Kisah Kasih Gadis Periang

Kisah Kasih Gadis Periang
12.Menjalani pengobatan


__ADS_3

Setelah melihat kondisi gadis itu yang semakin hari semakin tak terkendali.Akhirnya keluarganya sepakat membawanya ke bengkel rohani yang berada tidak begitu jauh dari tempat tinggal mereka,hal itu di lakukan atas saran beberapa kerabat dekat dari keluarga gadis itu.Menurut mereka gadis tersebut harus di obati di bengkel rohani dengan metode Ruqiyah karena tingkah gadis itu menunjukkan gejala seperti kerasukan.Sudah beberapa hari gadis itu di malam hari tidak bisa tidur barang sekejap.Ada - ada saja hal aneh yang dia lakukan seperti berganti pakaian berulang - ulang kali.Memasukkan dan mengeluarkan buku dari dalam tas,dan dia kelihatan seperti orang yang lagi gelisah dan tak bisa diam.dan kadang tiba - tiba berlari ke pintu dan terlihat ingin pergi.Sehingga keluarga sangat mewaspadai pintu agar selalu terkunci jangan sampe gadis itu kabur dari rumah.

__ADS_1


Malam itu sampailah gadis itu di bengkel rohani.Dia meronta - ronta tidak mau di pegangin oleh keluarganya.Meski dia beberapa hari tidak mau makan dan juga tidak tidur di malam harinya gadis itu masih memiliki tenaga yang kuat yang membuat keluarga yang memeganginya kewalahan.Menurut gadis itu dia tidak sakit dan tak perlu berobat,dia hanya beraktivitas sesuai perannya .Peran yang hanya ada di dalam pikirannya sendiri.Kadang dia bertingkah seolah - olah seperti seorang guru ,kadang seperti dokter yang sedang merawat pasiennya dan bahkan dia bertingkah seolah dia adalah seorang presiden yang sedang memecahkan masalah di negara yang sedang ramai di perbincangkan.Gadis itu menginginkan di dunia ini semua harus damai tanpa ada kecurangan ,semua harus mendapatkan keadilan dan bebas dari tekanan hal itu yang selalu dia ucapkannya.

__ADS_1


Setelah menyelesaikan administrasi akhirnya gadis itu masuk ke ruangan untuk menjalani proses ruqiyah.Sebelum proses ruqiyah itu berlangsung gadis itu di beri kesempatan untuk bercerita dengan peruqiyah di sana dia di temani oleh pamannya.Di sana dia menyampaikan keinginan - keinginannya dan dia mengeluarkan dan meluapkan apa saja yang dia rasakan selama ini.Di sela - sela perbincangannya dengan petugas ruqiyah itu gadis itu menangis ada kesedihan mendalam yang ada di hatinya yang dipendam selama ini.Petugas itu dapat menyimpulkan bahwa gadis itu tidak di bawah pengaruh makhluk lain atau kata lain tidak dalam kerasukan.Untuk menenangkan gadis itu proses ruqiyahpun tetap di lakukan dan benar saja gadis itu sedikit agak tenang.Dia bisa mengulang dengan baik setiap bacaan - bacaan yang dilantunkan peruqiyah itu.Akhirnya gadis itu diperbolehkan pulang dan di sarankan untuk membawanya ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan ke dokter kejiwaan atau spekiatri.Gadis itu harus di bawa ke seorang spikolog,malam itu juga keluarga berusaha mencari spikolog karena sepulang dari ruqiyah bukannya tambah tenang malah tingkah anehnya makin menjadi - jadi.Dengan usaha yang sangat keras menghubungi orang - orang yang tau tempat praktek psikolog,malam itu juga gadis itu bertemu dengan spikolog.Kebetulan spikolog itu adalah dokter praktek di klinik spikiatri di salah satu rumah sakit besar di ibu kota.Hingga pagi hari atas anjuran spikolog tersebut gadis itu menjalani perawatan.Dia harus menjalani perawatan karena gadis itu mengalami gangguan kejiawaan yang lumayan parah untuk beberapa hari kedepannya di rumah sakit tempat dokter itu praktek.

__ADS_1


__ADS_2