
Seiring waktu berjalan, rasa sakit yang aku alami karena patah hati oleh seseorang mulai hilang, Dan tumbuh menjadi sebuah rasa cinta.
Dan jalannya waktu tidak terasa aku sudah masuk kelas 3 smp. Tidak di sangka waktu pun perjalanan sangat cepat.
*****
"hai semua, gak kerasa ya kita udah kelas 3 aja dan satu kelas lagi hahaha" ujar aku dengan bahagia
"hahaha, gak kerasa ya" ujar eka dengan suara lantangnya
"kita satu sekolah lagi gak ya? Dengan nada sedih wahyuni berkata
"aku tidak tahu, meski kita tidak satu sekolah kita bisa bertemu lagi? Dengan nada bahagia aku pun berkata seperti itu.
*****
Bel sekolah pun berbunyi tanda nya waktu jam belajar di mulai.
Karna sudah masuk ketingkat akhir untuk ujian sekolah kelas 3 pun mendapatkan pelajaran tambahan.
"uh, males deh baru masuk sekolah sudah ada pelajaran tambahan" ujar eka dengan nada malas nya
"ya sudahlah, ini untuk supaya nilai bagus" ujar nesya dengan suara lembut nya
"oh iya, rara kemana ya kok gak kelihatan? Ujar wahyuni dengan khawatir
"oh dia ke toilet tadi bilang ke aku" nesya berkat kepada wahyuni sambil menepuk bahunya
****
Aku pun bergegas untuk masuk kelas entah kenapa aku bertemu dengan brian.
__ADS_1
Dan entah mengapa brian menatap aku dengan tajam, sehingga aku bingung mau berkata apa kepadanya.
"hei, kamu kenapa sih liatin aku kaya gitu emang muka aku aneh ya? Dengan nada bertanya aku sambil merapihkan baju seragamku
"tidak, kamu cantik" dengan suara lembut wajah brian memerah
"apa sih, kamu kenapa mukanya merah lagi sakit? Mau ke uks gak biar aku antar" aku pun memegang tangan brian
"aku tidak sakit! Brian pun lekas pergi
"aneh dia" ujar aku
*****
Akupun berlari menuju kelasku, dan teman-temanku bertanya mengapa aku sangat lama sekali.
"hei kamu ke toilet lama sekali abis ngapain? Tanya wahyuni
"adanya yang lagi deket sama cowo nih" ujar eka dengan muka konyol nya
"tidak dekat, cuman tadi dia aneh bilang aku cantik terus mukanya merah, aku ajak ke uks dia gak mau" dengan sikap santai nya aku
"dasar kamu itu ya, masa kamu gak tau maksudnya dia apa? Wahyuni dengan muka kesal nya
"emang kenapa? Aku pun sambil bertanya tanya
"dia suka kamu bodoh, masa kamu gak tau? Ujar Wahyuni
"namanya juga rara mana ngerti cinta kan masih kecil hahahaha" dengan muka usil nya eka sambil memegang pipi ku yang caby
"sudah cepet kalian kerjain tugas kalian nanti guru datang" ujar nesya dengan bijaksana
__ADS_1
"dasar kamu nes, jangan terlalu pinter nanti kepala kamu pecah hahaha" si konyol eka berkata
*****
Jam sekolah pun sudah untuk pelajaran tambahan pun telah usai.
Seperti biasa aku dan teman-temanku pulang untuk menyambut hari esok.
"dah semua aku pulang dulu ya" ujar aku dengan suara bahagia
"dah hati-hati ya" ujar mereka
******
Seperti biasa aku pulang mandi dan makan.
Aku pun setiap pulang sekolah tidak pernah berkumpul bersama keluargaku, karna aku hanya anak tiri dari ayahku.
Karna mamaku lebih menyayangi adikku reza yang masih sekolah sd dan adikku yang masih balita.
Aku hanya memilih untuk diam di kamar, dan setiap malam aku selalu menelepon nenek ku untuk menghilangkan rasa rinduku..
"umi apa kabar? Ujar aku dengan nada sedih
"alhamdulillah umi baik ra, gimana sekolahnya lancar ra" ujar nenek dengan suara lembut nya
"baik, rara banyak teman yang sayang sama aku" ujar aku dengan bahagia
"wah senang nya umi, sudah malam kamu tidur besok sekolah pagi" ujar nenek
"iya mi dah" ujar aku
__ADS_1