Kisah Kita 'Amellio'

Kisah Kita 'Amellio'
PUTUS


__ADS_3

"Nehan?" ucap Dullia panik melihat kehadiran Nehan


"Ayo pulang" ucap Nehan menarik Dullia


"Ih apaan si Gua mau pulang sama Hiro" ucap Dullia terasa berbeda


"Apa? Gua? Guuaaa??" ucap Nehan menatap Dullia


"Lu kenapa si? Gitu doang lebay amat!" ucap Dullia kesel


"Aneh kamu ya Dul, semenjak pisah sama aku.." ucap Nehan membuat Dullia jijik


"Apa-apaan si lebay banget" cetus Dullia


"Kalo begitu ayo pulang!" ucap Nehan menggenggam erat Dullia


"Ih lepasiinnn sakiitt" ucap Dullia sambil ditarik


"Pokoknya kamu harus pulang sama aku!" ucap Nehan menguatkan pegangannya


"Aww sakittt" ucap Dullia meneteskan air matanya


"Makanya kamu harusnya nurut sama aku" ucap Nehan memperingati


"Nurut kata lu ha?" ucap Dullia dengan spontan menarik tangannya hingga melpas dari genggaman Nehan


Tetapi tetesan darah jatuh dari tangan Dullia.. ternyata Kuku Nehan Panjang membuat goresan ditangan Dullia


Saat Lio dan Ameel baru keluar dari parkiran, mereka melihat Dullia dengan syokk lalu turun dari motor


"Eh Duuuull" ucap Ameel mendekati Dullia


"Meel sakittt" ucap Dullia memegangkan tangannya


"Ayoo duduk disini" ucap Ameel menahan Dullia karna lemas


"Maksud lu apan ngelukain cwe lu sendiri?" tanya Lio

__ADS_1


"Bukan gitu yo.. gue cuman ngajak Dullia pulang" ucap Nehan


"Tapi kalo dia ga mau kan gausa maksa bisa kan?" Tanya Lio


"Loh? Gua kan pacarnya? Ada hak gua lah sebagai pacar Dullia" cetus Nehan


"Hak? Hak lu???.. woy mikir woy mikirr.. Lu cuman pacar bukan suami atau keluarga Dullia.. lu bisa aja putus entah kapan.. dan lu ga bisa seenakny gitu men" ucap Lio menarik kerah Nehan


"Han.." cetus Dullia


"Kenapa say?" tanya Nehan


"Mulai sekarang... kita.. Putus!" ucap Dullia dengan jelas


Sekilas Dullia liat Rahman lewat tanpa melihat Dullia yang bersender dibahu Ameel.


"Loh ko? Nh..." ucap Nehan tertahan


"Gosah banyak bacod.. lu kalo masi ngarepin Dullia.. mau baku hantam sama gue?" tanya Lio


"Eh maap telad tadi parkirannya rame" ucap Hiro


"LOH DULLIA KENA APAAN NTU KO BEDARRAHH" Teriak Hiro panik


"Kayanya jangan pake motor deh" ucap Ameel


"Kalo gitu pake mobil aja.. gue pulang dulu berarti.. kalian jagain Dullia" ucap Lio pergi


(DI WARUNG DEKET SEKOLAH)


"Belli es mba, rasa tea jus apel" ucap Boni


"Oke" ucap penjual


"Mba mba mbaa.. tejus maduuu" ucap Kim datang


"Tunggu ya neng" ucap Penjual

__ADS_1


"Nih duitnya" ucap Kim


"Te juz apel" ucap Penjual


"Maka..." ucap Boni terdiam karna esnya direbut


"Makasi ya mba" ucap Kim sambil mengocok minuman biar larut


"Itu punya gue" ucap Boni


"Sutt gue udah bayar duluan" cetus Kim sambil minum


"Wlee asem" ucap Kim dengan raut wajah ciut


"Te jus maduu" ucap Penjual spontan Boni ambil


"Kalo punya kuping tu pasang yang bener" cetus Boni


"Nih tuker" ucap Kim


Sebelum Boni kasih minuman ke Kim, dia meminum minuman Kim setengah..


"Adaahh ko disedot sii" ucap Kim melihat minumannya


"Biar adil" ucap Boni lalu pergi


"Ish KIMMMM" teriak Kim


"Situ Kim teriak Kim?" tanya Boni menaiki motor


"Aish.." ucap Kim kesal karna susah manggil namanya


Boni menyalakan motornya lalu pergi seenaknya tanpa pamit


"Woe TAAN" teriak Kim, tapi hanya dilirik dispion


"Lu manggi gue Kim?" tanya Intan

__ADS_1


__ADS_2