
Usaha gadis itu agar kakaknya memiliki pasangan dengan harapan bisa berlanjut kepernikahan membuat gadis itu tidak memikirkan hubungan asmaranya sendiri.Hampir dua tahun setelah perpisahannya dengan seseorang yang telah ditinggalkan di kampung halamannya dan kesibukannya dalam mengurusi pekerjaan yang digeluti dari pagi hingga malam dia belum menemukan lagi seorang kekasih hati.kedekatannya dengan pacar sang kakak membuat dia tak membutuhkan lelaki lain untuk mengisi hari - harinya.Kepribadian gadis itu yang lebih nyaman berurusan dengan teman laki - laki dari pada teman wanita yang dimana wanita suka menghabiskan waktu untuk berdandan dan berkeluh kesah tentang pacar mereka ketika mereka sedang mengalami cekcok dengan pasangannya.Gadis itu sangat tidak menyukai dalam hal berdandan dan mendengarkan curhat teman - teman wanitanya yang lagi dilanda galau.Selain dekat dengan pacar sang kakak,gadis ini juga cukup dekat dengan seorang laki - laki yang kebetulan adalah karyawan di sebuah toko yang berdekatan dengan tempat dia berdagang.Jujur gadis ini tak menyadari ternyata lelaki itu menyimpan rasa untuknya,gadis itu cuma menganggapnya sebagai teman umur mereka terpaut tidak begitu jauh.lelaki itu selalu berusaha akrab dan perhatian pada gadis itu.Di suatu malam karena perbincangan antara mereka di siang hari dimana gadis itu ingin belajar mengendarai sepeda motor,lelaki itu menghampirinya ketika gadis itu sedang sibuk menutup barang dagangannya.Dia menawarkan bahwa malam itu dia akan mengajarkannya mengendarai sepeda motor.Dengan senang hati gadis itu pergi dengan lelaki itu untuk belajar mengendarai sepeda motor,itu adalah pengalaman pertama gadis itu mengendarai sepeda motor di ibukota,malam itu gadis tersebut sangat bahagia keinginannya untuk belajar mengendarai sepeda diwujudkan lelaki itu dan tidak lupa setelah puas berkeliling dengan sepada motor lelaki itu mengajaknya makan malam.Setelah menikmati makan malam bersama mereka kemudian beranjak untuk pulang karena malam sudah cukup larut.Lelaki itu mengantarkan gadis itu menuju kediamannya.Suatu hal yang tidak di duga oleh gadis itu,menjelang hampir sampai dikediaman gadis itu tiba - tiba lelaki itu menghentikan laju sepeda motornya dan meminta gadis itu untuk turun dari sepeda motornya.Dia ingin membicarakan sesuatu yaitu tentang perasaannya selama ini.Lelaki itu menceritakan bahwa selama ini sejak pertama kedatangan gadis itu dia telah menyimpan rasa suka terhadap gadis itu.Itu sebabnya dia selalu bersikap ramah,baik serta perhatian kepadanya.Saat itu gadis itu begitu bimbang mendengar penuturan lelaki itu,dia tidak mengira bahwa malam ini dia akan ditembak oleh lelaki yang hanya dianggapnya sebagai teman.Di hati kecilnya dia tidak memiliki rasa kepada lelaki itu,perasaan yang dia punya hanyalah kenyamanan sebagai seorang teman.Namun malam itu dia tidak tega untuk langsung menolak lelaki untuk jadikan dia seorang kekasih.Gadis itu hanya meminta waktu untuk memikirkan dulu,dia akan memberikan jawaban setelah nanti dia yakin.Jujur gadis itu tidak ingin kehilangan lelaki itu sebagai seorang teman baik,setelah gadis itu meminta waktu untuk memikirkannya terlebih dahulu kemudian mereka melanjutkan perjalanan kekediaman gadis itu,terlihat raut kecewa di wajah lelaki itu,mungkin dia sangat berharap dia akan menerima jawaban malam itu bahwa gadis itu akan bersedia menjadi kekasihnya,namun dia tetap memberi waktu untuk memikirkan dan menunggu jawaban gadis itu .Beberapa hari setelah kejadian malam itu gadis itu belum juga memberikan jawabannya dia bingung dengan perasaan dia sendir,i entah mengapa sulit baginya untuk memutuskan menolak atau menerima lelaki itu.Akhirnya di pagi hari lelaki itu datang menghampirinya dan menanyakan jawaban gadis itu.Tanpa di ketahui oleh gadis itu ternyata setelah menerima jawaban penolakan oleh gadis itu,lelaki itu sebenarnya datang untuk berpamitan karena mulai hari itu dia akan pindah ke tempat kerja yang baru.Persiapan perpindahan dia telah disiapkan selama dia menunggu jawaban gadis itu.Mungkin lelaki itu tau bahwa jawaban yang akan diberikan gadis itu adalah penolakan sehingga dia memutuskan untuk menjauh dengan menerima pekerjaan yang sudah cukup lama ditawarkan kepadanya.Gadis itu tidak menyangka bahwa keputusan lelaki untuk pindah pekerjaan karena penolakanya,padahal sebelumnya lelaki itu pernah bercerita dia nyaman dengan kerjaannya dan dengan atasan yang sangat baik kepadanya.Akhirnya ketakutan akan kehilangan teman yang baik benar - benar terjadi semenjak berpamitan pagi itu dia sudah tak mendengar kabar lelaki itu lagi.Untuk beberapa hari setelah kepergian lelaki itu ada rasa kehilangan menyeruak di hati gadis itu.Namun dia mencoba berdamai dengan perasaannya bahwa setiap pertemuan akan ada perpisahan.