Kisah Kasih Gadis Periang

Kisah Kasih Gadis Periang
6.Peran Baru


__ADS_3

Meninggalkan kehidupan sebagai seorang pelajar merupakan nafas baru bagi gadis itu.Kepergiaannya ke ibu kota untuk memulai babak baru dari hidupnya,dia tak lagi memikirkan betapa malang nasibnya tidak bisa melanjutkan pendidikan keperguruaan tinggi,seperti yang dirasakan semua teman sekelasnya yang telah mengecap bangku kuliah diberbagai universitas yang ada di negeri ini.Kesedihannya dalam mengubur cita - cita dan kesedihannya meninggalkan orang - orang yang disayanginya lambat laun mulai tak dirasakan lagi setelah dia menjalani peran baru bekerja sebagai pedagang di salah satu pasar tradisional tersebut.Dia kembali menjalani rutinitas yang baru dengan berangkat pagi hari pulangnya setelah malamnya.Di tengah hiruk - pikuk pasar tersebut keceriaannya kembali hadir.Bertemu dan mengenal orang - orang yang sudah tidak memandang dan memikirkan akademi,yang dalam pikiran mereka bagaimana supaya dagangannya laku dan mendapatkan keuntungan setiap hari.Berbagai tipe orang yang ditemui mulai dari yang suka bercanda,mejailinya dan yang seka meledeknya.Semua itu dihadapi oleh gadis itu dengan santai.Dan tidak butuh waktu lama dia sudah memiliki banyak kenalan di sana. Di awal babak baru dalam hidupnya itu gadis itu tidk menemukan kendala yang berarti dalam menjalani sebagai pedagang yang harus lebih banyak belajar berbahasa indonesia yang baik dan menarik pembeli yang datang ke pasar itu agar bisa menjadi langganan barang dagangannya.Dalam waktu yang tidak begitu lama dia sudah memiliki langganan yang senang bila gadis itu melayani ketika mereka mampir untuk membeli kebutuhan mereka.Gadis itu mudah akrab dengan seseorang terutama ibu - ibu.Dia dengan sabar melayani pelanggannya itu sambil melontarkan pertanyaan - pertanyaan seputar pelangannya itu,sehingga pelanggannya di buat nyaman karena dia menghadapi segala kelakuan pelanggan dengan penuh kesabaran.Namun tak bisa dipungkiri rasa rindu akan kebersamaannya dengan seseorang yang telah mengisi hati di saat hatinya sedang rapuh sering menyeruak di hatinya.Tak jarang juga dia bermimpi tentang orang itu.Dia datang kadang sekedar lewat sembari memberi senyum dan kadang hanya diam mematung memandangnya.Pertemuan dengan orang itu dalam mimpinya sering dia alami di setiap malam - malamnya,namun dia harus mengabaikannya karena ini adalah jalan yang dia pilih ,dia cukup sadar bahwa semua itu sudah tinggal kenangan yang mungkin harus dia pendam atau lupakan bahkan mungkin menghapusnya dalam ingatannya.Dia harus siap menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak mungkin bisa bersama - sama lagi.Perna suatu ketika rasa penasaran menyelimuti perasaan gadis itu ingin sedikit tahu apa kabar orang tersebut,dengan nomor telpon yang dimiliki dia berharap bisa menghubungi orang tersebut namun nomor yang dimiliki itu tak pernah bisa dihubungi,gadis itu mencoba mengubungi berkali - kali namun dia tak pernah membuahkan hasil.Dia juga mencoba mengirimi surat namun surat itu sepertinya tidak pernah sampai ke orang tersebut karena menurut kabar yang gadis itu dengar orang itu juga pergi meninggalkan kampung halamannya berselang tidak lama gadis tersebut pergi dari tanah kelahirannya itu.Terakhir yang dia dengar dia pergi bekerja keluar daerah karena merasa tidak mampu menjalani kesendiriaannya dan keinginan untuk mencoba merubah nasib serta kepergian untuk menghapus segala kenangan yang telah terukir bersama baik tentang cerita suka maupun duka yang telah mereka lalui selama kedekatan yang terjalin diantara mereka.


__ADS_2