Kisah Hidupku

Kisah Hidupku
Bab 6. Berkumpul


__ADS_3

Setelah kita sejenak istirahat aku dan tema teman ku membicarakan hari ini kita akan pergi kemana?


"ra, petik belimbing kamu yang manjat pohon kek kita ngerunjak di rumah uyun." ujar eka dengan muka memohon


"iya ok ayok. "aku pun meng-iya kan permintaan eka.


Dan aku pun menaiki pohon belimbing.


Dan saat itu brian sedang keluar dengan ada untuk membeli minum.


Tiba tiba brian melihatku sontak dia berlari ke arahku.


" kamu ngapain turun cepat!" brian berteriak dan marah kepada ku


"aku lagi mau ambil belimbing buat kita ngerujak yang." aku pun menundukkan kepala


"gak harus naik juga kan bisa nunggu aku sama adam jangan naik gitu bahaya." brian pun sangat khawatir kepada ku


"maaf." dengan nada sedih menahan air mata


"aku minta maaf udah bentak kamu, yaudah aku yang ambil ya." brian langsung memanjakt pohon belimbing

__ADS_1


Adam pun langsung memarahi eka dan aku juga.


"lagian aneh aneh aja kalian, kamu juga yang kalau mau apa apa bilang jangan kaya gini caranya! Kamu ra kalau jatoh gimana yang repot aku sama brian kamu ga liat brian dari gerbang lari liat kamu di atas pohon meski pendek kalau jatoh kebawah tetep sakit paham ga kalian!" dengan muka marah nya adam


Kami pun meminta maaf, dan brian pun selesai memetik kita semua pergi kerumah wahyuni.


"welcome to my house guys." sambil membukaan pintu wahyuni berjalan


"widiw gede juga yun rumah kamu, ortu kamu kemana?" ujar Mila dengan muka kaget nya


"tenang ortu ku pulang malem aku disini sendiri kok." ujar wahyuni


"ok lanjut."ujar eka


Dan aku pun akan masih tetap bersama brian atau tidak.


"yang kamu kenapa?" ujar brian dengan memegang tangan ku


Hehehe gapapa yang, lagi mikirin sesuatu." dengan menatap brian


"apa?" brian pun bertanya tanya

__ADS_1


"kita bakal terus punya hubungan gini gak saat sudah lulus sekolah, pasti kita akan beda sekolah gak mungkin bakal bareng kaya gini." aku pun dengan nada sedih dan tak sadar menetes kan air mata


"siapa bilang, kamu mau masuk sekolah mana?" brian sambil mengelus kepala aku


"aku masuk sekolah favorit itu cuman nilai ujian aku takut gak memuaskan." dengan muka sedih


"ok aku juga rencana udah mau masuk kesitu, kita belajar bareng bareng ya aku bantuin kamu." brian pun memberi semangat kepada aku


Dan aku pun sangat bahagia saat brian memberikan harapan untuk bisa masuk sekolah yang aku mau dan selalu bisa bersama dia.


Aku dan yang lain pulang, hari ini sangat menyenangkan aku pun di antaranya pulang.


"aku pulang dulu ya." sambil memegang kepala ku


"kamu kenapa sih pegang kepala aku mulu." dengan muka beteku


"kamu kan anak kecil yang." brian pun tertawa


"kamu nyebelin deh." makin kesal


"udah jangan ngambek gitu deh." sambil tertawa

__ADS_1


"udah aah aku mau masuk sana pulang hati hati ya bye."aku pun langsung masuk ke dalam rumah


Aku hanya berpura-pura marah kepada brian aku ingin tau dia akan melakukan apa agar aku tidak marah.


__ADS_2