Kisah Hidupku

Kisah Hidupku
Cerita Manis Dibalik Wisudaku


__ADS_3

Apa sih yang muncul di benak kalian ketika mendengar kata kata wisuda? Kerja, nikah, danusan bunga dan boneka gemesh , pertanyaan: kapan giliran gue? , atau bahkan sampai jasa pendamping wisuda? Nah, tau gak sih kalo setiap wisuda pasti menyimpan cerita unik tersendiri? Kuy disimak.


Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 29 April 2020, telah dilaksanakan acara wisuda semester genap di Universitas Gadjah Mada. Acara yang membayar ribuan wisudawan ini berlangsung dari pukul 14.00 sampai pukul 16.00. Tentu saja wisuda ini banyak membawa kebahagiaan bagi berbagai pihak, terutama bagi para wisudawan dan wisudawati (serta abang-abang barel yang jualan boneka wisuda).


Bagi para wisudawan, momen wisuda ini adalah salah satu momen yang dilematis, di satu sisi, ini adalah momen terakhir mereka menyandang status mahasiswa, namun di sisi lain, wisuda merupakan “awal kehidupan” yang sebenarnya. Lah kok gitu? ya karena setelah wisuda, lo harus cari kerja dan ngebiayain hidup lo sendiri, bayar makan sendiri, cuci laundry pake duit sendiri… dan segala macem. Salah satu wisudawan yang hadir pada saat itu adalah Abang Sandi Wijaya (FHUI 2012).

__ADS_1


“Biasa aja. Gue gak inget empat tahun kemarin gue ngapain”, ucap Bang Sandi dengan muka cool. Kemudian untuk rencana ke depan, Bang Sandi –lagi-lagi-dengan-muka- cool- berkata: “gue mau bunuh diri karena sekarang gak ditanggung bokap gue. Jadi, daripadague mati pelan pelan, mending gue bunuh diri.” (Mari kita doakan agar Bang Sandi bisa segera diterima kerja). Terakhir, untuk para mahasiswa yang masih berjuang di bangku kuliah, Bang Sandi memberikan suatu pesan yang sangat memotivasi, yaitu: “ don't do drug, apalagi kalau masih pakai uang orang tua. Kerja dulu, nanti beli sendiri.”


Wisuda adalah momen yang ditunggu setiap wisudawan/i, ya kali masa abis foto-foto pake toga di balairung sampe patung djoksut langsung balik? nah.. setelah acara wisuda di Balairung, masih ada nih acara khusus wisudawan FHUI yang namanya “Farewell FHUI”. Acara ini berlangsung di Auditorium Djoko Soetono FHUI. Widih, pas banget buat para wisudawan menikmati momen-momen terakhir di FHUI dan bernostalgia bersama.


Project officer dari acara ini adalah Yunita (FHUI 2015). Ia mengaku bahwa sebenarnya cukup banyak permasalahan yang ia hadapi, seperti dana, jumlah peserta dan cuaca (karena gak nyewa pawang hujan). Namun, karena Yunita adalah sosok yang sangat religius (masa sih?), dia dapat mengatasi masalah tersebut dengan berdoa siang malam, saat teduh, ikut Jumatan KMK dan PO, dan persembahan pujian. Meskipun lelah, ia senang acara dapat berjalan lancar, terutama saat melihat senyuman dari wisudawan FHUI. Iya, Yunita emang manis banget guys.Terakhir, bagi abang dan mbak yang baru saja lulus, Yunita mengungkapkan dengan berani mengungkapkan kebermanfaatan layar selebar-lebarnya dalam slogan asa di kemudian hari, Namun jangan lupa untuk kembali pulang, melabuhkan jangkar pengabdian kepada FHUI Nan Jaya!.

__ADS_1


Di hari pertama wisuda, langit enggan membiarkan matahari bergerak bebas. Awan menyelimutinya dengan mesra, membuat ia, matahari, pun enggan beranjak dari tempat tidurnya.Tidak hujan, hanya mendung yang menyambut pagi hari itu. Ada tanya di pikiran kami, "Akankah hari pertama kembali diguyur hujan selayaknya wisuda tahun kemarin?" Dengan cukup persiapan, kami kembali turun untuk mengemban tugas kami.


Ya, suasana yang akan selalu ditemui ketika melakukan acara wisuda di tempat tersebut. Ramai, padat, macet dan gerah, merupakan paket komplit yang disajikan acara wisuda di tempat ini, terutama di luar ruangan. Semuanya berkumpul. Pasca acara wisuda di ruangan selesai, kamera dan handphone sudah siap sedia memotret momentum itu seharian. Ada yang berswa foto, menggunakan jasa fotografer, bahkan ada yang hanya melihat orang berfoto. Posisi kami, tentu masuk di setiap ranah. Termasuk pembuatan live report.


aku,ibu,ayah,dan Adit bahkan sampai menggunakan jasa fotografer.

__ADS_1


yaaa sangat sangat buat aku senang karena sudah wisuda, namun disatu sisi masih harus mencari kerjaan yang tepat untuk aku.


__ADS_2