaan.
''Waalaikum salam...dari mana kalian..''jawab Ayah.
''Dari radio pakde ..''jawab Eni.
''Ya udah sana pulang,udah malem..''lanjut Ayah.
Eni menganggukkan kepala terus permisi sama Ayah.Sedangkan aku makan dulu karena perutku lapar dari tadi sore belum makan.Untung masih ada sambel terong dan tanpa ampun ku habisin nasi di bakul karena saking enaknya menurut aku maklum anak desa makanannya ya begitulah.Setelah kenyang aku pun masuk kamar setelah pamit sama Ayah.Sedang Ayah masih nonton tv sambil minum kopinya yang perlahan lahan mulai mendingin.
__ADS_1
Aku Pun membaringkan tubuh di ranjang kecilku sambil senyum senyum membayangkan kebersamaan kami di studio tadi sore.Akhirnya aku perlahan lahan dibuai mimpi dan menikmati tidur yang nyenyak.
...****************...