
"Ka Marcel?" Cetus Fiza
"Oiya Ka Marcel ketua organisasi itu kan ya.. ngapain mereka berdua disitu" ucap Lala menghasut agar Fiza terpedaya
"Tenang ka, gapapa ini cuman mimisan doang" ucap Kim mengelap dengan tangannya lalu memeperkan ke seragamnya
Spontan Marcel mengeluarkan kain bajunya lalu mengusap kearah hidung Kim
"OHHH MY GOOOOSSH" Ucap Kim tanpa suara
'AGILASII INI MAH' gumam Kim menginti abs Marcel
"ANJIER MEREKA NGAPAINNN!!" Teriak Fiza panik lalu mendekati mereka
"Aish tunggu" ucap Lala mengejar
Sesampainya Fiza dan lala,
"KA!" Teriak Fiza membuat Marcel panik
"Hah?" Cetus Kim dan Marcel
Spontan Kim dan Marcel bersikap layaknya normal
"Eh kalian jangan salah paham" ucap Marcel
"Iyaah gue cuman mimisan doang" ucap Kim mempamerkan darah dihidungnya
Spontan Fiza syokk.. lalu mengambil sapu tangan disakunya dan menempelkan dihidung Kim.
"Jagain Kim ya, gua masih mo jaga keamanan" ucap Marcel
Sekilas Monna lewat membawa buku,
__ADS_1
"Weh itu kan Lala.. Waduh dengerousss!!" ucap Monna dengan secepat kilat mendekati Lala
"La kayanya ada pemilihan tokoh diDrama teater dehh.. ayo kesana kali ajah lu kepilih jadi pemeran utaman" ucap Monna mengalihkan suasana
"EMANG IYA APAA.. AYO GASKEUUN" Teriak Lala pergi ke Teater
"Ni anak gampang bat dihasut" cetus Monna mengikuti Lala
Sembali membersihkan darah, Kim memandangi Fiza tanpa kedip
"Kedip woe.. nanti mata lu merah" cetus Fiza
"Eh" spontan Kim membuang muka
"Nih" ucap Fiza menarik tangan Kim lalu menaruh sapu tangannya
"Loh?" tanya Kim bingung
"Eh tunggu" ucap Kim menahan Fiza
"Hmm?" respon Fiza
"Lu marah sama gue?" tanya Kim
"Bisa dibilang?" ucapan Fiza membuat para pembaca bingung.. eh Kim maksudnya
"Keliatan jelas lu natap sinis ke gue.. tandanya lu marah.. gue salah apa dah? Ko lu bisa marah segitunya sama guee" ucap Kim bertanya-tanya
"Cih ilah, udah bener gue marah sama elu.. tapi entah kenapa gue ngakak ya :v" jawab Fiza dengan senyum lebarnya
"Nah gitu dong kan enak dipandang" ucap Kim dengan senyuman
"Cih" cetus Fiza sambil nyegir
__ADS_1
"Sampe kapan kalian berdiri disitu ga masuk kelass?" tanya bu Risma
Fiza dan Kim menengok siapa yang berbicara
Ternyata Bu Risma, akan tetapi dia tidak sendiri.. melainkan membawa murid
Saat Kim menengok entah kenapa perasaan lelaki disebelah Bu Risma ini dag dig dug duar.. akan tetapi dia mengekspresikan b ajah
"Fiza, kamu balik ke kelas sekarang!" Ucap Bu Risma membuat Fiza lari ngibrit
Dengan perlahan Kim berjalan mundur supaya tidak kena masalah dengan Bu Rahma
"Heh Kim.. sini.. jangan kabuurr" ucap Bu Risma
"Eh ibu makin cantik aja.. ada apa bu?" Tanya Kim mendekat
"Beruntungnya kamu, ibu mau ada rapat sama kepsek jadi ibu minta tolong antar murid baru pindahan ini ke kelas 10 tkr 1" ucap Bu Risma
"Saya beruntung bu?" tanya Kim
"Iyalah.. kamu mau dapet masalah dihukum?! Mau kena SP?" tanya Bu Risma menakuti Kim
"Oke bu siap, saya anterin ni orang" ucap Kim
"Bagus, kalo begitu ibu pamit dulu ya" ucap Bu Risma pergi
"Fuhhh untung ajah.." ucap Kim merasa lega
"Dimana kelasnya gece!" tanya murid baru dengan sedikit ngegas
"Yailah buru-buru amad.. betewe kenalan dulu.. gue Kim" ucap Kim berjabat tangan
"Udah tau" cetus murid baru itu pergi
__ADS_1