
Saat - saat yang sangat menyedihkan yaitu di kala gadis itu kehilangan sahabatnya.Sahabat yang semenjak menduduki jenjang menengah pertama hingga dia menduduki awal tahun ke tiga.Menjelang beberapa bulan kepergian sahabatnya itu,entah apa penyebabnya hubungan mereka merenggang mereka seperti orang yang tidak saling mengenal.Gadis dan sahabatnya itu tidak lagi jalan kaki k sekolah bersama,jajan bersama dan kemanapun bersama.Mereka begitu ingin saling berjauhan bahkan jika tak sengaja berpapasan mereka saling membuang muka.Begitulah interaksi mereka kala itu hingga mungkin menjadi tanda tanya bagi mereka yang mengetahui selama ini tentang kedekatan mereka.Kerenggangan itu terjadi hampir dua bulan.Sebenarnya ada rasa perih di hati gadis itu mengapa persahabatan mereka hancur seperti ini.Hingga suatu hari entah apa yang membuat mereka bersahabat kembali,mereka saling menyadari kesalahan dan menyadari betapa mereka berat melalui hari - hari selama mereka berjauhan.Gadis dan sahabatnya itu kembali menjalani hari- hari indah bersama,teruma ketika gadis itu tau kebahagian yang sedang dialami sahabatnya yang sedang dilanda cinta pertamanya.Hari - hari begitu indah mereka lalui,kebahagian saat - saat berangkat dan pulang sekolah berjalan kaki kembali dinikmati bersama dengan bercerita dan cadaan yang tiada habisnya.Hingga suatu pagi dikala gadis itu bersemangat berangkat sekolah berharap akan seperti biasa sahabatnya telah menunggu di depan rumah,tetapi apa yang dia lihat bendera kuning dengan kerumunan orang banyak di rumah sahabatnya.Alangkah terkejutnya gadis itu dia belum tau apa yang terjadi.Di dalam hatinya dia bertanya - tanya siapa gerangan yang telah tiada.Gadis itu mencoba mencari - cari wajah sahabatnya,hingga masuk ke dalam rumah dia tidak menemui sahabatnya.Hingga dia tak sengaja melihat wajah yang dibukakan kain penutupnya oleh seorang pelayat.Gadis itu terhenyak ternyata wajah yang di cari itu kini yang sedang terbaring kaku.Tiada kata yang bisa terucap,gadis itu berasa badannya tak bertulang dia duduk terkulai,air mata yang sedari tadi dia tahan akhirnya tumpah.Dia tidak menyangka akan kehilangan sahabatnya begitu cepat,sahabat yang baru kembali setelah mereka sempat merenggang.Sungguh tak dapat gadis itu bayangkan dia akan menjalani hari - hari tanpa sahabat dia itu lagi.Sahabat yang takkan bisa kembali selama - lamanya.Di hari itu gadis yang tadinya mau berangkat sekolah akhirnya tak dapat melanjutkan tujuannya.Di rumah sahabatnya itu dia menyaksikan saat - saat sahabatnya dimandikan,dikafani,disholatkan hingga mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhirnya.Keesokan harinya walau masih dalam kesedihan yang mendalam gadis itu memaksakan berangkat k sekolah namun dia tidak mau lagi ke sekolah berjalan kaki rasanya tidak sanggup melewati rumah sahabatnya itu karena dia tau takkan ada lagi sahabatnya yang akan menunggu dia dengan senyuman seperti yang selalu dia lakukan saat menyambut kedatangannya untuk bersama melanjutkan perjalanan ke sekolah.
Hari - hari sepi dia lalui tanpa sahabatnya,hingga tiba saatnya sampailah gadis itu di tahap akhir di sekolah menengah pertama itu,sekolah yang memberi banyak kenangan indah dan sekaligus kenangan pahit kehilangan sahabat.Suatu hal yang dia syukuri sebelum kepergian sahabatnya itu ,dia sedang baik - baik saja dengan sahabatnya itu, tidak dapat dia bayangkan sekiranya sahabatnya itu pergi di kala mereka masih berjauhan dengan alasan yang tidak jelas.Alhamdulillah Allah mengembalikan sahabatnya itu sebelum nengambilnya untuk selama - lamanya.