
Semester akhir adalah masa-masa perjuangan. Bagi saya, semester akhir merupakan awal dari sebuah perjuangan akhir dan jikalau berhasil melewatinya, semester akhir akan menjadi sebuah 'milestone' yang menandai berakhirnya sebuah perjuangan dan sebagai awal datangnya sebuah perjuangan baru.
Jikalau berhasil melewatinya dengan sukses, maka perjuangan selama lebih kurang 4 - 6 tahun akan terbayar lunas dan perjuangan baru di dunia kerja akan dimulai. Namun, jika gagal melewatinya dengan baik, maka kita harus siap menanggung konsekuensi yang menanti di depannya.
Bahkan saya sampai memiliki joke pribadi, bahwa "Tidak ada Tugas Akhir yang berjalan biasa-biasa saja. Tugas Akhir yang berjalan biasa-biasa saja bukanlah sebuah Tugas Akhir. Tugas Akhir seyogyanya haruslah memiliki drama." Hahahaha.
Sebenarnya ada drama yang terjadi di dalam pengerjaan tugas akhir saya, yakni drama keluarga selama 3 bulan, dimana di saat-saat itu saya memilih vakum dan tidak menyentuh tugas akhir sama sekali dan memilih menonton series Amerika, Korea, Anime dan lainnya sebagai pelariannya.
Tapi tidak akan saya ceritakan disini, mungkin ada di blog saya. Tapi karena kurang relevan dengan pertanyaan ini, maka mungkin tidak akan saya jawab di pertanyaan ini.
__ADS_1
"Semester akhir" saya berlangsung selama 1 semester atau 2 semester lamanya atau bisa jadi 2 1/4 semester lamanya. Itu tergantung dari cara kita menganggap lamanya satu semester itu berjalan.
Dari segi SKS, saya hanya mengambil 1 kali mata kuliah Tugas Akhir sebanyak 1 kali, yakni di awal tahun (Januari) dan akan berlaku selama 1 tahun lamanya. Tapi karena lobbing dan segala teknik yang dilakukan, matkul semester akhir ini akhirnya masih tetap berlaku hingga bulan April tahun depannya.
Mantap jiwa bukan ? Dari segi uang kuliah, saya membayar 3 kali untuk matkul ini, yakni 1 kali full karena mengambil sks, 1/2 full karena mengambil 0 sks (yang dimana sksnya sudah diambil di awal tahun), dan 1/4 full karena tinggal menunggu wisuda saja tapi sudah melewati deadline untuk gratis uang kuliah. Dari segi waktu kuliahnya, saya kuliah 'semester akhir' selama 16 bulan. Hahah
Perjuangan yang susah adalah menyelesaikan tugas akhir. Karena ilmu saya yang saya rasa cukup sedikit, sehingga saya harus berjuang keras untuk menyelesaikan tugas akhir saya.
Pada saat menyelesaikan tugas akhir ini, saya kebanyakan menggunakan Excel dan PowerPoint dan beberapa software tertentu yang sesuai dengan topik saya. Excel yang saya gunakan dalam satu worksheet biasanya berjumlah beberapa puluh kolom dikali beberapa ribu hingga puluh ribu baris. Tapi pengerjaannya simpel kok, gak seribet itu juga.
__ADS_1
Dalam pengerjaan tugas akhir ini saya juga sering sekali begadang. Karena saya tipikal orang yang kerja di tengah kesunyian, makanya saya memilih untuk mengerjakan tugas akhir di sore-pagi hari ketika orang-orang sudah tidur dibandingkan siang hari ketika banyak orang bangun dan banyak suara motor bersliweran. Pada saat-saat akan seminar, saya mengerjakannya dengan lebih bersemangat lagi.
Demi seminar yang lebih baik, saya tidak tidur hingga kurang lebih 36 jam, sehingga setelah seminar selesai, saya langsung makan siang dan tidur dari jam 12 siang, bangun jam tengah 12 malam buat makan malam, tidur lagi hingga jam 7 pagi. Saya seperti balas dendam gitu dengan waktu tidur saya yang diambil oleh seminar ini.
Karena pada saat seminar saya dibantai dan banyak pekerjaan tambahan sebelum sidang akhir, maka malas mengerjakanya hingga 3 bulan berikutnya yakni mulai bulan 10 pertengahan hingga 1 pertengahan.
Di momen-momen ini saya menghabiskan dengan marathon nonton series amerika seperti The Walking Dead, The Flash, The Arrow, Breaking Bad, Anime, Serial Korea, dan beberapa puluh lagi series amerikanya. Saya dulu nonton di lintahdarat tv, tapi sekarang sepertinya sudah susah buat nonton disana.
Akhirnya untuk mengejar sidang Februari, agar tidak perlu lagi menambah biaya buat ganti sks TA baru, maka saya ngebut TA saya, dan selesai dalam 1 bulan hingga sidang dan revisi. Ajaib bukan, hanya 1 bulan lebih, semuanya selesai. Hahaha, the power of kepepet dan doa Ibu sih sebenarnya. Tapi saya bersyukur telat wisuda dan mengacaukan timeline yang sudah saya susun.
__ADS_1
Begitulah perjuangan saya dalam menyelesaikan tugas akhir. Untungnya tugas akhir saya berakhir dengan bahagia dan saya bangga dengan tugas akhir saya karena cukup berbeda dengan teman-teman saya yang se-topik lainnya dan kebetulan saya meraih nilai A, ya walau hanya 3 sks saja sih.